Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kualitas Penggunaan Sumber Hadis pada Penafsiran Ayat Ahkam: Telaah Validitas dalam Kitab Tafsir Ahkam Shiddiq Hasan Khan Muhammad Luqman Hakim Al Qindi; Fatika Viradinita Wardatul Azkiya; Abd. Kholid
Al-Qadim - Jurnal Tafsir dan Ilmu Tafsir Vol 2 No 1 (2025): Al-Qadim - Jurnal Tafsir dan Ilmu Tafsir
Publisher : ejournal.nurulqadim.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang kitab nail al maram min tafsir ayat al ahkam karya Shaddiq Hasan Khan yang termasuk sebagai salah satu kitab tafsir ahkam pada era kontemporer penafsiran al-Qur’an. Kitab ini hanya akan dianalisis dari segi penggunaan sumbernya, tidak dikaji metodologi atau sistematika penafsirannya secara khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas penggunaan sumber hadis dalam ayat ahkam pada kitab nail al maram min tafsir ayat al ahkam. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisa bagaimana jalan pemikiran Shiddiq Hasan Khan terhadap ayat-ayat ahkam. Objek studi ini meliputi tiga ayat ahkam yang terfokus pada hukum fikih ibadiyah, yakni ayat tentang makna salat wusta, ayat tentang makna istatha’a (mampu) dalam haji, dan ayat tentang syarat berwudhu. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi analisis teks. Peneliti akan menganalisis tiga ayat ahkam pada kitab nail al maram min tafsir ayat al ahkam, kemudian mencari dan menelaah apakah terdapat sebuah hadis dalam penafsiran tersebut dan dianggap benar oleh Shiddiq Hasan Khan. Setelah melakukan langkah tersebut, maka peneliti akan menemukan sebuah hasil yang kemungkinan besar dapat divalidasi kebenarannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Shiddiq Hasan Khan terbukti tidak bertaqlid pada satu madzhab fikih dan langsung merujuk pada hadis Nabi. Dengan kata lain, pemikiran Shiddiq Hasan Khan menyerupai pemikiran salafi.
Tafsir Sufi: Memahami Pengertian, Genealogi, Serta Urgensinya dalam Khazanah Keilmuan Al-Qur’an Hidayatul Putri Nur Fajriyah; Tholi’ Ziyadatul Ilmiyah; Fatika Viradinita Wardatul Azkiya; Moh Yardho
Spiritus: Religious Studies and Education Journal Vol. 2 No. 3 (2024): Spiritus: Religious Studies and Education Journal
Publisher : Yayasan Insan Mulia Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59923/spiritus.v2i3.279

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pemahaman mengenai tafsir sufi, meliputi pengertian, genealogi, dan urgensinya dalam khazanah keilmuan Al-Qur’an. Permasalahan utama yang diangkat adalah terbatasnya kajian yang membahas secara mendalam kontribusi tafsir sufi terhadap pengayaan metodologi penafsiran, khususnya dalam konteks perkembangan keilmuan Islam modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), memanfaatkan sumber-sumber primer seperti kitab tafsir klasik dan literatur sekunder berupa jurnal serta artikel ilmiah terbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir sufi, baik bercorak nadhari maupun isyari, memberikan kontribusi signifikan dalam menggali makna dzahir dan batin ayat Al-Qur’an. Genealogi tafsir sufi memperlihatkan perkembangan historis yang panjang, mulai dari tokoh-tokoh awal seperti Sahl al-Tustari dan al-Qusyairi hingga Buya Hamka di era modern. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis kritis mengenai peran tafsir sufi dalam menjembatani pemahaman tekstual dan spiritual, serta relevansinya terhadap kebutuhan masyarakat kontemporer yang menghadapi krisis spiritualitas dan pencarian makna hidup. Dengan demikian, tafsir sufi tidak hanya bernilai historis, tetapi juga penting untuk memperkaya studi tafsir dan praktik keberagamaan modern.
Kualitas Penggunaan Sumber Hadis pada Penafsiran Ayat Ahkam: Telaah Validitas dalam Kitab Tafsir Ahkam Shiddiq Hasan Khan Muhammad Luqman Hakim Al Qindi; Fatika Viradinita Wardatul Azkiya; Abd. Kholid
Al-Qadim - Jurnal Tafsir dan Ilmu Tafsir Vol 2 No 1 (2025): Al-Qadim - Jurnal Tafsir dan Ilmu Tafsir
Publisher : Al-Qadim - Jurnal Tafsir dan Ilmu Tafsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang kitab nail al maram min tafsir ayat al ahkam karya Shaddiq Hasan Khan yang termasuk sebagai salah satu kitab tafsir ahkam pada era kontemporer penafsiran al-Qur’an. Kitab ini hanya akan dianalisis dari segi penggunaan sumbernya, tidak dikaji metodologi atau sistematika penafsirannya secara khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas penggunaan sumber hadis dalam ayat ahkam pada kitab nail al maram min tafsir ayat al ahkam. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisa bagaimana jalan pemikiran Shiddiq Hasan Khan terhadap ayat-ayat ahkam. Objek studi ini meliputi tiga ayat ahkam yang terfokus pada hukum fikih ibadiyah, yakni ayat tentang makna salat wusta, ayat tentang makna istatha’a (mampu) dalam haji, dan ayat tentang syarat berwudhu. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi analisis teks. Peneliti akan menganalisis tiga ayat ahkam pada kitab nail al maram min tafsir ayat al ahkam, kemudian mencari dan menelaah apakah terdapat sebuah hadis dalam penafsiran tersebut dan dianggap benar oleh Shiddiq Hasan Khan. Setelah melakukan langkah tersebut, maka peneliti akan menemukan sebuah hasil yang kemungkinan besar dapat divalidasi kebenarannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Shiddiq Hasan Khan terbukti tidak bertaqlid pada satu madzhab fikih dan langsung merujuk pada hadis Nabi. Dengan kata lain, pemikiran Shiddiq Hasan Khan menyerupai pemikiran salafi.