p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Seni Makalangan
Rani Tiara FL
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ASRAH KONSEP GARAP PENCIPTAAN TARI KONTEMPORER Rani Tiara FL; Turyati
Jurnal Seni Makalangan Vol. 12 No. 1 (2025): "Merawat Warisan" Nilai Tradisi dan Kontemporer
Publisher : Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya tari dengan judul Asrah ini diambil dari bahasa Sansekerta yang memiliki arti pasrah. Karya ini memiliki sumber inspirasi yang berasal dari persoalan Hukum Adat yakni Hukum Cambuk yang terjadi di Daerah Istimewa Aceh. Efek psikologis penerima hukuman cambuk menjadi titik fokus penggarapan karya ini. Banyaknya pro dan kontra dalam persoalan ini cukup menarik perhatian masyarakat sekitar akan aturan Qanun dan hukum Jinayat yang terdapat di daerah Aceh. Landasan konsep garap yang dipakai pada karya tari Asrah ini adalah sebuah teori pemikiran Jacqueline Smith tentang tari dramatik dengan metode Relasi Artistik. Karya ini digarap dengan tipe dramatik menggunakan gerak kontemporer yang dihasilkan dari proses ekplorasi gerak dengan dinamika, irama dan gerak keseharian yang distilisasi dan didistrosikan menjadi sebuah pembaruan.
INOVASI KONTEMPORER DALAM SENI PERTUNJUKAN: TEKNOLOGI MAPPING DAN HOLOGRAPHIC PADA TARI KOLOSAL KESAH CAHAYA Rani Tiara FL; Tri Karyono; Ayo Sunaryo
Jurnal Seni Makalangan Vol. 12 No. 2 (2025): "Ruang Kreatif Mencipta Tari"
Publisher : Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini mengkaji penerapan teknologi projection mapping dan holographic dalam pertunjukan tari kolosal Kesah Cahaya serta kontribusinya terhadap pembentukan estetika pertunjukan kontemporer. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan observasi partisipatif, data dikumpulkan melalui pengamatan proses kreatif serta dokumentasi pertunjukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi teknologi visual digital memperluas ruang representasi panggung dan memperkuat penyampaian narasi melalui efek visual yang imersif. Visualization mapping membantu membangun transisi suasana dan struktur dramaturgi, sedangkan holografi menghadirkan elemen simbolik yang memperkaya imajinasi visual penonton. Kolaborasi teknologi dan koreografi tersebut menciptakan karakter visual yang dinamis serta menunjukkan kecenderungan estetis seni pertunjukan kontemporer. Temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan inovasi digital memiliki peran strategis dalam pengembangan karya tari kolosal di era modern.