Ardiansyah, Antoni Angga
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mentoring Berbasis Kristiani sebagai Katalis dalam Mengatasi Krisis Karakter dan Kepercayaan Diri Mahasiswa Katolik Tarihoran, Emmeria; Darianto, Darianto; Ardiansyah, Antoni Angga; Santoso, Karolus Teguh
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i2.11721

Abstract

Mahasiswa Katolik di Indonesia sering menghadapi tantangan dalam pengembangan karakter dan kepercayaan diri di lingkungan pendidikan tinggi akibat tekanan akademik, pengaruh budaya sekuler, serta kurangnya pembinaan yang sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran mentoring berbasis Kristiani sebagai katalis dalam pengembangan karakter dan kepercayaan diri mahasiswa di UA-KMK Santo Thomas Aquinas, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan 14 mahasiswa aktif dalam program mentoring. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD), kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program mentoring terbukti memberi dampak signifikan dalam pengembangan karakter, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperkuat keterampilan sosial mahasiswa. Interaksi dengan mentor menciptakan suasana kolaboratif yang mendukung pengembangan pribadi dan refleksi diri. Studi ini menyimpulkan bahwa mentoring berbasis nilai Kristiani tidak hanya menjadi model strategis pendidikan karakter, tetapi juga mendukung pengembangan pribadi, pendalaman spiritual, dan pembentukan komunitas iman mahasiswa Katolik. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang efektivitas mentoring berbasis agama dalam membangun generasi muda Katolik yang tangguh, berintegritas, dan memiliki komitmen kuat terhadap iman mereka.
Analisis Krisis Pengalaman Iman dalam Formasi Katekis di Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik STP-IPI Malang Ardiansyah, Antoni Angga; Derung, Teresia Noiman
Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Katolik Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Katolik Edisi Mei 2026
Publisher : Perkumpulan Perguruan Tinggi Agama Katolik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52110/jppak.v6i2.420

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis krisis pengalaman iman yang dialami para mahasiswa calon katekis dalam proses formasi di STP-IPI Malang, khususnya berkaitan dengan keringnya dimensi mistagogis dalam pembinaan. Formasi katekis idealnya mengintegrasikan pembinaan intelektual, pastoral, dan spiritual sehingga menghasilkan pewarta iman yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga memiliki pengalaman iman yang mendalam. Namun, banyak mahasiswa mengungkapkan bahwa proses formasi lebih menekankan aspek akademis dan teknis, sementara ruang untuk pendalaman batin, keheningan, retret, serta pendampingan spiritual belum terstruktur secara kuat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-fenomenologis dengan wawancara mendalam, observasi kegiatan formasi, serta studi dokumentasi terhadap kurikulum STP-IPI Malang. Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa bentuk krisis pengalaman iman, seperti ketidakstabilan relasi pribadi dengan Allah, rutinitas formasi yang cenderung mekanis, rendahnya kualitas refleksi rohani, serta minimnya pendampingan mistagogis yang menyentuh pengalaman perjumpaan dengan Allah. Faktor dominan yang memengaruhi krisis ini mencakup beban akademik yang tinggi, kurangnya kegiatan spiritual terstruktur, dinamika pribadi mahasiswa, serta pengaruh budaya digital yang melemahkan kedalaman batin. Temuan penelitian ini menegaskan perlunya revitalisasi formasi mistagogis melalui pendampingan rohani yang konsisten, integrasi pengalaman iman ke dalam kurikulum, serta pembentukan habitus kontemplatif yang dapat menumbuhkan identitas katekis sebagai pewarta iman yang otentik. Implikasi penelitian ini berkontribusi pada penguatan model formasi katekis yang lebih holistik, transformatif, dan berorientasi pada pengalaman iman.