Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Cultural Determinism dan Kebijakan Hukum Terhadap Tingkat Pernikahan Dini di Desa Lubuk Bendahara, Kabupaten Rokan Hulu Askarial, Askarial; Candra, Anton Afrizal; Marialdo, Ferdy; Fahlewi, Khotma Umniah
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i2.2025.749-761

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh Cultural Determinism dan Kebijakan Hukum terhadap pernikahan dini di Desa Lubuk Bendahara, Kabupaten Rokan Hulu. Metode penelitian menggunakan mix-method, dengan sampel 50 responden melalui wawancara dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Rokan Hulu, penelitian ini menemukan bahwa Cultural Determinism memiliki pengaruh signifikan terhadap pernikahan dini (t hitung = 6.319, p 0.05). Selain itu, Kebijakan Hukum juga berpengaruh signifikan (t hitung = 2.318, p 0.05). Secara simultan, kedua faktor tersebut memberikan pengaruh signifikan terhadap tingkat pernikahan dini (F hitung = 490.443, p 0.05). Dinas Sosial telah melaksanakan berbagai program, seperti sosialisasi, edukasi, pendampingan, dan pemberdayaan ekonomi untuk mengurangi angka pernikahan dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kebijakan hukum dan faktor budaya sangat penting dalam mengurangi pernikahan dini. Berdasarkan teori pencegahan kejahatan, pendekatan yang lebih komprehensif melalui pendidikan, intervensi, dan dukungan komunitas diperlukan untuk menanggulangi fenomena ini. Pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat lebih kolaboratif dalam mengatasi masalah pernikahan dini di daerah ini
Analisis Kriminologis terhadap Pemanfaatan Alat Polygraph dalam Mendukung Penyidikan Tindak Pidana di Laboratorium Forensik Polda Riau Fahlewi, Khotma Umniah; Riky Novarizal
Sisi Lain Realita Another Side Of Reality Journal Criminology Vol 11 No 01 (2026): Sisi Lain Realita Another Side Of Reality Journal Criminology
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the use of polygraph as a supporting tool in criminal investigations at the Forensic Laboratory (Bidlabfor) of the Riau Regional Police from a criminological perspective. This research used a qualitative descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving investigators and forensic analysts selected through purposive sampling. The results show that the polygraph is used to detect deception through physiological responses such as heart rate, blood pressure, and respiration. It assists investigators in assessing the consistency of statements, especially in cases with limited physical evidence. However, its effectiveness is influenced by technical factors, psychological conditions of the subject, examination environment, and examiner competence. The findings also indicate that polygraph is effective as a supporting tool but cannot be used as primary legal evidence in the criminal justice system. This study concludes that polygraph serves as a scientific supporting tool in criminal investigations, but requires stronger regulations, standardized procedures, and improved human resource capacity.