Pasaribu, Naomi Revalina
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Keputusan Produksi dalam Manajemen Operasi Delta Kebab Menggunakan Metode Lagrange Multiplier Rahmah, Aisyah Layyina; Pasaribu, Naomi Revalina; Pramana, Rangga; Fradinata, Surya
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 19, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v19i3.7107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan keputusan produksi pada usaha mikro Delta Kebab melalui pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode Lagrange Multiplier. Dalam penelitian ini, fungsi produksi diasumsikan berbentuk Cobb-Douglas dengan elastisitas masing-masing input tenaga kerja dan bahan baku. Kendala biaya produksi harian ditetapkan sebesar Rp1.000.000. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh kombinasi optimal yaitu 5 tenaga kerja dan 400 unit bahan baku, yang mampu menghasilkan 140 porsi kebab per hari. Jumlah ini meningkat 16,7% dibandingkan kondisi produksi aktual yang hanya mencapai 120 porsi. Hasil penelitian membuktikan bahwa penerapan metode Lagrange Multiplier dapat membantu pelaku usaha mikro dalam mengoptimalkan penggunaan sumber daya untuk meningkatkan output tanpa menambah biaya. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi aplikatif bagi UMKM dalam pengambilan keputusan operasional berbasis pendekatan kuantitatif.
Perlindungan Hukum bagi Investor dalam Perjanjian Investasi Start-Up: Perspektif Manajemen dan Hukum Bisnis Pasaribu, Naomi Revalina; Maysarah, Andi; Sopang, Fandi Iskandar
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 20, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v20i1.7212

Abstract

Artikel ini membahas perlindungan hukum bagi investor dalam perjanjian investasi start-up dengan pendekatan multidisipliner antara hukum bisnis dan manajemen. Investasi pada usaha rintisan menyimpan risiko tinggi karena ketidakpastian hukum, lemahnya pengaturan klausul kontraktual, serta minimnya pemahaman pendiri terhadap aspek legal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investor sering kali tidak memperoleh perlindungan memadai karena perjanjian investasi yang disusun tidak mencantumkan klausul penting seperti hak suara, exit strategy, dan anti-dilusi. Di sisi lain, pendiri start-up umumnya fokus pada aspek pengembangan produk tanpa memperhatikan dampak hukum jangka panjang. Penyusunan perjanjian investasi yang ideal harus memperhatikan prinsip keadilan, transparansi, dan fleksibilitas bisnis. Artikel ini merekomendasikan perlunya regulasi khusus investasi start-up, pendampingan hukum sejak proses negosiasi, serta penguatan literasi hukum bagi pelaku usaha. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk pengembangan kebijakan investasi dan penyusunan kontrak yang lebih adil dalam ekosistem ekonomi digital yang terus berkembang.