Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Reconsidering Legal Protections for Child Marriage Victims: A Maqasid Shariah Perspective Sarib, Suprijati; Niode, Olha S.; Suleman, Nenden Herawaty; Usup, Djamila
Al-Mujtahid: Journal of Islamic Family Law Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/ajifl.v5i1.3477

Abstract

This study aims to analyze the legal protection of victims of domestic violence (KDRT) that occurs due to underage marriage in North Sulawesi through the perspective of Maqasid Sharia. The research method used is qualitative with a juridical-empirical approach, collecting data through in-depth interviews with victims of domestic violence, law enforcement officials, and religious leaders, as well as document analysis from related institutions. The results of the study show that the implementation of legal protection for victims of domestic violence in child marriage is still weak due to social stigma, lack of training of officials, and low public legal literacy. The Maqasid Sharia approach emphasizes the protection of individual souls, intellect, and honor as the main principles for handling domestic violence cases in child marriage. This study recommends increasing legal awareness, training on gender issues for officials, and strengthening cross-agency collaboration to create a more effective protection system. These findings are expected to enrich the literature and contribute to the development of policies for the protection of victims of domestic violence in Indonesia.
Dari Pelayanan Kesehatan Hingga Pelayanan Seksual: Sejarah Mobilisasi Perempuan Indonesia Masa Pendudukan Jepang Tahun 1942-1945 Rasyid, Lisa Aisyiah; Niode, Olha S.
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 10, No 2 (2025): Desember (In Progress)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v10i2.37856

Abstract

Masa pendudukan Jepang di Indonesia (1942-1945) merupakan periode krusial yang memobilisasi perempuan secara masif dalam berbagai sektor untuk mendukung kepentingan perang. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kontradiksi peran perempuan, mulai dari keterlibatan dalam pelayanan kesehatan hingga eksploitasi dalam pelayanan seksual. Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah dengan pendekatan studi pustaka, yang mencakup tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui organisasi Fujinkai, perempuan dimobilisasi sebagai tenaga bantuan medis, petugas palang merah, dan pengelola logistik untuk mendukung serdadu Jepang serta masyarakat. Namun, di sisi lain, pemerintah militer Jepang melembagakan sistem Jugun Ianfu , sebuah praktik bercinta seksual yang memaksa perempuan Indonesia menjadi pemuas kebutuhan biologis tentara melalui cara-cara manipulatif dan kekerasan. Mobilisasi ini didorong oleh propaganda “Saudara Tua” dan ideologi gender Jepang yang memosisikan perempuan sebagai penjaga garis belakang. Dampak dari kebijakan ini menyisakan trauma psikologis yang mendalam dan stigma sosial bagi para korban, yang memicu munculnya berbagai bentuk resistensi dan tuntutan keadilan pasca-perang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mobilisasi perempuan di masa Jepang merupakan bentuk eksploitasi total yang mendegradasi martabat kemanusiaan demi ambisi militerisme.