Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENGETAHUAN DAN MOTIVASI MENABUNG TERHADAP MINAT INVESTASI MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Azallia Zevanathaniela; Muliana Nur Hastuti; Octavia Ishmatul Maula; Maharani Augusta Handini; Nina Farliana
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Nusantara
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v2i3.4426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan keuangan dan motivasi menabung terhadap minat investasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Semarang. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya tingkat literasi keuangan di kalangan mahasiswa, meskipun mereka memiliki akses informasi dan latar belakang pendidikan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda terhadap data yang diperoleh dari 106 responden mahasiswa aktif dengan bantuan software SPSS 27. Hipotesis dalam penelitian ini adalah : (1) pengaruh pengetahuan menabung terhadap minat investasi mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Semarang, (2) pengaruh Motivasi menabung terhadap minat investasi mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Semarang, (3) pengaruh pengetahuan dan motivasi menabung terhadap minat investasi mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, pengetahuan keuangan dan motivasi menabung berpengaruh signifikan terhadap minat investasi mahasiswa. Namun, secara parsial, hanya motivasi menabung yang memiliki pengaruh positif dan signifikan, sementara pengetahuan keuangan tidak berpengaruh signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan motivasi menabung dapat menjadi kunci dalam mendorong minat investasi mahasiswa, serta menekankan pentingnya literasi keuangan sebagai fondasi perencanaan keuangan yang bijak sejak dini.
Penguatan Urban Farming melalui Diversifikasi Produk Olahan Lele Berbasis Ekonomi Sirkular untuk Mendukung Ketahanan Pangan Masyarakat di Kelurahan Tambakrejo, Kota Semarang Nana Kariada Tri Martuti; Muh. Sholeh; Inaya Sari Melati; Rossi Prabowo; Muliana Nur Hastuti; Falent Putra Firmansyah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.19253

Abstract

Ketahanan pangan masyarakat menjadi salah satu tantangan pembangunan berkelanjutan yang memerlukan pemanfaatan sumber daya lokal secara optimal melalui pendekatan urban farming dan ekonomi sirkular. Diversifikasi produk olahan berbasis ikan lele sebagai salah satu komoditas budidaya perkotaan berpotensi meningkatkan nilai tambah hasil produksi sekaligus memperluas alternatif pangan bergizi bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, sebagai bagian dari Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Lawang Sewu. Kegiatan difokuskan pada penguatan urban farming melalui diversifikasi produk olahan lele berupa cookies yang dipadukan dengan edukasi ekonomi sirkular kepada kader posyandu, kader PKK, Forum Kesehatan Kelurahan (FKK), kelompok tani, pelaku UMKM, serta perangkat kelurahan. Evaluasi kegiatan menggunakan desain one-group pretest-posttest terhadap 12 peserta dengan instrumen sebanyak 10 butir pertanyaan. Hasil menunjukkan skor rata-rata pretest sebesar 9,50 (SD=1,17) dan posttest sebesar 9,83 (SD=0,39), dengan korelasi yang kuat dan signifikan antara kedua pengukuran (r=0,800; p=0,002). Meskipun demikian, hasil paired t-testmenunjukkan peningkatan skor belum signifikan secara statistik (t=1,301; df=11; p=0,220), yang diduga dipengaruhi oleh ceiling effect karena tingkat pengetahuan awal peserta telah relatif tinggi sebelum kegiatan dilaksanakan. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa diversifikasi produk olahan lele berbasis ekonomi sirkular dapat memperkuat implementasi urban farming melalui peningkatan nilai tambah komoditas lokal, mendorong pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan, serta mendukung ketahanan pangan masyarakat di tingkat kelurahan.