Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Sarjana Biologi Dalam Dunia Kerja Baik Dalam Industry Maupun Di Lembaga Pemerintah Alif Rahman Habibi; Khoirul Anwar; Anggia Azizah; Mona Fathia; Witri Winanda; Azizul Berlyansah
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 3 (2025): MEI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v3i3.4789

Abstract

. Biologi merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan alam yang mempelajari makhluk hidup dan interaksinya dengan lingkungan. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, peran sarjana biologi dalam dunia kerja semakin luas dan beragam. Lulusan program studi biologi tidak hanya terbatas pada bidang pendidikan atau penelitian, tetapi juga dapat berkontribusi secara signifikan di sektor industri, kesehatan, lingkungan, pertanian, bioteknologi, dan konservasi alam. Dengan cakupan bidang yang luas dan kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan, sarjana biologi memiliki peluang besar untuk menjadi agen perubahan dalam berbagai sektor kehidupan. Kegiatan sosialisasi mengenai peran sarjana biologi dalam masyarakat dilaksanakan dengan pendekatan edukatif-partisipatif, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kontribusi lulusan biologi dalam berbagai bidang kehidupan. Sosialisasi ini berhasil membuka wawasan bahwa sarjana biologi memiliki peran strategis dalam menghadapi tantangan global, seperti perubahan iklim, pelestarian keanekaragaman hayati, dan pengembangan produk-produk berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan kegiatan ini dapat mendorong peningkatan minat terhadap studi biologi sekaligus memperkuat citra sarjana biologi sebagai agen perubahan yang memiliki kompetensi dan daya saing tinggi di dunia kerja
Isolasi, Karakterisasi dan Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Ampas Susu Kedelai (Okara) Witri Winanda; Sharfina Maulidayanti; Syifa Intan Nadila
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 7 No 4 (2025): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2025.7.4.18322

Abstract

Susu kedelai merupakan produk minuman hasil ekstraksi biji kedelai yang kaya protein nabati, asam amino serta komponen bioaktif lainnya. Proses dari pembuatan susu kedelai menghasilkan ampas kedelai (okara) yang umumnya belum dimanfaatkan secara optimal. Ampas kedelai mengandung nutrisi yang berpotensi untuk mendukung pertumbuhan bakteri asam laktat. Peran utama bakteri asam laktat adalah memproduksi senyawa antimikroba yang berperan dalam menghambat pertumbuhan bakteri patogen. Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi bakteri asam laktat yang dihasilkan dari isolasi ampas susu kedelai terhadap bakteri Enterococcus faecalis dan Acinetobacter baumannii. Penelitian ini menggunakan desain studi eksperimental. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah limbah padat dari proses pembuatan susu kedelai. Teknik isolasi BAL dilakukan dengan metode spread plate menggunakan media MRSA yang diperkaya kalsium karbonat 1%. Karakterisasi BAL ditentukan melalui uji makroskopik, mikroskopik dan biokimia, sedangkan untuk uji aktivitas antimikroba menggunakan metode difusi sumuran menggunakan media Mueller Hinton Agar (MHA). Penelitian ini berhasil mengisolasi satu isolat yang sesuai dengan karakteristik bakteri asam laktat, yakni cocobacil, Gram positif, katalase negatif. Isolat tersebut yaitu AK yang tahan pada kondisi asam (pH 2,5) serta dapat tumbuh pada medium dengan kadar garam empedu 3%. Hasil uji aktivitas antimkroba dari ekstrak kasar isolat BAL tidak efektif dalam menghambat pertumbuhan bakateri patogen A. baumannii dan E. faecalis. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengoptimalkan kondisi fermentasi, melakukan ekstraksi dengan pelarut yang sesuai serta dilakukan identifikasi gen molekuler. Kata Kunci: Ampas susu kedelai, Antimikroba, E. faecalis, A. baumannii
Inventarisasi Spesies Jamur Basidiomycota di Jalur Track Telaga Biru, Batam, Kepulauan Riau Khoirul Anwar; Mona Fathia; Witri Winanda; Ramadani Fitra; Muhammad Adrul Fazri
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 8 No 1 (2026): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2026.8.1.19770

Abstract

Jamur pengurai kayu dari kelompok Basidiomycota berperan penting dalam siklus unsur hara hutan tropis Batam, namun data dasar makrofungi di Pulau Batam masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi jamur liar yang ada di Pulau Batam. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara survey metode jelajah. Jamur yang ditemukan difoto dan diambil sampelnya dibawa ke Laboratorium untuk dilakukan pengamatan lebih lanjut. Survei jelajah selama satu hari dilakukan pada 13 Juli 2025 di Jalur trek Telaga Biru. Hasil Penelitian mencatat tujuh taksa pada substrat kayu lapuk, yaitu Dacrymyces (= Dacryopinax) spathularia, Pycnoporus cf. (sanguineus/puniceus), Pleurotus sp., Trametes versicolor, Gymnopilus cf. subpurpuratus, Ganoderma applanatum, serta polypore lainnya. Komposisi ini mencerminkan habitat yang dikuasai perombak lignoselulosa. Penelitian ini berhasil mengungkat data awal jamur Basidiomycetes yang ditemukan dan memerlukan penelitian lebih lanjut mengenai fungsi ekologis dan potensi pemanfaatan jamur pengurai kayu setempat. Kata kunci: Basidiomycota; Batam;; makrofungi; inventarisasi; Trek Telaga Biru