Rahmad Ferdian
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Cluster Hierarki Pada Tingkat Kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara tahun 2023 Bagus Candra Setiawan; Arum Nilawati; Rahmad Ferdian; Raihan Aditya Saputra; Yemima Putri Santoso; Muhammad Riefky
LogicLink Vol. 2 No. 1, Juni 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/logiclink.v2i1.10762

Abstract

Poverty is one of the problems that is still a priority in social and economic development in Indonesia. In 2023, North Sumatra Province had a poverty rate of 8.15% with a total of 1,239.71 thousand poor people. The condition of poverty by district/city in North Sumatra Province is very diverse. The purpose of this study is to group districts/cities in North Sumatra Province in 2023 based on poverty rate indicators using hierarchical clusters. The data used in this study is secondary data with four poverty variables from 33 districts/cities in the North Sumatra Province in 2023. The results of the analysis contained 3 clusters with the number of members in clusters 1, 2, and 3. Suggestions for the North Sumatra Provincial Government need to formulate adaptive and specific policies based on the characteristics of each regional cluster prioritizing high poverty problem areas through strengthening access to education, health, and productive economic development. In addition, intensive cooperation between regions within the same cluster should be developed to support information exchange, joint empowerment programs, and local economic development synergies to improve the effectiveness of interventions and the welfare of the community in a sustainable manner.
ANALISIS TREN PENDUDUK JEPANG–INDONESIA SEBAGAI DASAR STRATEGI KEBIJAKAN DALAM MENDUKUNG TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN (SDGs) Sahrul Fatah Dwi Saputra; Alma Ainul Haqi; Nessa Ayu Wardhana; Rahmad Ferdian; Shara Adiarsa Pramudita; Muhammad Riefky
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 7 (2025): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 7 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang tidak seimbang antara negara maju dan berkembang menjadi tantangan global yang memengaruhi pembangunan berkelanjutan. Jepang mengalami penurunan populasi akibat rendahnya tingkat fertilitas dan meningkatnya populasi lanjut usia, sedangkan Indonesia masih menunjukkan pertumbuhan penduduk yang tinggi dengan dominasi usia produktif. Penelitian tersebut bertujuan untuk meramalkan tren penduduk Jepang dan Indonesia selama 10 tahun kedepan, serta menyusun langkah strategis untuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan berdasarkan ramalan tren penduduk Jepang dan Indonesia selama 10 tahun kedepan. Data sekunder terambil dari World Bank Open Data dengan komparasi tiga model tren; linier, kuadratik, dan eksponensial menggunakan kriteria MAPE terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model tren linier paling akurat untuk Jepang dengan nilai MAPE sebesar 6,83%, sedangkan model tren kuadratik paling sesuai untuk Indonesia dengan MAPE 2,24%. Ramalan 10 tahun kedepan menunjukkan populasi Jepang menurun menjadi 125 juta jiwa, sementara Indonesia meningkat sebesar 308 juta jiwa pada 2034. Hasil tersebut menegaskan pentingnya langkah strategis dalam menentukan kebijakan seperti kependudukan adaptif untuk menghadapi tantangan demografi dalam pencapaian SDG 2, SDG 3, SDG 4, SDG 5, dan SDG 8.