Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TARJAMAH AL-QUR’AN; HUKUM DAN PENDAPAT ULAMA TENTANG TARJAMAH AL-QUR’AN Husna, Sabila
JIQTA: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 4 No 1 (2025):  Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (JIQTA)
Publisher : STAI Asy-Syukriyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36769/jiqta.v4i1.499

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Tarjamah Al-Qur’an dan hukum menerjemahkan Al-Qur’an. Al-Qur’an sebagai asas dari agama islam yang menjadi sumber hukum dan ilmu pengetahuan bagi seluruh umat islam. Akan tetapi tidak semua umat islam dapat memahami Al-Qur’an secara langsung, karena tidak semua umat islam memahami bahasa Al-Qur’an yaitu bahasa Arab. Maka sebagian dari umat islam membutuhkan perantara dalam memahami Al-Qur’an. Salah satu perantara untuk memahami Al-Qur’an yaitu terjemahan Al-Qur’an, namun banyak terjadi kontroversi dalam hukum menerjemahkan Al-Qur’an, karena ada sebagian pendapat yang mengatakan bahwa menerjemahkan Al-Qur’an dapat merusak keaslian dari Al-Qur’an. Sedangkan terjemah Al-Qur’an sangat dibutuhkan bagi kalangan awam dan mereka yang tidak mempunyai pemahaman kuat untuk mengetahui makna-makna yang terkandung dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Maka dalam penelitian ini akan membahas tentang hukum menerjemahkan Al-Qur’an dengan tujuan mengetahui hukum yang sebenarnya, dan mengetahui alasan dari tidak diperbolehkannya menerjemahkan Al-Qur’an menurut beberapa ulama.
Pengaruh Mata Kuliah Sanitasi dan Higiene terhadap Penerapan Sanitasi dan Higiene oleh Mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Boga saat Praktik di Laboratorium Husna, Sabila; Simanjorang, Sellykha Nami; Ingtyas, Fatma Tresno; Ginting, Laurena
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7387

Abstract

Dalam praktikum bidang kuliner, kebersihan dan kesehatan memiliki peran sangat besar. Oleh sebab itu, dari 60 mahasiswa yang mengambil mata kuliah Sanitasi dan Higiene dari Prodi Pendidikan Tata Boga divisampel menggunakan kuesioner, direview dengan hasil bahwa kebanyakan mahasiswa memahami akan pentingnya kebersihan dan keamanan makanan. Namun, masih ada sebagian yang belum disiplin atau rutin dalam mempraktikannya. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa 72% mahasiswa memiliki kategori sangat baik, sedangkan 28% cukup baik. Hal tersebut berbeda tingkatannya antara mahasiswa yang memang telah melewati mata kuliah tersebut.Untuk menilai seberapa besar pengaruh pemahaman tersebut terhadap penerapan perilaku sanitasi dan higiene, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei serta analisis regresi linier sederhana. Dari hasil analisis diperoleh nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,742, yang berarti terdapat hubungan positif dan kuat antara pemahaman mengenai sanitasi dan higiene dengan perilaku kebersihan saat praktik. Sementara itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,476 menunjukkan bahwa sebesar 47,6% variasi perilaku penerapan sanitasi dan higiene mahasiswa dapat dijelaskan oleh tingkat pemahaman mereka terhadap mata kuliah tersebut, dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Selain itu, hasil uji signifikansi dengan nilai p 0,05 memperkuat bahwa hubungan antara kedua variabel tersebut bersifat signifikan secara statistik. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa semakin baik pemahaman mahasiswa terhadap materi Sanitasi dan Higiene, maka semakin tinggi pula tingkat penerapan perilaku kebersihan dan keamanan pangan selama mereka melaksanakan praktik di laboratorium pengolahan makanan.