Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : puitika

Harmoni Bunyi di Kota Kuali Adilla, Ivan
Puitika Vol. 20 No. 3 (2024): Edisi Khusus Pemetaan dan Pendokumentasian Warisan Tambang Batu Bara Ombilin S
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/puitika.v20i3.623

Abstract

As a mining city, Sawahlunto was shaped by a variety of cultures. The city developed through the presence of workers from diverse cultural backgrounds. Over time, these different cultures interacted with one another. Through this process, some cultures coexisted harmoniously, while others merged to form new expressions as a result of acculturation. The arts, language, and way of life that emerged reflect the cultural processes that occurred. The cultural identity of Sawahlunto as a mining town exemplifies how the culture of mining or industrial communities is formed. This hybrid and heterogeneous identity holds intriguing cultural values, making it an interesting subject for further study to uncover insights into the process of cultural formation.
Kepribadian Tokoh Aku dalam Novel Telegram Karya Putu Wijaya: Tinjauan Psikologi Sastra Zamora, Arinda Camelily; Syafril, Syafril; Adilla, Ivan
Puitika Vol. 17 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/puitika.17.2.45-70.2021

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi untuk menemukan kepribadian tokoh Aku menggunakan analisis teori psikoanalisis Sigmund Freud, untuk mengetahui penyebab tokoh Aku mengalami gangguan pada kepribadiannya, dan juga untuk mengetahui dugaan gangguan yang terjadi pada tokoh Aku dalam novel Telegram karya Putu Wijaya. Penelitian ini menggunakan tinjauan Psikologi Sastra, dengan teori Psikoanalisis Sigmund Freud. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik pengumpulan  data. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca dan teknik catat.Dari penelitian ini disimpulkan bahwa tokoh Aku memiliki kepribadian suka menghayal dan memiliki gangguan kecemasan neurotik yang disebabkan lemahnya ego yang dimiliki dan id yang cenderung mendominasi. Gangguan kecemasan neurotik yang diderita oleh tokoh Aku disebabkan karena ia tidak dapat berfikir dengan jelas, sehingga ia sulit membedakan antara realita dengan khayalan. Maka sebab itulah fungsi ego sebagai pengambil kepurtusan menjadi lemah karena kebingungan yang diderita akibat terlalu sering menghayal.
Konflik Batin Tokoh Utama dalam Novel Lampuki Karya Arafat Nur: Tinjauan Psikologi Sastra Alfajri, Rega Maulana; Adilla, Ivan; Zurmailis, Zurmailis
Puitika Vol. 17 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/puitika.17.2.99-104.2021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kaitan konflik batin tokoh utama dengan pengarang pada novel Lampuki karya Arafat Nur. Untuk mendapatkan hasil tersebut digunakan teori psikologi sastra dengan menggunakan teori psikoanalisis Jacques Lacan. Metode penelitian yang digunakan analisis deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan data-data yang sudah diidentifikasi melalui proses pembacaan berulang-ulang.Dalam analisis deskriptif ini, data yang diperoleh dicatat dan dipilih berdasarkan masalah yang akan dibahas. Analisisnya dilakukan dengan menganalisis dan mendeskripsikan beberapa unsur struktural dalam cerpen kemudian dilanjutkan dengan menganalisis konflik batin yang dialami oleh tokoh utama. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa bentuk konflik batin tokoh utama dalam novel Lampuki terjadi disebabkan oleh kegelisahan dan ketakukan yang dipicu oleh lingkungan sekitar dan orang yang berada di dekatnya. Novel ini juga merupakan bentuk refleksi dari pengalaman hidup pengarang yang tumbuh saat gejolak politik yang terjadi di Aceh.