Yertas Baisa, Lorna
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KLASTERISASI PENGGUNA SIM DI KABUPATEN MANOKWARI MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS Ratte, Yansi; Dwi Suhendra, Christian; Yertas Baisa, Lorna
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 9 No. 3 (2025): JATI Vol. 9 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v9i3.13784

Abstract

Surat Izin Mengemudi (SIM) merupakan kartu identitas resmi yang harus dimiliki oleh setiap pengendara sepeda motor. Faktanya di Kabupaten Manokwari banyak masyarakat yang tidak memenuhi peraturan tersebut. Akibatnya, kasus pelanggaran lalu lintas semakin tinggi, sehingga untuk mengetahui pola pengguna SIM di perlukan klasterisasi dengan algoritma K-Means menggunakan data peserta uji SIM dengan atribut Umur, Jenis Pekerjaan dan Golongan SIM. Jumlah data sebanyak 1.155. Data tersebut di analisis menggunakan aplikasi Jupyter notebook, dengan menggunakan metode Elbow method di peroleh K=4 dengan nilai error SSE sebesar 48960.67. Nilai K tersebut akan di proses menggunakan algoritma K-Means berdasarkan Umur dan Jenis pekerjaan. Hasilnya Cluster_0 didominasi oleh pelajar/mahasiswa berusia 20 tahun, sementara Cluster_1 mayoritas berusia 25 tahun dan bekerja sebagai wiraswasta. Cluster_2 memiliki rata-rata usia 44 tahun dengan dominasi pekerja ASN, sedangkan Cluster_3 berusia 39 tahun dengan mayoritas bekerja sebagai wiraswasta. Hasil ini dapat digunakan oleh pihak kepolisian untuk menyusun program edukasi dan kebijakan lalu lintas yang lebih efektif guna mengurangi angka pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Manokwari
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ADOPSI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEPEGAWAIAN (SIMPEG) PADA KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI PAPUA BARAT Elsa Sarungallo, Foebryani; Ferdinand Marini, Lion; Yertas Baisa, Lorna
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i4.6767

Abstract

Saat ini, penggunaan teknologi informasi di era globalisasi semakin disadari oleh berbagai organisasi modern dan instansi pemerintah. Oleh karena itu, sangat penting bagi instansi pemerintah untuk memanfaatkan teknologi sistem informasi yang ada. Penggunaan teknologi sistem informasi di instansi pemerintah telah meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi sistem informasi di Kementerian Agama Provinsi Papua Barat, dengan menerapkan model UTAUT 2. Model ini terdiri dari sembilan variabel, yaitu: performance expectancy, effort expectancy, social influence, facilitating conditions, hedonic motivations, price value, habit, behavioral intention, dan use behavior. Penelitian ini tergolong eksplanatori, yang bertujuan menjelaskan hubungan kausal antara variabel-variabel melalui pengujian hipotesis. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner melalui Google Form. Metode analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modelling (SEM) PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performance expectancy, facilitating conditions, price value, dan habit tidak berpengaruh signifikan terhadap behavioral intention, sedangkan effort expectancy, social influence, dan hedonic motivation memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap behavioral intention. Behavioral intention, pada gilirannya, memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap use behavior. Penelitian ini menekankan faktor-faktor yang berkontribusi pada adopsi sistem informasi untuk pengelolaan kepegawaian yang lebih efisien dan mudah digunakan.