Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Psikoedukasi : Pengenalan Emosi Positif dan Emosi Negatif di SDN Aren Jaya XIV Apriani Wulandari; Aulia Razanah; Avisha Nur Abidah; Bagus Nuristiyanto; Fajar Aditiya Prasetyo; Oktari Anggi Setya Pratama; Ferdy Muzzamil
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 2 No 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Emotional development in elementary school children is essential to support their social and psychological growth. This community service activity aimed to introduce positive and negative emotions through psychoeducation at SDN Aren Jaya XIV. The methods used included delivering material, emotion card games, matching emotional expressions with daily activities, and reflective games such as emotion-ball. Activities were carried out interactively and adjusted to the students’ developmental level. The results showed that students were able to recognize and express various emotions more accurately. The students participated enthusiastically, and the session ran smoothly. However, the limited time and absence of a quantitative evaluation were noted as constraints in measuring the effectiveness more comprehensively. This activity demonstrates that psychoeducation is a useful approach to enhance emotional awareness in children and should be further developed with more structured planning and evaluation.
Peran Kecerdasan Emosional dalam Pengalaman Burnout Anggota Kepolisian: Studi Literature Review: The Role of Emotional Intelligence in Police Officers' Burnout Experience: A Literature Review Study Aulia Razanah; Avisha Nur Abidah; Ayu Laksita Utami; Rijal Abdillah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10214

Abstract

Profesi kepolisian memiliki tuntutan kerja fisik dan mental yang ekstrem, menempatkan anggota pada risiko tinggi mengalami kelelahan kerja kronis atau burnout. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kecerdasan emosional sebagai faktor protektif terhadap pengalaman burnout pada anggota kepolisian. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (literature review) dengan menyintesis 25 artikel jurnal terpilih (15 jurnal nasional terakreditasi SINTA dan 10 jurnal internasional bereputasi) yang terbit dalam rentang tahun 2018–2025. Penelusuran literatur dilakukan melalui pangkalan data Google Scholar, Portal Garuda, dan Science Direct. Hasil tinjauan menunjukkan adanya korelasi negatif yang konsisten antara kecerdasan emosional dan burnout; anggota dengan kecerdasan emosional tinggi memiliki kemampuan regulasi diri yang lebih baik, sehingga mampu meminimalisir dampak kelelahan emosional dan depersonalisasi. Kecerdasan emosional berfungsi sebagai moderator yang mengubah respons stres menjadi strategi koping adaptif dan membantu pengambilan keputusan rasional di bawah tekanan. Simpulan dari studi ini menekankan urgensi penguatan aspek psikologis dalam institusi Polri. Disarankan agar kurikulum pendidikan dan pelatihan kepolisian mengintegrasikan modul intervensi berbasis emosi, seperti mindfulness dan pelatihan ketahanan mental, guna menjaga kesejahteraan psikologis dan profesionalisme personel.