Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Keterampilan Sosial Siswa melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Hanapi, Jamaluddin; Amaluddin, Amaluddin; Jusrianti, Jusrianti; Sutriana, Sutriana; Hasnita, Hasnita
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.1121

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan keterampilan sosial siswa, khususnya di jenjang sekolah menengah. Dalam konteks pendidikan karakter, keterampilan sosial merupakan kemampuan penting yang menunjang keberhasilan siswa dalam kehidupan bermasyarakat. Studi literatur ini bertujuan untuk menelaah bagaimana pembelajaran PAI dapat berkontribusi secara efektif dalam mengembangkan keterampilan sosial siswa. Metode yang digunakan adalah telaah literatur dari berbagai sumber akademik seperti jurnal nasional, buku, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil telaah menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran PAI yang interaktif, kontekstual, dan berorientasi nilai dapat meningkatkan empati, toleransi, kerja sama, komunikasi, dan tanggung jawab sosial siswa. Penerapan metode diskusi, studi kasus, simulasi, serta integrasi nilai-nilai keislaman dalam praktik pembelajaran menjadi kunci keberhasilan pengembangan keterampilan sosial. Pembelajaran yang hanya bersifat kognitif dinilai kurang efektif dalam membentuk sikap dan perilaku sosial yang positif. Oleh karena itu, penguatan peran guru, pengembangan kurikulum yang responsif, dan lingkungan sekolah yang suportif sangat diperlukan. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pendidik dan pengambil kebijakan untuk mengintegrasikan pembelajaran PAI dengan pengembangan keterampilan sosial secara lebih sistematis dan terukur.
Inovasi Penilaian Formatif Berbasis Proyek pada Mata Pelajaran PAI Ramli, Rosmiati; Asran, Asran; Rizal, Muhammad; Pina, Pina; Hanapi, Jamaluddin; Jusrianti, Jusrianti
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i3.1358

Abstract

Penilaian merupakan komponen penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) karena tidak hanya berfungsi untuk mengukur pencapaian kognitif peserta didik, tetapi juga untuk menilai proses internalisasi nilai-nilai keislaman dalam aspek afektif dan psikomotor. Seiring dengan tuntutan pendidikan abad ke-21, diperlukan inovasi penilaian yang mampu mendorong keaktifan, motivasi, serta keterlibatan peserta didik secara menyeluruh. Salah satu pendekatan yang relevan adalah penilaian formatif berbasis proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif konsep, karakteristik, manfaat, serta tantangan implementasi penilaian formatif berbasis proyek dalam pembelajaran PAI melalui studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah berupa artikel jurnal, buku referensi, dan prosiding yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa penilaian formatif berbasis proyek mampu meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar peserta didik, memperkuat keterlibatan dalam proses pembelajaran, serta efektif dalam menilai ranah afektif dan psikomotor secara autentik. Selain itu, peran umpan balik dalam penilaian formatif berbasis proyek terbukti membantu peserta didik merefleksikan proses belajar dan menginternalisasi nilai-nilai Islam secara lebih mendalam. Namun demikian, implementasi penilaian ini masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan waktu, kesiapan guru, dan kebutuhan akan instrumen penilaian yang sistematis dan terstandar. Oleh karena itu, penilaian formatif berbasis proyek perlu didukung oleh perencanaan yang matang, peningkatan kompetensi guru, serta kebijakan sekolah yang berkelanjutan agar dapat diterapkan secara optimal dalam pembelajaran PAI.