Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Computational Thinking Terhadap Hasil Belajar dan Pengukuran Dalam Fisika Lestari, Ade Ayu; Harisi, Fitria Fadila; Belinda, Michelle; Novia, Novia
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 2, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v2i1.5674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh computational thinking terhadap hasil belajar dan pengukuran dalam fisika di tingkat SMA. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan desain pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari siswa kelas X yang dibagi menjadi dua kelompok: satu kelompok menggunakan pendekatan computational thinking dalam pembelajaran fisika, sedangkan kelompok lainnya menggunakan metode konvensional. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok yang menerapkan computational thinking memiliki peningkatan signifikan dalam hasil belajar dan pemahaman konsep fisika dibandingkan dengan kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan pentingnya integrasi computational thinking dalam kurikulum fisika untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa.
Pengaruh Computational Thinking Terhadap Hasil Belajar dan Pengukuran Dalam Fisika Lestari, Ade Ayu; Harisi, Fitria Fadila; Belinda, Michelle; Novia, Novia
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 2, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v2i1.5674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh computational thinking terhadap hasil belajar dan pengukuran dalam fisika di tingkat SMA. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan desain pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari siswa kelas X yang dibagi menjadi dua kelompok: satu kelompok menggunakan pendekatan computational thinking dalam pembelajaran fisika, sedangkan kelompok lainnya menggunakan metode konvensional. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok yang menerapkan computational thinking memiliki peningkatan signifikan dalam hasil belajar dan pemahaman konsep fisika dibandingkan dengan kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan pentingnya integrasi computational thinking dalam kurikulum fisika untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa.
Efektivitas Model Guided Inquiry terhadap Higher Order Thinking Skills: Systematic Review Pembelajaran Sains Indonesia Tarigan, Calvin Mahaga; Gultom, Esmeralda; Harisi, Fitria Fadila; Simanjuntak, Mariati Purnama
Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika Vol. 13 No. 2: December 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-lkf.v13i2.17967

Abstract

The Guided Inquiry (GI) model has been extensively applied in science education to foster Higher Order Thinking Skills (HOTS), yet systematic evidence of its effectiveness across educational levels in Indonesia remains limited. This study conducted a narrative systematic literature review (SLR) of 20 studies (11 experimental/quasi-experimental, 4 meta-analyses, and 5 systematic reviews) published between 2019 and 2025, aiming to evaluate the effectiveness of GI in improving HOTS—critical thinking, creative thinking, and problem solving—as well as Science Process Skills (SPS) in Indonesian elementary, junior high, and senior high school science contexts. The review followed PRISMA guidelines and involved database searches in Portal Garuda, SINTA, Google Scholar, Scopus, ERIC, and Web of Science, using relevant keywords. Inclusion criteria required studies to focus on GI in science learning, report HOTS or SPS outcomes, and be published in reputable Indonesian or international journals. Study quality was assessed using adapted JBI Critical Appraisal Tools. Meta-analytic findings revealed very large effect sizes for critical thinking (g = 1.33), creative thinking (g = 1.10), and problem solving (g = 1.31), while experimental studies showed high-category SPS gains (N-Gain = 0.7) and improved scientific literacy. GI effectiveness was consistently high at the junior and senior high school levels (effect size 0.8–1.3), but varied at the elementary level (0.4–1.10), depending on scaffolding intensity and implementation duration. Integration with technology and STEM contexts led to superior outcomes. The review concludes that GI is highly effective in enhancing HOTS and SPS across levels, though effectiveness depends on adaptive scaffolding and learning conditions. Limitations include study heterogeneity and potential publication bias.