Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Prinsip Etika Berinteraksi dengan Hukum Humaniter dalam Konteks Perang Sutopo, Joko; Zaman, Komaruz; Susilo, Tarsisius; Supriyo, Sarwo; Sinaga, Thomas
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i1.3109

Abstract

Penelitian ini membahas interaksi antara prinsip etika dan hukum humaniter internasional (HHI) dalam konteks konflik bersenjata modern. Dengan berkembangnya teknologi militer seperti drone dan senjata otonom, muncul dilema etika yang menantang efektivitas prinsip HHI, khususnya terkait perlindungan terhadap warga sipil. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip etika dapat memperkuat penerapan hukum humaniter dalam pengambilan keputusan militer. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui studi dokumen dan wawancara mendalam dengan para ahli hukum dan etika militer, kemudian dianalisis secara tematik. Penelitian ini menemukan bahwa meskipun prinsip pembedaan dan proporsionalitas masih menjadi dasar HHI, implementasinya menghadapi tantangan serius dalam perang asimetris dan urban. Selain itu, dilema moral di tingkat taktis menegaskan pentingnya pelatihan etika bagi prajurit. Penelitian ini juga mengusulkan integrasi etika ke dalam kebijakan militer secara holistik, termasuk pembentukan unit penasihat etika dan pendekatan komunitas untuk konflik non-konvensional. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa reformulasi HHI yang adaptif terhadap dinamika teknologi dan sosial diperlukan untuk memperkuat legitimasi dan efektivitas perlindungan sipil dalam konflik modern.
Model Kepemimpinan Strategik dan Pengelolaan Sumber Daya Nasional Untuk Pertahanan Adaptif Indonesia Emas 2045 Nijo, Jamet; Lubis, Zulhamidi; Susilo, Tarsisius; Supriyo, Sarwo; Risandi, Anton Bimo
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.61748

Abstract

This article analyzes the model of strategic leadership and national resource management as the foundation for Indonesia’s adaptive defense toward Golden Indonesia 2045. The study is based on global dynamics marked by geopolitical rivalries, technological progress, and multidimensional threats that demand visionary and integrative leadership. A qualitative-descriptive method was employed, combining literature review, policy analysis, and comparative international case studies, with data drawn from books, academic journals, official defense documents, and expert interviews. SWOT analysis reveals Indonesia’s strengths in ideology, geostrategy, and social legitimacy, yet highlights weaknesses in defense modernization, foreign technology dependence, and limited cross-sectoral coordination. Strategic opportunities lie in the Golden Indonesia 2045 vision, digital transformation, and international cooperation, while external threats include great-power rivalries, cyberattacks, grey-zone competition, and global supply chain disruptions.The study concludes that Indonesia’s strategic leadership must be transformational, adaptive, and integrative. Recommendations focus on building an independent defense industry, strengthening human resources, and advancing digital defense. With consistent implementation, this model can enhance adaptive defense and contribute significantly to achieving Golden Indonesia 2045.
Analisis Prinsip Etika Berinteraksi dengan Hukum Humaniter dalam Konteks Perang Sutopo, Joko; Zaman, Komaruz; Susilo, Tarsisius; Supriyo, Sarwo; Sinaga, Thomas
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i1.3109

Abstract

Penelitian ini membahas interaksi antara prinsip etika dan hukum humaniter internasional (HHI) dalam konteks konflik bersenjata modern. Dengan berkembangnya teknologi militer seperti drone dan senjata otonom, muncul dilema etika yang menantang efektivitas prinsip HHI, khususnya terkait perlindungan terhadap warga sipil. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip etika dapat memperkuat penerapan hukum humaniter dalam pengambilan keputusan militer. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui studi dokumen dan wawancara mendalam dengan para ahli hukum dan etika militer, kemudian dianalisis secara tematik. Penelitian ini menemukan bahwa meskipun prinsip pembedaan dan proporsionalitas masih menjadi dasar HHI, implementasinya menghadapi tantangan serius dalam perang asimetris dan urban. Selain itu, dilema moral di tingkat taktis menegaskan pentingnya pelatihan etika bagi prajurit. Penelitian ini juga mengusulkan integrasi etika ke dalam kebijakan militer secara holistik, termasuk pembentukan unit penasihat etika dan pendekatan komunitas untuk konflik non-konvensional. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa reformulasi HHI yang adaptif terhadap dinamika teknologi dan sosial diperlukan untuk memperkuat legitimasi dan efektivitas perlindungan sipil dalam konflik modern.