Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MEMAHAMI PERAN KOMUNIKASI ASERTIF DALAM PENGELOLAAN KONFLIK SOSIAL YANG DIALAMI SANTRI DI PONDOK PESANTREN AN-NIDHOM Nasim, Anas Azhar
Journal of Islamic Studies Vol 2 No 6 (2025): Journal of Islamic Studies (Mei 2025)
Publisher : Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61341/jis/v2i6.118

Abstract

Kehidupan sosial selalu identik dengan konflik, di mana pun dan kapan pun kita selalu menjumpai konflik. Termasuk seorang Santri mengalami konflik di lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) Kemampuan komunikasi Asertif Santri. (2) Konflik sosial yang dialami Santri. (3) Peran Komunikasi Asertif terhadap pengelolaan Konflik Sosial yang dialami Santri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan komunikasi asertif Santri ditunjukkan dengan aspek berikut: (1) Bertindak sesuai keinginan sendiri, seperti mampu membuat keputusan, percaya diri, dan menentukan sebuah tujuan. (2) Mengungkapkan perasaan positif, seperti memberi dan menerima pujian, meminta dan memberi pertolongan. (3) Afirmasi diri, seperti menanggapi kritik, menolak permintaan dengan baik. Adapun konflik sosial Santri disebabkan oleh: (1) Perbedaan karakter. Berasal dari daerah dan suku yang berbeda, sehingga memiliki perbedaan lingkungan dan karakteristik. (2) Bentrok kepentingan, seperti kurang cakap dalam mengelola waktu dan masalah. (3) perubahan sosial, seperti perbedaan dalam menerima dan membuat perubahan. Konflik dapat diperkecil dengan kemampuan Komunikasi asertif. Semakin tinggi kemampuan Komunikasi Asertif maka akan semakin terkendali Konflik Sosial yang dialaminya. Kata Kunci: Komunikasi Asertif, Konflik Sosial, Santri
Curriculum Transformation: A Qualitative Case Study Of Outcome-Based Education Implementation In The Islamic Education Management Study Program Illiyyin, Izzatun; Na’imah, Na’imah; Nasim, Anas Azhar; Nihayatuzzain, Nihayatuzzain; Listrina, Wiedya
Ar-Rosikhun: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam ARJMPI Vol 4, No 2, April 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/rosikhun.v4i3.33267

Abstract

Digital transformation has changed the global education paradigm, requiring adaptive, responsive, and outcome-oriented curriculum. In Indonesia, the implementation of Outcome-Based Education (OBE) has become the main strategy to ensure graduates have 21st-century competencies relevant to industry and community demands. This study aims to (1) describe the transformation of the education curriculum in Indonesia, (2) analyze the implementation of OBE in the Master's Program in Islamic Education Management (MPI) at UIN Sunan Kalijaga, and (3) identify the challenges and opportunities of implementing OBE in the digital era. This study employs a descriptive qualitative approach with data collection through interviews and a review of current literature. The implementation of OBE in MPI began in 2024 through faculty workshops and curriculum standardization, including the development of vision and mission statements, graduate profiles, and Graduate Learning Outcomes (GLOs). The main challenges include varying levels of digital competence among faculty members, resistance to change, and limited technical support. On the other hand, the digital era opens opportunities for increased scientific publications, research and mentoring efficiency, and real-time monitoring of learning outcomes. The findings of this study provide practical guidelines for program administrators and policymakers in optimizing OBE implementation, through strengthening human resource capacity, improving infrastructure, and integrating learning technology.