Sari, Widya Priskila
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pemahaman Mahasiswa Fisika Universitas Negeri Gorontalo Tentang Sinar-X Manisa, Aziza; Asiah, Nur; Sari, Widya Priskila; Nuranisya, Dwita; Kurniasari, Septiana
Schrodinger Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Fisika Vol 6, No 1 (2025): Schrodinger Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Fisika
Publisher : UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/sch.v6i1.13994

Abstract

The use of X-rays in the health/medical field is used to diagnose of patient diseases, and for therapy. However, X-rays not only provide health benefits, but can also cause adverse effects for radiation officers, patients, and the general public. This research aims to analyze the understanding of Physics students at Universitas Negeri Gorontalo about X-rays. This research method uses descriptive research with a quantitative approach. The research instrument used was an understanding test sheet distributed to 24 respondents. Based on the results of the data analysis, overall it is known that the understanding of Physics students at Universitas Negeri Gorontalo about X-rays is 75.8%, or is in the Very Good criteria. This shows that most students are able to understand X-rays.
Sifat Termal Komposit Resin Berpenguat Serat Ijuk Sebagai Isolation Thermal Board Untuk Bahan Konstruksi Bangunan Sari, Widya Priskila; Jahja, Mohamad; Rahman, Irsan; Ramadani, A Indra Wulan Sari; Latief, Muh. Fachrul
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 2 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisi Desember 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i2.1157

Abstract

Isu efisiensi energi pada bangunan semakin mendesak untuk diatası mengingat sektor konstruksi merupakan salah satu penyumbang terbesar konsumsi energi dan emisi global Di Indonesia, penggunaan material insulası termal sintetis seperti polistirena masih dominan, meskipun matenal tersebut memiliki permasalahan lingkungan yang signifikan karena tidak terurai, menghasilkan polusi berbahaya, serta memiliki jejak karbon tinggi Kondisi ini mendorong perlunya alternatif material insulası yang lebih berkelanjutan berbasis sumber daya lokal. Serat ijuk (Arenga pinnata), dengan sifat morfologi berongga, ketahanan terhadap kelembapan, dan struktur mikrofibril yang mendukung hambatan panas, menjadi kandidat potensial untuk dikembangkan sebagai penguat pada komposit resin untuk aplikası panel insulası termal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi secara komprehensif pengaruh variasi fraksi serat juk terhadap sıfat termal komposit resin dan menjelaskan mekanisme hambatan perpindahan panas melalui analisis morfologi mikro. Metode yang digunakan berupa eksperimen dengan tiga variasi komposisi serat (1:1, 1:2, 1:3), menggunakan resin epoxy sebagai matriks. Serat diberi perlakuan alkali NaOH 5% sebelum difabrikası menjadi komposit. Pengumpulan data dilakukan melalui uji konduktivitas termal serta pengamatan struktur mikro menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio 1:2 memiliki nilai konduktivitas termal tertinggi (0.646 W/m.K), sedangkan komposisi serat terlalu rendah atau terlalu tinggi memperlihatkan penurunan performa termal akibat ketidakmerataan dispersi serat atau terbentuknya rongga udara. Analisis SEM mengonfirmasi bahwa perlakuan alkali mampu meningkatkan kebersihan dan kekasaran permukaan serat sehingga memperbaiki ikatan antarmuka dan jalur rambatan panas komposit. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa serat ijuk berpotensi digunakan sebagai material insulasi ramah lingkungan untuk bangunan. Rekomendasi penelitian selanjutnya adalah mengembangkan variasi orientasi serat, pengujian sifat mekanik tambahan, serta optimasi proses fabrikasi untuk meningkatkan performa komposit secara menyeluruh.