Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sosialisasi Penanganan Bullying Pada Siswa MTs Sunan Gunung Jati Katemas Chotimah, Chusnul; Rohmah, Hidayatur; Ashiddiqi, Afif Rifqy; Amanda, Bella Ayu; Ardhania , Ira Finnoura; Lestari, Surya Grandis; Aulia, Annisa Rahma; Yunus, Muhammad Yunani
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimaspen.v6i1.5520

Abstract

Tindakan bullying banyak dilakukan oleh remaja-remaja dilingkungan sekolah. Bullying ini dilakukan seseorang atau kelompok tertentu untuk menyakiti seseorang melalui fisik atau psikologis dan membuat korban trauma dan tertekan. Dilatar belakangi sering terjadinya bullying di sekolahan peneliti mengadakan sosialisasi di MTs Sunan Gunung Jadi Katemas sehingga nantinya para siswa menjadi faham akan bahayanya bullying. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode sosialisasi. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan mampu mengurangi atau bahkan menghilangkan tindak bullying yang terjadi di sekolahan. Hasil dari sosialisasi ini adalah perubahan yang terjadi pada pemahaman para peserta yang mengikuti sosialisasi di lingkungan sekolahan.
Sosialisasi Penanganan Bullying Pada Siswa MTs Sunan Gunung Jati Katemas Chotimah, Chusnul; Rohmah, Hidayatur; Ashiddiqi, Afif Rifqy; Amanda, Bella Ayu; Ardhania , Ira Finnoura; Lestari, Surya Grandis; Aulia, Annisa Rahma; Yunus, Muhammad Yunani
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimaspen.v6i1.5520

Abstract

Tindakan bullying banyak dilakukan oleh remaja-remaja dilingkungan sekolah. Bullying ini dilakukan seseorang atau kelompok tertentu untuk menyakiti seseorang melalui fisik atau psikologis dan membuat korban trauma dan tertekan. Dilatar belakangi sering terjadinya bullying di sekolahan peneliti mengadakan sosialisasi di MTs Sunan Gunung Jadi Katemas sehingga nantinya para siswa menjadi faham akan bahayanya bullying. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode sosialisasi. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan mampu mengurangi atau bahkan menghilangkan tindak bullying yang terjadi di sekolahan. Hasil dari sosialisasi ini adalah perubahan yang terjadi pada pemahaman para peserta yang mengikuti sosialisasi di lingkungan sekolahan.
Menilai Ulang Objektivitas Takhrīj al-Ḥadīṡ: Antara Klaim Metode Ilmiah dan Bias Ideologis Aulia, Annisa Rahma; Harahap, Nurul Amelia; Siregar, Idris; Simangungsong, Liwardha; Salman, Salman
Nizamiyah: Jurnal Sains, Sosial dan Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): Nizamiyah: Jurnal Sains, Sosial dan Multidisiplin
Publisher : Yayasan Albahriah Jamiah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64691/nizamiyah.v1i4.123

Abstract

This article reassesses the claim of objectivity of takhrīj al-Ḥadīṡ, which has long been positioned as a scientific and neutral methodological procedure in the discipline of ʻulūm al-Ḥadīṡ, by highlighting the problem of ideological bias inherent in its historical and epistemological practices. The research background departs from the dominant assumption that takhrīj functions solely as a value-free sanad and matan verification technique, while several textual indications and scientific practices point to the intervention of mażhab preferences, the hierarchy of narrators’ authority, and the construction of orthodoxy that influence the results of hadith assessments. This study aims to critically evaluate the methodological objectivity of takhrīj al-Ḥadīṡ by examining the epistemic consistency between the claim of scientific procedures and their operational reality in classical hadith literature and contemporary discourse. This study employs a qualitative-critical approach with an epistemological analysis of representative takhrīj works, the rijāl al-Ḥadīṡ, and modern methodological studies, through comparative reading and critical discourse analysis. The results demonstrate a structural tension between technical procedures claimed to be objective—such as assessing the fairness and reliability of narrators—and ideological influences operating through source selection, establishing credibility standards, and legitimizing certain scholarly authorities. These findings indicate that the objectivity of takhrīj is historically and discursively framed, not absolute, thus demanding a more reflective methodological reformulation. The theoretical implications of this study lie in strengthening the critical paradigm in hadith studies, by encouraging the integration of epistemological analysis and ideological criticism to broaden the horizon of a more transparent and accountable hadith methodology.