Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Jumlah Step pada Aerator Cascade terhadap Penyisihan Organic Matter dalam Proses Pengolahan Air Arlini Dyah Radityaningrum; Amirul Azis Ichwan; Rachmanu Eko Handriyono; Taty Alfiah
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 22, No 4 (2024): July 2024
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.22.4.845-851

Abstract

Pencemaran organic matter (OM) pada sungai sebagai sumber air baku berpotensi menimbulkan trihalometana (THM) pada air produksi. Aerasi dengan aerator cascade merupakan salah satu proses untuk penyisihan OM dalam air. Penelitian ini dilakukan dengan skala laboratorium menggunakan aerator cascade 4 dan 7 step. Tujuan penelitian adalah untuk (1) menentukan konsentrasi Dissolved Oxygen (DO) dan OM efluen pada aerator cascade, (2) menentukan korelasi antara DO dan OM pada penyisihan OM dengan aerator cascade, (3) menentukan efisiensi penyisihan OM dalam proses aerasi dengan aerator cascade, (4) menentukan pengaruh jumlah step pada cascade terhadap efisiensi penyisihan OM. Penelitian ini menggunakan sampel artifisial. Standar baku mutu yang digunakan sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum. Uji korelasi dilakukan dengan Pearson Correlation, sedangkan uji pengaruh dilakukan dengan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi rata-rata DO yang tertinggi adalah 8,03 mg/L, pada waktu jam ke-2, menggunakan aerator cascade 7-step. Adapun konsentrasi rata-rata OM yang terendah adalah 7,08 mg/L, yang terjadi pada waktu jam ke-2 menggunakan aerator cascade 7-step. Uji signifikasi menunjukkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) antara DO dan OM sebesar 0,000 < 0,05. Hal ini berarti bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara konsentrasi DO dan OM. Efisiensi rata-rata penyisihan OM tertinggi (34%) dihasilkan pada aerator cascade 7-step pada jam ke-2. Namun, jumlah step di cascade aerator tidak berpengaruh signifikan dalam efisiensi penyisihan OM pada sampel artifisial (Sig. ANOVA 0,879 ˃ 0,05).
PENGOLAHAN AIR LIMBAH BATIK HOME INDUSTRY DI SIDOARJO SECARA FITOREMEDIASI MENGGUNAKAN TANAMAN KAYU APU (Pistia stratiotes L.) DALAM MENURUNKAN PARAMETER BOD, COD & TSS DENGAN METODE HIDROPONIK RAKIT APUNG Dewi, Sarah Puspita; Alfiah, Taty
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 2, No 2 (2022): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2022.v2i2.3738

Abstract

Limbah cair batik adalah limbah yang dihasilkan dari proses pemutihan, pewarnaan, percetakan, pencelupan, pengeringan, dan pencucian yang menyebabkan limbah tersebut memiliki karakteristik pH, BOD, COD dan TSS. Tujuan penelitian ini yaitu (1) untuk mengukur kualitas limbah batik; (2) menguji kemampuan tanaman; (3) menganalisis pengaruh jumlah tanaman; (4) menganalisis pengaruh lamanya waktu tinggal Tanaman Kayu Apu (Pistia stratiotes L.) dalam menurunkan kadar BOD, COD dan TSS pada air limbah batik menggunakan metode hidroponik rakit apung. Variasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu, 0 tanaman, 4 tanaman dan 8 tanaman dengan waktu kontak 1 hari, 3 hari dan 7 hari. Konsentrasi awal BOD, COD dan TSS sebelum perlakuan adalah 542 mg/L, 1043 mg/L dan 664 mg/L. Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah tanaman dan lama waktu tinggal berpengaruh terhadap penurunan kadar pencemar pada limbah cair batik. Penurunan kadar pencemar yang paling efektif terjadi pada hari ke 3 dengan jumlah 4 tanaman dengan persentase BOD sebesar 96,31% ; COD sebesar 96,07% ; TSS sebesar 97,74%. Hasil pengukuran juga menunjukkan bahwa efektifitas penurunan kadar pencemar ditentukan oleh jumlah tanaman dan waktu tinggal semakin sedikit jumlah tanaman dan singkatnya waktu tinggal maka semakin efekif dalam menurunkan BOD, COD dan TSS.
Analisis Kandungan Mikroplastik pada Air Tambak, Garam Mentah dan Garam Komersil di Surabaya Nisa’ul Karimah, Mukhlisoh; Alfiah, Taty
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2023: Transformasi Riset, Inovasi dan Kreativitas Menuju Smart Technology dan Smart Energy
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Garam merupakan salah satu dari sembilan kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Garam dibuat menggunakan bahan baku air laut, dengan teknik penguapan di bawah sinar matahari. Pencemaran air laut oleh mikroplastik (MP), menjadi latar belakang tujuan penelitian, yaitu untuk mengetahui adanya pencemar mikroplastik (MP) pada air laut sekitar tambak, garam mentah (garam rakyat, garam krosok) dan garam komersil yang merupakan garam hasil olahan dari garam mentah untuk memenuhi SNI garam. Kesimpulan penelitian menunjukkan ditemukannya mikroplastik (MP) baik pada air tambak, garam mentah, maupun garam komersil. Kelimpahan mikroplastik pada air tambak, garam mentah dan garam komersil memiliki hasil yang bervariasi yaitu 7,7 partikel/L air tambak, 46 partikel/Kg raw salt dan 41,5 partikel/Kg garam komersil. Bentuk mikroplastik (MP) yang ditemukan pada air tambak, garam mentah dan grama komersil yaitu bentuk fiber dan fragmen. Terdapat 6 warna mikroplastik yang ditemukan yaitu hitam, merah, hijau, biru, transparan dan coklat. 
Pemanfaatan Aplikasi “Beat The Microbead” untuk Meningkatkan Kepedulian Terhadap Produk Mengandung Mikroplastik Astutik, Wike; Alfiah, Taty
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2023: Transformasi Riset, Inovasi dan Kreativitas Menuju Smart Technology dan Smart Energy
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap produk yang mengandung mikroplastik. Masyarakat diharapkan lebih peduli untuk memilih produk yang bebas dari mikroplastik. Mikroplastik yang terbuang ke lingkungan, akan masuk dalam jejaring makanan, pada akhirnya menimbulkan gangguan pada kesehatan manusia melalui makanan yang mengandung mikroplastik. Hasil memindaian menggunakan aplikasi “Beat The Microbead” terhadap beberapa produk jenis face scrub, body scrub, pasta gigi menghasilkan 3 katagori, yaitu : bebas mikroplastik, mengandung mikroplastik skeptis dan produk mengandung mikroplastik. Produk kode Mrn, jenis body scrub mengandung mikroplastik bahan polietilen, akrilat c10-30 alkil acrylate crosspolymer, peg-7 amodimethicone, trideceth-10. Hasil uji FTIR lanjutan terhadap sampel produk kode Mrn menunjukkan hasil match 94,26 dengan compound name Polyethylene, Low Density (LDPE). Kesimpulan dari penelitian, beberapa produk perawatan diri (personal care) yang beredar di pasaran mengandung mikroplastik. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan lebih peduli dalam memilih produk yang dibeli dengan mempertimbangkan kesehatan dan lingkungan
Solid Waste Temporary Collection Site (TPS) For the Lon Malang Beach Tourist Area, Sampang Regency Alfiah, Taty; Sari, Dwina Aprilianing; Pramestyawati, Talent Nia
Journal of Civil Engineering, Planning and Design Vol 3, No 1 (2024): May
Publisher : Faculty of Civil Engeneering and Planning - ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jcepd.2024.v3i1.5966

Abstract

Lon Malang beach tourism is one of the tourist attractions in Sampang district, developed as a sustainable tourism area. Naturally, Malang Lon Beach has white sand, and prawn cypresses, also equipped with several facilities including photo spots suitable for social media, games for children, etc. Research data was collected through interviews, field surveys, taking and measuring samples, and laboratory analysis. The research conclusion was that visitors to Lon Malang Sampang beach tourism produced a waste generation of 563.8 kg/day with a waste generation rate of 1.41 kg/person.day or 1.41 kg/visitor.day. Lon Malang beach tourism waste is dominated by styrofoam at 36.7%, food waste at 19.3%, plastic waste at 13.5%, and coconut shells at 12.8%. The density of Lon Malang Sampang beach waste gives an average measurement result of 79.6 kg/m3, with a water content of 41% and a water content of 3.06%. The Lon Malang Beach Waste Temporary Storage Place (TPS) is proposed to have a capacity of 12 m3, in the form of 2 (two) waste containers which will be transported using arm-roll trucks with a frequency of 3 (three) times per week.
Efisiensi Pengolahan pada Instalasi Pengolahan Air Limbah Kawasan Industri NIP Putri, Irviani Syaiful; Alfiah, Taty
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan industri merupakan area yang menampung berbagai jenis industri. Industri diharapkan berlokasi dalam kawasan industri, agar lokasi pembangunan pabrik/industri sesuai dengan tata guna lahan, memudahkan penyediaan infrastruktur, meningkatkan efisiensi, ramah lingkungan serta diharapkan dapat menarik investor. Penelitian dilaksanakan pada IPAL kawasan industri PT. Ngoro Industri Persada (NIP). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efisiensi pengolahan air limbah kawasan industri NIP.  Penelitian ini merupakan penelitian lapangan. Sampel air limbah diambil di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) NIP, tepatnya pada bangunan inlet dan outlet. Kualitas air limbah dianalisis untuk parameter COD, TSS, dan pH di laboratorium NIP. Pengambilan sampel air limbah menggunakan teknik grab sampling, atau pengambilan sampel air limbah sesaat. Frekuensi pengambilan sampel sebanyak 1 kali tiap hari, dilakukan sekitar jam 9 pagi dengan volume pengambilan sampel air limbah sebanyak 1 liter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kawasan industri PT. NIP telah dilengkapi dengan infrastruktur instalasi pengolah air limbah (IPAL) yang menggunakan tahapan pengolahan fisik, kimia dan biologi. Efisiensi IPAL kawasan industri NIP, sebesar 66,3 % untuk parameter TSS dan sebesar 62,1% untuk parameter COD. Pengolahan IPAL kawasan industri NIP menghasilkan efluen dengan nilai pH rata-rata  6,4, TSS sebesar 36 mg/L dan COD sebesar 125 mg/L. Parameter pH dan TSS telah memenuhi baku mutu air limbah kawasan industri, namun untuk parameter COD sedikit melebihi baku mutu air limbah kawasan industri, sehingga perlu peningkatan pengelolaan unit-unit pengolahan IPAL NIP agar bekerja secara optimal.
Potential Reduction of Low-Density Polyethylene (LDPE) Plastic Waste as A Paving Block Mixed Material Aryasatiani, John Acrimus; Alfiah, Taty
Journal of Civil Engineering, Planning and Design Vol 1, No 2 (2022): November
Publisher : Faculty of Civil Engeneering and Planning - ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jcepd.2022.v1i2.3677

Abstract

Paving blocks are the result of a mixture of Portland cement, sand, water, and with or without other additives. Based on the results of sampling the composition of plastic waste in temporary shelters for 7 days, the percentage of plastic waste generated is 14%, whereas the percentage of LDPE plastic waste is 8% and the non-LDPE is 6%. This research was conducted with a ratio of cement and sand of 1: 4 with variations of a mixture of low-density polyethylene (LDPE) plastic at 0%, 0.5%, 1%, 1.5%, and 2% by weight of sand. Paving block quality testing was carried out at the Environmental Engineering and Quality Laboratory, Department of Environmental Engineering and Concrete Laboratory, Civil Engineering, Adhi Tama Institute of Technology Surabaya. The results of the study showed that the greatest compressive strength was obtained in paving blocks with a plastic variation of 0.5%, which is 24,83 MPa. While the lowest compressive strength value is obtained at the paving block variation of 1.5%, which is 12.32 Mpa. The test results for the largest water absorption were obtained on paving blocks with a plastic variation of 2% with an average absorption of 6.45%, while the lowest water absorption was found in paving blocks with 1% plastic variation with an average absorption of 4.65%. it was concluded that the addition of reduced density polyethylene (LDPE) plastic from 0.5% to 2% had no significant impact on the addition of compressive strength and water absorption but tended to experience a decrease in the quality of the comparison sample. The potential for reducing LDPE plastic waste is 203,376 grams/day and produces 8,135 paving blocks with quality B. The purpose of this study is to the utilization of low-density polyethylene (LDPE) plastic waste in paving blocks and the effect on the quality of compressive strength and water absorption.
Analysis of Ground Water Quality Status in Tambakboyo Hamlet, Tikung District, Lamongan Regency Using Storet Method Rodu Dhuha Afrianisa; Pratama Sandi Alala; Taty Alfiah; Nazilatun Niswa; Erlinda Ningsih
Jurnal Teknologi dan Manajemen Vol 5, No 1 (2024): January
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jtm.2024.v5i1.5314

Abstract

Leachate from the Tambakrigadung Final Disposal Site has potential to contaminate ground water of residents in Tambakboyo Hamlet, Tambakrigadung Village, Tikung District, Lamongan Regency. Tambakboyo Hamlet is a residential area close to the Tambakrigadung TPA. This study was aimed at determining the effects of the distance between the well and the Tambakrigadung landfill on the water quality of the Tambakrigadung residents' wells. The sampling employed a purposive technique by taking water samples from dug wells belonging to residents. Sampling occurred at 7 points within 3 repetitions, taking into account the distance of the well from the landfill. To determine the level of contamination in the wells being studied, the researcher applied the STORET method. Water quality status based on storet method at points A, F and G has score -19, -11. -15, and poiytnt B,C,D,E has score -7,-5,-7,-5. The results of this study indicated that 3 wells belonged to a moderately polluted, and 4 well was categorized as having a lightly polluted.
Trickling Filter with River Stone and Hose Piece Media Variations for Treating Poultry Slaughterhouse Wastewater Alfiah, Taty; Naa, Aholiab Alfansen
Journal of Civil Engineering, Planning and Design Vol 4, No 1 (2025): May
Publisher : Faculty of Civil Engeneering and Planning - ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jcepd.2025.v4i1.7733

Abstract

The Poultry Slaughterhouse (RPU) operations menghasilkan wastewater dengan characteristics high organic matter dinyatakan dalam parameter (Biological Oxygen Demand) ,  (Chemical Oxygen Demand), suspended matter (Total Suspended Solid), and oils and fats sehingga harus diolah agar memenuhi effluent standard serta tidak mencemari perairan. Riset ini bertujuan untuk mengetahui apakah tickling filter dapat digunakan untuk mengolah poutry slaughterhouse wastewater. Wastewater taken form Wonokromo poutry slaughterhouse Surabaya. Penelitian dilaksankana menggunakan two wastewater tank, which (P1) untuk menampung slaughter wastewater, second tank (P2) to maintain waterpressure and tank pembagi ke two trickling filter reaktor. Trickling filter dalam penelitian ini menggunakan variasi media, first Trickling filter (R1) with stone media and second trickling filter (R2) with hose pieces media with flow rate 10 mililiter/menit. Trickling filter effluent be collected and examine at durataion 24, 96, 18 hours running and diukur nilai TSS, BOD and oils and fats remaining. Poutry Slaugherhouse wastewater distributed over trickling filter sehingga wastetwter tricle down to surface trickling filter media media. Concusion this research tat 
Efisiensi Penyisihan Parameter COD, BOD5, dan NH3-N pada Pengolahan Air Limbah Kawasan Industri Menggunakan Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR) Putri, Irviani Syaiful; Alfiah, Taty
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 5, No 1 (2025): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2025.v5i1.7955

Abstract

This research is conducted on a laboratory scale. The wastewater used in this study is raw wastewater collected from the wastewater treatment plant (WWTP) of an industrial area. The wastewater was taken from the equalization tank unit, while the microbial inoculum was taken from the clarifier unit. The MBBR reactor was built from PVC pipe with a volume of 10 L, filled with 20% Kaldnes K1 media and 80% wastewater based on reactor volume. The MBBR effluent was measured for pH, BOD5, COD, and NH₃-N over eleven days. The research results show that the industrial area wastewater at NIP exceeded the quality standards for COD, BOD₅, NH₃-N, and NO₃-N parameters. Wastewater treatment using MBBR technology with Kaldnes K1 media achieved removal efficiencies of 71.8%, 83.5%, and 69.6% for BOD5, COD, and NH₃-N, respectively. The MBBR biological treatment reduced BOD5, COD, and NH₃-N values from 160.6 mg/L, 379.1 mg/L, and 26 mg/L to 42.5 mg/L, 62.4 mg/L, and 7.9 mg/L, respectively. The MBBR effluent from industrial area wastewater treatment has met the applicable quality standards. MBBR technology is a promising wastewater treatment method suitable for various types of wastewater.