Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE UTILIZATION OF TECHNOLOGY IN LAW ENFORCEMENT ADDRESSING IUU FISHING FOR SUSTAINABLE GOVERNANCE IN THE FISHERIES SECTOR Tunjung Sekartaji, Raden Rara Hapsari; Ivanly, Ivanly
Hukum Responsif Vol 16 No 1 (2025): Vol 16 No 1 February 2025
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/responsif.v16i1.9913

Abstract

The role of technology in supporting sustainable fisheries governance in Indonesia, particularly in addressing the issues of Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) fishing, is crucial. This study emphasizes the main technological aspects: Vessel Monitoring System (VMS) and the usage of big data. It will indicate how integrating these technologies can strengthen law enforcement and support the sustainability of the fishery sector. VMS enables authorities to monitor the movement of ships in real time, enhancing the detection of illegal fishing activities. Meanwhile, big data analysis plays a significant role in identifying patterns and trends of IUU fishing through processing data related to ships, catches, and fish movements. Additionally, using the internet for socializing sanctions and regulations to the public raises awareness about the impacts of IUU fishing and the legal consequences faced. This study demonstrates that collaboration between technology and public policy can be the key to more effective and sustainable fisheries law enforcement efforts.
Penyuluhan Hukum Kepada Warga RW 07 Kelurahan Papanggo: Penanganan Kekerasan dalam Rumah Tangga Sihotang, Biner; Sekartaji, Raden Rara Hapsari Tunjung; Suliandi, Marwan; Kholifah, Nur; Ivanly, Ivanly
BERDIKARI Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/berdikari.v8i01.8568

Abstract

Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan masalah sosial serius di Indonesia, dengan data kasus tinggi di DKI Jakarta mencerminkan rendahnya kesadaran masyarakat. Pada RW 07 Kelurahan Papanggo, peningkatan pemahaman warga sangat diperlukan mengenai penanganan KDRT dan perlindungan hukum bagi korban, sesuai amanat UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004. Kegiatan pengabdian masyarakat ini, sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, bertujuan memperkenalkan perlindungan hukum atas KDRT dan cara penanganannya. Penyuluhan dilaksanakan luring pada 18 Januari 2025 di Kantor RW 07, menggunakan metode presentasi (infografis, PPT), diskusi/konsultasi untuk dugaan kasus, dan sesi tanya jawab. Sebelum penyuluhan, warga RW 07 secara umum belum memahami ruang lingkup KDRT, perlindungan hukum korban, dan peran masyarakat. Setelah mengikuti kegiatan, warga memperoleh pengetahuan dan pemahaman dasar yang lebih baik. Direkomendasikan adanya kontinuitas penyebarluasan informasi serta sosialisasi kesadaran hukum mengenai penanganan KDRT, mendorong perangkat RW dan peserta untuk menjadi agen penyampai pengetahuan ini demi menciptakan lingkungan yang lebih terlindungi.