Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Loyalitas Pelanggan Ditinjau dari Brand Awareness, Brand Image, dan Service Quality pada Mie Gacoan Surakarta Alvisina, Ilmiatuz Zahra; Dewi, Marshanda Zanetti Kusuma; Firmansyah, Muhammad Nabil; Ginting, Ranta Maulana; Salsabila, Salma; Aditama, Tyaga
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1199

Abstract

Mie Gacoan adalah brand mie pedas di Indonesia di sektor food and beverage, khususnya lewat gerai Mie Gacoan Surakarta yang berkembang cepat dan mengklaim posisi sebagai pemimpin pasar segmentasi mie pedas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tingkat loyalitas pelanggan dan menganalisis pengaruh brand image, brand awareness, dan service quality secara parsial di kalangan mahasiswa. Metode kuantitatif deskriptif digunakan dengan 92 mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Sebelas Maret angkatan 2022 sebagai responden yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis melibatkan serangkaian analisis seperti uji validitas, reliabilitas, normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, serta regresi linier berganda dan pengujian hipotesis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa brand awareness dan brand image memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan, sementara service quality tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Mahasiswa difasilitasi sebagai mitra riset pasar dengan melakukan studi lapangan, analisis perilaku konsumen, dan pengujian konsep kampanye pemasaran sehingga memperoleh pengalaman praktis sekaligus memberikan umpan balik strategis bagi Mie Gacoan. Temuan ini dapat membantu pengelola perusahaan menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif. Disarankan penelitian selanjutnya menggunakan desain longitudinal dan focus group discussion untuk menangkap dinamika loyalitas pelanggan, menguji variabel baru seperti persepsi kualitas dan pengalaman digital, serta melibatkan sampel lebih beragam melalui purposive atau stratified random sampling agar temuan dapat digeneralisasi ke populasi lebih luas.
Pengembangan Keterampilan Sosial Melalui Model STAD sebagai Optimalisasi Kurikulum Merdeka Berbasis Deep learning Mata Pelajaran Ekonomi SMA Negeri 1 Surakarta Margareta, Amanda Dhea; Hisan, Anni Khoirotul; Dewi, Marshanda Zanetti Kusuma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4291

Abstract

Kurikulum Merdeka berbasis deep learning yang didukung dengan delapan Dimensi Profil Lulusan (DPL) tidak hanya menuntut peserta didik mampu dari segi kognitif saja, tetapi juga harus memiliki keterampilan sosial yang baik. SMA Negeri 1 Surakarta telah menerapkan model Kurikulum Merdeka berbasis deep learning namun masih terdapat beberapa permasalahan seperti pembelajaran teacher centered learning yang masih diterapkan serta rendahnya keterampilan sosial peserta didik. Dalam upaya memecahkan permasalahan tersebut, penelitian ini difokuskan untuk mengkaji pengembangan keterampilan sosial melalui model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) sebagai bentuk dari optimalisasi penerapan Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Surakarta. Studi ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif berorientasi deskriptif. Data penelitian ini dikumpulkan melalui lima cara yaitu observasi lapangan, kegiatan wawancara, dokumentasi dan telaah dokumen peneliti terdahulu. Temuan pada penelitian berhasil ini menunjukkan bahwa perlu diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Sebab melalui penerapan model ini akan tercipta pembelajaran yang berpusat pada siswa yang tidak semata-mata menekankan pada kemampuan kognitif, namun juga mengembangkan kompetensi sosial siswa seperti kerjasama, kepemimpinan, komunikasi, dan rasa tanggung jawab pada kelompok. Perlu adanya sinergi antara tim pengembangan kurikulum dan guru mata pelajaran dalam mengimplementasikan pembelajaran dengan model STAD ini dalam aktivitas belajar peserta didik sehingga terjadi peningkatan kualitas pembelajaran dan peningkatan output dari siswa, khususnya kemampuan sosial siswa.