Ariga, Iswanto
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Berbagai Jenis Pengorganisasian Kurikulum Laksana, Indra; Ariga, Iswanto; Retno, Suci Ananda; Hariani, Hariani; Panggabean, Hadi Saputra
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 3 (2025): July, Social Studies, Educational Research and Humanities Research.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i3.47184

Abstract

Pengorganisasian pada kurikulum merupakan sebuah bentuk penyususnan bahan ajar yang akan diberikan kepada peserta didik. Pengorganisasian ini juga merupakan sebuah cara untuk mempermudah ketercapaian dalam proses belajar mengajar sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara efektif dan efisien. Tulisan ini bertujuan untuk mengulas berbagai jenis pengorganisasian kurikulum yang dikembangkan oleh para ahli pendidikan serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengorganisasian pada kurikulum. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi pustaka. Hasil telaah menunjukkan bahwa terdapat beberapa jenis pengorganisasian kurikulum, seperti kurikulum mata pelajaran, kurikulum terhubung, kurikulum luas, kurikulum terpadu dan kurikulum inti. Pemilihan jenis pengorganisasian kurikulum yang tepat harus mempertimbangkan berbagai macam faktor, diantaranya tujuan pendidikan, karakteristik peserta didik, kondisi sekolah serta konteks sosial dan budaya.
Revitalisasi Peran Masjid dalam Menguatkan Pendidikan Agama Islam di Desa Sukadono, Kabupaten Deli Serdang Ariga, Iswanto; Panggabean, Hadi Saputra
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mkd.v10i1.12197

Abstract

Mosques have long played a strategic role in shaping Muslim character through Islamic Religious Education (IRE). In many rural contexts, however, including Sukadono Village, Deli Serdang Regency, the educational function of mosques has gradually declined and become less responsive to community needs. This study addresses this gap by examining the current condition of mosque-based IRE in Sukadono, identifying the structural and socio-cultural constraints that hinder its implementation, and formulating revitalization strategies grounded in local needs and community participation. Employing a qualitative descriptive approach with a case study design, data were collected through participant observation, in-depth interviews, and document analysis. The data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The findings reveal that limitations in human resources, program sustainability, and community engagement significantly affect the effectiveness of mosque-based education. This study argues that participatory, context-sensitive revitalization strategies can restore the mosque’s educational role and strengthen its relevance in rural settings. The novelty of this research lies in its participatory focus on rural mosques, offering a sustainable model for community-based Islamic education development.