Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Olah Gerak Mv. Aquagenie 1 Pada Saat Berlabuh Jangkar di Yeosu Anchorage Egbert Edward Djajasasana; Muh. Arif Rahman
JURNAL VENUS Vol 13 No 1 (2025): Maret
Publisher : PIP Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48192/vns.v13i1.745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis olah gerak kapal MV. Aquagenie saat berlabuh jangkar di Yeosu Anchorage, Korea Selatan, serta mengevaluasi faktor-faktor penyebab insiden jangkar larat yang terjadi. Kapal sebagai sarana transportasi laut tidak terlepas dari risiko operasional, terutama saat menghadapi kondisi cuaca buruk, arus, dan angin kencang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa insiden jangkar larat yang dialami MV. Aquagenie pada 25 Juli 2023 disebabkan oleh beberapa faktor utama, yaitu pemilihan lokasi labuh yang kurang tepat, panjang rantai jangkar yang tidak memadai, serta kelalaian dalam dinas jaga saat cuaca mulai memburuk. Kapal berlabuh di area outer anchorage (D-1) tanpa bantuan pandu, dengan kondisi awal cuaca yang baik. Namun, cuaca kemudian berubah drastis dengan kecepatan angin mencapai ±35 knot, menyebabkan jangkar tidak mampu menahan kapal sehingga kapal mengalami pergeseran posisi (larat). Sebagai langkah mitigasi, penelitian ini merekomendasikan pelatihan khusus bagi awak kapal, peningkatan koordinasi dalam dinas jaga, serta pengawasan rutin terhadap kondisi jangkar dan peralatan pendukung selama kapal berlabuh jangkar.
ANALISIS KETERLAMBATAN BONGKAR MUATAN DI MV. RASUNA BARUNA M. Adhan Febriansa Saputra; Egbert Edward Djajasasana; Abd. Majid
E-Mabis: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 27 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/e-mabis.v27i1.1590

Abstract

The cargo discharging process is a primary operational activity that determines berthing time efficiency and vessel operating costs. On MV. Rasuna Baruna, delays in cargo discharging still occur, affecting sailing schedules and ship productivity. This study aims to identify the factors causing the delays and to formulate appropriate corrective measures. This research employed a descriptive qualitative method. Data were collected through direct onboard observation, semi-structured interviews with the Master, Chief Officer, crane operators/technicians, port officers and stevedoring company (PBM), as well as documentation. The data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing to obtain a factual and systematic description. The results indicate that the delays were mainly caused by technical problems of the deck crane, such as slewing bearing wear, decreased hydraulic pressure, and wire grab damage. Other contributing factors include suboptimal preventive maintenance and less effective operational coordination. The measures taken include improving routine maintenance, replacing worn components, optimizing officers' supervision, and strengthening coordination with the port and stevedoring company to enhance discharging productivity. Keywords: cargo discharging delay, deck crane, maintenance, productivity, operational coordination.
ANALISIS FIRE DRILL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESIAPAN CREW DALAM MENGHADAPI KEBAKARAN DI MV. SAO LOUIS Ivan Claudhio Randa Linggi; Egbert Edward Djajasasana; Abdul Majid
E-Mabis: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 27 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/e-mabis.v27i1.1631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan fire drill dalam meningkatkan kesiapan crew menghadapi kebakaran di atas MV. SAO LOUIS, mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi selama pelaksanaan fire drill, serta mengetahui dan mengevaluasi upaya-upaya yang dilakukan guna meningkatkan kesiapan crew dalam menghadapi keadaan darurat kebakaran. Penelitian dilaksanakan dengan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Penelitian dilaksanakan selama periode Agustus 2024 - Agustus 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan fire drill di MV. SAO LOUIS pada umumnya telah dilaksanakan sesuai prosedur yang mengacu pada ketentuan SOLAS dan Safety Management System perusahaan. Namun, masih terdapat beberapa kendala, seperti kurangnya pemahaman crew baru terhadap prosedur keadaan darurat, kurangnya komunikasi dan koordinasi saat latihan berlangsung, serta masih ditemukannya kesalahan dalam penggunaan peralatan pemadam kebakaran. Upaya peningkatan kesiapan crew dilakukan melalui pelaksanaan familiarization, safety meeting, evaluasi setiap selesai fire drill, serta pemberian arahan dan pengawasan secara langsung oleh para perwira kapal. Kata Kunci: fire drill, kebakaran, kesiapan crew, safety culture
UPAYA PERAWATAN FIRE EXTINGUISHER UNTUK MENCEGAH BAHAYA KEBAKARAN DI ATAS KAPAL Kabul Mulyanto; Egbert Edward Djajasasana; Abd. Majid
E-Mabis: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 27 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/e-mabis.v27i1.1633

Abstract

Kapal tanker merupakan salah satu jenis kapal yang memiliki tingkat risiko kebakaran tinggi karena mengangkut muatan mudah terbakar, seperti aspal cair pada MT. Edricko 2. Oleh karena itu, kesiapan dan kondisi alat pemadam api ringan (fire extinguisher) menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan kebakaran di atas kapal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi dan perawatan fire extinguisher serta mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaannya sebagai bagian dari sistem keselamatan kapal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di atas kapal, wawancara dengan awak kapal yang bertanggung jawab terhadap perawatan alat keselamatan, serta studi dokumentasi terhadap prosedur dan logbook perawatan. Penelitian dilaksanakan selama kegiatan Praktik Laut (PRALA) periode September 2024 hingga September 2025 di atas kapal MT. Edricko 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi dan perawatan fire extinguisher di atas kapal belum sepenuhnya optimal. Hal ini ditunjukkan dengan ditemukannya kerusakan pada komponen alat, yaitu pin segel pengaman yang tidak dalam kondisi layak pakai. Selain itu, ditemukan kendala berupa kurangnya ketelitian dalam pemeriksaan komponen kecil, pencatatan perawatan yang belum konsisten, serta pemahaman awak kapal terhadap standar kelayakan alat yang masih terbatas. Kondisi ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara pelaksanaan di lapangan dengan ketentuan internasional seperti SOLAS Chapter II-2 yang mengharuskan seluruh peralatan pemadam kebakaran selalu dalam kondisi siap pakai. Kata Kunci: Fire Extinguisher, Perawatan, Kebakaran Kapal, SOLAS, MT. Edricko 2