Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kesesuaian Konsep Biologi Dalam Kartun Animasi Magic School Bus Sebagai Sumber Belajar IPA: (Analysis of the Suitability of Biological Concepts in the Magic School Bus Animated Cartoon as a Science Learning Resource) Fakihuddin , Muhammad; Qurbaniah, Mahwar; Sunandar , Ari
BIODIK Vol. 11 No. 02 (2025): June 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biodik.v11i02.40033

Abstract

Magic School Bus is one of the animation products that can be used to improve students' skills in understanding science subject matter. The purpose of this researcher is to find out the concept of biology, the suitability of the concept with scientific literature, and biology learning materials related to the concept of biology in the animated cartoon Magic School Bus. This research is a Library Research or library research. The instruments used in this study were observation sheets, concept data cards, expert verification sheets, and research instrument validation sheets. Data analysis was carried out by looking for the biology concepts contained in the minutes of each episode along with scientific literature, as well as biology learning materials related to the concept of biology in the animated cartoon. Then the biology concepts obtained were verified by material experts first to determine whether or not the concept was appropriate. So that 83 biology concepts were found in animated cartoons and also scientific literature concepts, 2 of which were not in accordance with scientific literature. The results obtained were that the percentage of the suitability of the concept of biology in this animated cartoon with the concept of scientific literature was 97.60% with the category Very Appropriate. Biology learning materials related to the concept of biology in the animated cartoon "Magic School Bus" season 1, are seen based on the independent curriculum syllabus or better known as the Learning Flow and Objectives (ATP). So it is known that there are 9 biology materials contained in this animated cartoon, namely the Human Digestive System, Human Immune System, Human Respiratory System, Viruses and Bacteria, Ecosystem, Water Cycle, Adaptation of Living Things, Reproductive System, and Human Circulatory System. Abstrak. Magic School Bus merupakan salah satu produk dari animasi yang dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam memahami materi pelajaran IPA. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui konsep biologi, kesesuaian konsep dengan  literatur ilmiah, serta materi pembelajaran biologi yang berkaitan dengan konsep biologi pada kartun animasi Magic School Bus. Metode penelitian yang digunakan adalah Library Research atau penelitian kepustakaan dan Studi Dokumentasi. Kajian kepustakaan adalah mencari beragam informasi yang berasal dari pustaka. Berupa artikel jurnal, buku, literatur, maupun publikasi ilmiah lainnya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, kartu data konsep, lembar verifikasi ahli, dan lembar validasi instrumen penelitian. Analisis data dilakukan dengan cara mencari konsep biologi yang terkandung di menit-menit setiap episodenya beserta literatur ilmiah, juga materi pembelajaran biologi yang berkaitan dengan konsep biologi pada kartun animasi tersebut.  Kemudian konsep-konsep biologi yang di dapat, di verifikasi oleh 3 orang ahli materi biologi terlebih dahulu untuk mengetahui sesuai atau tidak sesuainya konsep biologi yang terdapat dalam kartun animasi tersebut dengan konsep biologi yang diutarakan para ahli bedasarkan jurnal atau artikel ilmiah. Sehingga ditemukan 83 konsep biologi pada kartun animasi dan juga konsep literatur ilmiahnya, 2 konsep biologi diantaranya tidak sesuai dengan literatur ilmiah. Hasil yang didapat yaitu diketahui persentase tingkat kesesuaian konsep biologi kartun animasi ini dengan konsep literatur ilmiah yaitu sebanyak 97,60 % dengan kategori Sangat Sesuai. Materi pembelajaran biologi yang berkaitan dengan konsep biologi pada kartun animasi “Magic School Bus” season 1, dilihat berdasarkan silabus kurikulum merdeka atau lebih dikenal dengan Alur dan Tujuan Pembelajaran (ATP). Sehingga diketahui terdapat 9 materi biologi yang terdapat dalam kartun animasi ini yaitu Sistem Pencernaan Manusia, Sistem Kekebalan Tubuh Manusia, Sistem Pernafasan Manusia, Virus dan Bakteri, Ekosistem,Siklus Air, Adaptasi Makhluk Hidup, Sistem Reproduksi, dan Sistem Peredaran Darah Manusia.
Pengembangan Buku Saku Berbasis Potensi Buah Lokal Kabupaten Sekadau Pada Materi Keanekaragaman Hayati: (Development of Pocketbooks Based on the Potential of Local Fruits in Sekadau Regency on Biodiversity Material) Solehah, Meutia; Setiadi, Anandita Eka; Sunandar , Ari
BIODIK Vol. 11 No. 02 (2025): June 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biodik.v11i02.43818

Abstract

The utilization of fruit plants is local wisdom and cultural wealth that needs to be preserved. Preservation of this knowledge can be done through learning media. This study aims to produce valid learning media and measure positive responses from students. This research is a Research and Development (R&D) study with the ADDIE development model which consists of 5 stages, namely: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evalution. The instruments used are observation sheets, interview sheets, questionnaires, and validation sheets. The results of the validation test were very valid in the material aspect 88.33% (very valid), the media aspect 95.31% (very valid), and the language aspect 91.07% (very valid). Students gave very positive responses on small-scale trials (94.82%) and large-scale trials (94.93%). The results showed that the pocket book of local fruits in Sekadau Regency was valid for use in learning and received positive responses from students. Abstrak. Pemanfaatan tanaman buah merupakan kearifan lokal dan kekayaan budaya yang perlu dilestarikan. Pelestarian pengetahuan ini dapat dilakukan melalui media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran yang valid dan mengukur respon positif dari siswa. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Devolopment (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu: Analysis (Analisis), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evalution (Evaluasi). Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, lembar wawancara, angket, dan lembar validasi. Hasil uji validasi adalah sangat valid pada aspek materi 88,33% (sangat valid), aspek media 95,31% (sangat valid), dan aspek bahasa 91,07% (sangat valid). Siswa memberikan respon yang sangat positif pada uji coba skala kecil (94,82%) dan uji coba skala besar (94,93%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku saku buah lokal Kabupaten Sekadau valid untuk digunakan dalam pembelajaran dan mendapat respon positif dari siswa.
Etnobotani Tanaman Aromatik Suku Melayu Sambas Sebagai Sumber Belajar Kontekstual Biologi SMA: (Ethnobotany of Aromatic Plants of The Malay Sambas Tribe as a Conetxtual Learning Resource for High School Biology) Sandi, Friti May; Rahayu, Hanum Mukti; Sunandar , Ari
BIODIK Vol. 10 No. 4 (2024): Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biodik.v10i4.38636

Abstract

The Sambas Malay tribe utilizes aromatic plants for traditional, medicinal, and culinary purposes. This research aims to identify the aromatic plant species used by the Sambas Malay tribe and evaluate their potential as a biology learning resource. Using an ethnographic approach with qualitative methods, data were collected through interviews, observations, documentation, identification, and questionnaires. The results revealed 26 species from 18 plant families that are used in the traditional, medicinal, and culinary practices of the Sambas Malay tribe. These aromatic plants were considered valuable as a biology learning resource, receiving a score of 72% based on responses from teachers. This material can be applied in biodiversity lessons for 10th-grade high school students (SMA). Abstrak. Suku Melayu Sambas memanfaatkan tanaman aromatik untuk tradisi, pengobatan, dan kuliner. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies tanaman aromatik yang digunakan oleh suku Melayu Sambas dan menilai potensinya sebagai sumber belajar biologi. Menggunakan pendekatan etnografi dengan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, identifikasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 26 spesies dari 18 famili tumbuhan teridentifikasi dalam tradisi adat, pengobatan, dan kuliner suku Melayu Sambas. Tanaman aromatik tersebut dinilai layak menjadi sumber belajar biologi dengan skor 72% berdasarkan angket respon dari guru. Materi ini dapat diterapkan dalam pembelajaran keanekaragaman hayati untuk kelas X SMA.