Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Abdul Haris; Candra Wisnu Nugroho; Juraidin; Muhammad Asad Imaduddin; Muhammad Amin
Jurnal Teras Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1: Januari (2025)
Publisher : PT. Teras Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

arkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA), atau yang lebih dikenal dengan sebutan Narkoba, adalah obat-obatan terlarang. Morfin, yang digunakan sebagai anti nyeri atau penghilang rasa sakit, adalah salah satu kegunaan obat-obatan dapat membahayakan penggunanya. Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) merupakan upaya penting dalam mengurangi dampak negatif narkotika di masyarakat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, serta mendorong partisipasi aktif dalam pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkotika. Melalui berbagai bentuk kegiatan sosialisasi, seperti penyuluhan, seminar, kampanye, dan distribusi materi edukasi, P4GN berfokus pada anak-anak, remaja dan masyarakat awam yang berisiko tinggi terhadap penyalahgunaan narkotika, serta memfasilitasi akses ke rehabilitasi bagi mereka yang terjerat dalam penyalahgunaan narkoba. Penyalahgunaan narkoba (baik narkotika maupun obat-obatan terlarang) semakin marak terjadi di kalangan anak-anak dan remaja yang akan menjadi calon pemimpin bangsa. masa depan bangsa. Oleh karna demikian senergi antara lingkungan sekolah, masyarakat, aparat desa, BNN, dan penegak hukum terkait dapat menciptakan masyarakat yang bebas dari narkotika dan mengurangi angka prevalensi penyalahgunaan narkoba.
Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) : Menu Gizi Seimbang Isi Piringku Darmin; Juraidin; Muslimah; Aulya Rizkyna Putri; Arif Ramadhan; Lulu Mufidah; Distiqamah; Nurul Mifta Amalia; Wulan Apriati
CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 4 No 1 (2026): CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/cemara.v4i1.3539

Abstract

Pemberdayaan masyarakat melalui edukasi gizi merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang pola makan sehat sejak usia dini. Program edukasi gizi seimbang dengan konsep Isi Piringku bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa sekolah dasar mengenai komposisi makanan yang tepat dalam satu porsi makan. Kegiatan ini dilaksanakan pada siswa di tiga sekolah, yaitu SDN 63 Kota Bima, SDN 66 Kota Bima, dan SDIT At-Tadzkir Kota Bima, dengan jumlah responden sebanyak 65 orang. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, serta penggunaan media edukasi seperti leaflet, poster, dan alat peraga. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan siswa sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pre-test sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan rendah (64,6%), sedangkan yang memiliki pengetahuan tinggi hanya 35,4%. Setelah diberikan edukasi, terjadi peningkatan pada hasil post-test, dimana responden dengan pengetahuan tinggi meningkat menjadi 58,5%, sementara pengetahuan rendah menurun menjadi 41,5%. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi gizi seimbang dengan pendekatan Isi Piringku efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. Keberhasilan kegiatan ini juga didukung oleh metode penyampaian yang interaktif serta antusiasme siswa selama proses pembelajaran.Dengan demikian, program pemberdayaan masyarakat melalui edukasi gizi seimbang Isi Piringku dapat menjadi strategi promotif dan preventif dalam meningkatkan pengetahuan gizi sejak dini. Oleh karena itu, kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi dalam lingkungan sekolah untuk mendukung pembentukan perilaku hidup sehat pada anak.
Dampak Program Makan Bergizi (MBG) Terhadap Kejadian Underweight Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Rasanae Timur Kota Bima Juraidin; Darmin; Nurismutiaraquranis; Abel Oktaviani; Harlina Natalia; Ros Diani; Airin; Aldy
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1145

Abstract

Masalah gizi balita seperti  Underweight pada balita merupakan salah satu masalah gizi yang dapat memengaruhi pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan anak. Kondisi ini terjadi akibat kurangnya asupan gizi yang cukup dalam jangka waktu tertentu sehingga berat badan anak berada di bawah standar usianya. Salah satu upaya pemerintah dalam menanggulangi masalah gizi balita adalah melalui Program Makan Bergizi (MBG). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak Program Makan Bergizi (MBG) terhadap kejadian underweight pada balita di wilayah kerja Puskesmas Rasanae Timur Kota Bima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik observasional. Populasi penelitian berjumlah 868 balita usia 12–59 bulan dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar balita merupakan penerima MBG, yaitu sebanyak 726 balita (83,6%), sedangkan yang tidak menerima MBG sebanyak 142 balita (16,4%). Status underweight menunjukkan bahwa mayoritas balita berada pada kategori normal, yaitu sebanyak 799 balita (92,1%). Hasil analisis bivariat menunjukkan nilai p=0,000 (<0,05) yang berarti terdapat hubungan signifikan antara Program Makan Bergizi dengan kejadian underweight pada balita. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Program Makan Bergizi memberikan dampak positif dalam membantu menurunkan kejadian underweight pada balita di wilayah kerja Puskesmas Rasanae Timur Kota Bima.