Abdul Haris
Universitas Muhammadiyah Bima

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peningkatan Literasi Melalui Program Study Tour di Sekolah Dasar Ahmad Ahmad; Abdul Haris; Hermansyah Hermansyah; Wahyu Mulyadi
Muróbbî: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/murobbi.v8i1.2513

Abstract

The purpose of this service activity is motivated by the low literacy culture of students which can be seen from the low interest in reading of children in Kalampa Village, the low interest in reading is caused by several factors including family, environment, peers, and mobile phones. As an effort to improve children's literacy in Kalampa Village, a programme called Study Tour was designed with an integrated learning concept and outclass learning activities were carried out. The parties involved in this service activity are elementary school children in Kalampa Village, and students of PGMI Study Programmes of IAI Muhammadiyah Bima. In this service, the PAR (Participatory Action Research) method is used, which consists of several implementation phases, such as observation, planning, implementation, and evaluation. The results of the implementation of the study tour are very influential on increasing children's literacy and can foster children's learning motivation. through Study Tour activities children can express themselves through several games applied in learning. With intense guidance and an individualised approach, it has made a difference in improving children's literacy.
Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Pembiasaan Keagamaan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Bima Mas’ah, Mas’ah; Hadijah, St.; Syarifuddin, Syarifuddin; Sahid, Abdus; Haris, Abdul
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 1 (Januari 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i1.4249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan karakter melalui pembiasaan kegiatan keagamaan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Bima. Pendidikan karakter merupakan salah satu upaya penting dalam membentuk sikap, perilaku, dan nilai-nilai positif pada siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter di MIN 3 Bima dilakukan melalui berbagai kegiatan keagamaan yang rutin, seperti sholat berjamaah, doa bersama sebelum dan sesudah pembelajaran, membaca Al-Qur'an, dan kegiatan keagamaan lainnya. Kegiatan-kegiatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai rutinitas harian, tetapi juga sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai religius, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerjasama antar siswa. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan waktu dan sumber daya untuk melaksanakan kegiatan keagamaan secara konsisten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembiasaan kegiatan keagamaan merupakan salah satu strategi efektif dalam implementasi pendidikan karakter di MIN 3 Bima. Oleh karena itu, disarankan agar sekolah terus memperkuat program-program keagamaan, meningkatkan keterlibatan semua pihak, serta menyediakan sumber daya yang memadai untuk mendukung keberhasilan pendidikan karakter.
Peran Orangtua dalam Meningkatkan Literasi Anak di Desa Labuan Jambu Kabupaten Sumbawa Mujahidah Mujahidah; Abdussahid Abdussahid; Abdul Haris
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 1 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i1.311

Abstract

Di Desa Labuhan Jambu, Kabupaten Sumbawa, terdapat beberapa permasalahan yang menghambat pengembangan literasi anak. Dua permasalahan utama yang di hadapi adalah kurangnya kesadaran orangtua tentang pentingnya literasi dalam meningkatkan kualitas hidup anak, sehingga mereka tidak memprioritaskan kegiatan literasi di rumah selain itu keterbatasan ekonomi menjadi hambatan literasi di Desa Labuhan Jambu. Banyak orangtua yang lebih banyak bekerja di landang untuk memenuhi kehidupan sehari-hari, sehingga mereka tidak memiliki waktu dan sumber daya yang cukup untuk mendukung literasi anak-anak mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman orangtua mengenai pentingnya literasi bagi anak, dan untuk mengetahui strategi apa saja yang diterapkan orangtua untuk meningkatkan literasi anak di Desa Labuan Jambu Kabupaten Sumbawa. Dalam riset ini, pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan dengan orangtua dan anak sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tiga metode yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa orangtua mengemban fungsi ganda dalam meningkatkan literasi anak, yaitu sebagai orangtua dan juga bertindak sebagai pendidik di lingkungan rumah, sekaligus memberikan dorongan semangat kepada anak. Studi ini juga menemukan berbagai hambatan yang dihadapi orangtua dalam proses pengembangan literasi anak, meliputi: keterbatasan latar belakang pendidikan orangtua, keterbatasan kondisi ekonomi keluarga, tantangan dalam mengatur waktu, serta pendekatan pembelajaran yang diimplementasikan. Dampak positif adalah untuk meningkatkan kesadaran orangtua, meningkatkan kemampuan literasi anak meningkatkan kualitas Pendidikan dan meningkatkan prestasi orangtua. Namun penelitian ini juga memiliki dampak negatif seperti keterbatasan sumber daya, dan tergantungan pada orangtua.
PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK PADA MATA PELAJARAN IPS DALAM MENDORONG KREATIVITAS SISWA SDN 21 TOLOMUNDU KOTA BIMA Haris, Abdul; Aulya, Aulya; Abdussahid, Abdussahid; Wulandari, Astrid
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol 8 No 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v8i1.2855

Abstract

Pembelajaran Berbasis Proyek atau Project Based Learning (PBL) dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SDN 21 Kota Bima bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa melalui pendekatan pembelajaran yang aktif dan kontekstual. PBL memaksa siswa bekerja dalam tim untuk menyelesaikan proyek yang berkaitan dengan dunia nyata. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dan berjenis penelitian lapangan. Untuk mengumpulkan data, observasi, wawancara, dan dokumentasi, Proses pengolahan dan analisis data yang digunakan oleh Miles dan Huberman termasuk penyesuaian, penyajian, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Studi ini menemukan bahwa pembelajaran berbasis proyek dapat membantu peserta didik Kelas V di SDN 21 Kota Bima menjadi lebih aktif, bersemangat, dan antusias. Selain itu, kegiatan pembelajaran berbasis proyek membantu siswa dalam mengembangkan ide-ide kreatif dan inovatif mereka. Oleh karena itu, PBL tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa tentang materi IPS, tetapi juga mengajarkan mereka keterampilan yang sangat penting untuk menghadapi kesulitan di masa depan. Pembelajaran berbasis proyek ini, dianggap sebagai pendekatan pembelajaran yang efektif untuk menciptakan karakter tingkat sekolah dasar. keterlibatan dalam model Project-Based Learning yang dapat dianggap sebagai pendekatan pembelajaran yang efektif dalam membentuk karakter tingkat Sekolah Dasar.
Penerapan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Digital pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SD Muhammadiyah Gilipanda Kota Bima Tahun Pelajaran 2024/2025 Fitri Andriani; Muslimin Muslimin; Abdul Haris
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.326

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Muhammadiyah GiliPanda Kota bima masih belum maksimal dalam pencapaian target pembelajaran yang diharapkan. Masalah yang mucul dalam proses pembelajaran mata pelajaran Bahsa Indonesia di SD Muhammadiyah GiliPanda Kota Bima yaitu terletak pada proses yang dilakukan oleh guru dan kondisi siswa. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari sampai dengan bulan Maret, Penelitian dilakukan selama 2 bulan, dan dilakukan pada tahun 2025. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan media pembelajaran berbasis teknologi digital dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta mencari solusi untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Lokasi penelitian yaitu SD Muhammadiyah Kota Bima . Subjek penelitian ini yaitu siswa SD Muhammadiyah Kota Bima. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis data kualitatif, yang terdiri dari tiga tahapan utama: reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi digital dalam pembelajaran Bahasa Indonesia meningkatkan minat dan pemahaman siswa melalui pembelajaran yang lebih interaktif dan fleksibel. Namun, kendala seperti keterbatasan akses perangkat, kurangnya keterampilan guru, dan potensi gangguan digital masih menjadi tantangan. Solusi yang diperlukan mencakup penyediaan fasilitas teknologi, pelatihan guru, serta metode pembelajaran yang lebih efektif. Dengan strategi yang tepat, media digital dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan mendukung perkembangan pendidikan di era digital. Hasil penelitian ini memiliki implikasi dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran Bahasa Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital. Penerapan media digital dapat mendukung proses belajar yang lebih interaktif dan mandiri bagi siswa. Sebagai rekomendasi, diperlukan peningkatan infrastruktur teknologi, pelatihan guru dalam pemanfaatan media digital, serta pengembangan metode pembelajaran yang lebih adaptif agar hasil belajar siswa semakin optimal.
PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK PADA MATA PELAJARAN IPS DALAM MENDORONG KREATIVITAS SISWA SDN 21 TOLOMUNDU KOTA BIMA Abdul Haris; Aulya Aulya; Abdussahid Abdussahid; Astrid Wulandari
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 8 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v8i1.2855

Abstract

Pembelajaran Berbasis Proyek atau Project Based Learning (PBL) dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SDN 21 Kota Bima bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa melalui pendekatan pembelajaran yang aktif dan kontekstual. PBL memaksa siswa bekerja dalam tim untuk menyelesaikan proyek yang berkaitan dengan dunia nyata. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dan berjenis penelitian lapangan. Untuk mengumpulkan data, observasi, wawancara, dan dokumentasi, Proses pengolahan dan analisis data yang digunakan oleh Miles dan Huberman termasuk penyesuaian, penyajian, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Studi ini menemukan bahwa pembelajaran berbasis proyek dapat membantu peserta didik Kelas V di SDN 21 Kota Bima menjadi lebih aktif, bersemangat, dan antusias. Selain itu, kegiatan pembelajaran berbasis proyek membantu siswa dalam mengembangkan ide-ide kreatif dan inovatif mereka. Oleh karena itu, PBL tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa tentang materi IPS, tetapi juga mengajarkan mereka keterampilan yang sangat penting untuk menghadapi kesulitan di masa depan. Pembelajaran berbasis proyek ini, dianggap sebagai pendekatan pembelajaran yang efektif untuk menciptakan karakter tingkat sekolah dasar. keterlibatan dalam model Project-Based Learning yang dapat dianggap sebagai pendekatan pembelajaran yang efektif dalam membentuk karakter tingkat Sekolah Dasar.
PENGARUH PEMBIASAAN IBADAH TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN ANAK DI MADRASAH IBTIDAIYAH KOTA BIMA: Pengaruh Pembiasaan Ibadah terhadap Pembentukan Karakter Disiplin Anak di Madrasah Ibtidaiyah Kota Bima Ikhsan Maulana; Abdul Haris; Ihwan Ihwan
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 9 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v9i1.4276

Abstract

Penanaman karakter disiplin sejak usia dini menjadi landasan penting dalam pendidikan karakter anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pembiasaan ibadah terhadap pembentukan karakter disiplin siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kota Bima. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi kegiatan ibadah harian, wawancara dengan guru dan siswa, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rutinitas ibadah sehari-hari, seperti sholat dhuha dan dzuhur berjamaah, tadarus Al-Qur’an, dan doa bersama, berkontribusi positif dalam membentuk sikap disiplin siswa. Siswa yang terlibat aktif dalam pembiasaan ibadah terlihat lebih tepat waktu, patuh pada aturan, bertanggung jawab dalam tugas, dan memiliki kebiasaan hidup teratur. Pembiasaan ini juga didukung oleh peran guru Pendidikan Agama Islam yang memberikan teladan dan pengawasan konsisten. Kesimpulannya, pembiasaan ibadah secara terstruktur dan konsisten efektif dalam menumbuhkan karakter disiplin pada anak sekolah dasar Islam. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi kegiatan religius dalam rutinitas sekolah dapat menjadi strategi praktis dalam pendidikan karakter disiplin.
IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM KURIKULUM MERDEKA PERSPEKTIF PENDIDIKAN JOHN DEWEY Muslim Muslim; Abdul Haris
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 8 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v8i2.4279

Abstract

Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka bertujuan untuk membangun karakter dan kompetensi siswa sesuai nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong, toleransi, dan berpikir kritis. Artikel ini mengkaji penerapan P5 dari perspektif pendidikan progresivisme John Dewey, yang menekankan pengalaman langsung, pembelajaran kontekstual, dan kolaborasi sebagai inti pendidikan. P5 dirancang untuk mendekatkan pembelajaran pada dunia nyata melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek yang melibatkan siswa secara aktif dalam memecahkan masalah sosial di lingkungan mereka. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis konsep dan penerapan P5 berdasarkan teori pendidikan progresivisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan P5 tidak hanya membangun kompetensi akademik, tetapi juga memperkuat karakter siswa, seperti kreativitas, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya, kesiapan sekolah, dan pemahaman guru terhadap prinsip progresivisme Dewey menjadi hambatan dalam implementasinya. Dengan pendekatan holistik, eksploratif, dan berpusat pada siswa, P5 memberikan ruang bagi siswa untuk mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu dalam proses pembelajaran. Studi ini menyimpulkan bahwa pendidikan progresivisme Dewey relevan dalam mendukung tujuan Kurikulum Merdeka, yaitu menciptakan generasi muda yang adaptif, berdaya saing, dan memiliki karakter kuat sesuai nilai-nilai Pancasila.
Peran Guru dalam Mengatasi Kesulitan Membaca dan Menulis Siswa Kelas 1 di SDN Inpres Kaworo, Kabupaten Bima Rosnani; Aggussalam; Abdul Haris
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 2 (2026): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i2.1825

Abstract

This study aims to describe the early literacy skills of first-grade students at SDN Inpres Kaworo, Bima Regency, and to analyze various teacher efforts in overcoming students' reading and writing difficulties. This study focuses on aspects of letter recognition, phonemic awareness, spelling ability, and basic writing skills as the foundation of early literacy in elementary school students. This research method uses a qualitative approach with descriptive methods. The research subjects consisted of first-grade students and class teachers at SDN Inpres Kaworo, Bima Regency. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation to obtain a comprehensive picture of students' literacy skills and the learning strategies implemented by teachers. Data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and systematic drawing of conclusions based on field findings. The results of the study indicate that students' early literacy skills are at various levels, especially in letter recognition, phonemic awareness, spelling ability, and early writing skills. These differences in abilities cause variations in students' learning speeds during the learning process. Literacy barriers found include difficulty distinguishing similar letters, limitations in spelling words, and errors in capitalization and letter shapes that do not comply with rules. Supporting and inhibiting factors are also influenced by learning motivation, student concentration, classroom conditions, and family support at home. Teachers' efforts include implementing phonics and syllabication methods, using letter and picture cards, repeated reading exercises, gradual writing exercises, and individual correction. Learning strategies are reinforced with a differentiated approach, strengthening motivation, and creating a conducive classroom atmosphere. Parental involvement also supports the improvement of students' literacy skills. The final results show a gradual improvement in basic literacy skills in first grade students.
Tinjauan Literatur Model Problem Based Learning (PBL) dan Implikasinya terhadap Hasil Belajar Siswa Madrasah Ibtidaiyah Jumrah; Syahru Ramadhan; Abdul Haris; Ilham
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 2 (2026): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i2.1880

Abstract

21st-century learning demands innovative learning models that develop students' critical thinking skills, character, and collaborative abilities. In the context of Islamic elementary education, Problem-Based Learning (PBL ) is considered relevant for improving learning outcomes while instilling Islamic values. This study aims to analyze the implementation of PBL  in Islamic elementary schools (Madrasah Ibtidaiyah), the variety of models used, the supporting and inhibiting factors, and their impact on student and teaching outcomes. The study employed a literature review with a descriptive qualitative approach. Data were obtained from scientific journals, books, research reports, and policy documents relevant to the research topic. Data were then analyzed through data categorization, synthesis, and triangulation. The analysis shows that the implementation of PBL  improves students' higher-order thinking skills, including analysis, evaluation, and synthesis of information, as well as increasing learning motivation, active participation, collaboration, and character development through the internalization of Islamic values, responsibility, tolerance, and empathy. In addition to its impact on students, the implementation of PBL  also impacts all aspects of the teaching staff, particularly in improving pedagogical competence, creativity in lesson design, classroom management skills, skills in guiding student discussions and collaboration, and teacher readiness to implement innovative, student-centered learning models. The success of PBL  implementation is influenced by teacher readiness, the availability of facilities and infrastructure, a conducive learning environment, and school institutional support. The conclusion of this study indicates that PBL  is effectively implemented in Madrasah Ibtidaiyah because it not only improves student learning outcomes cognitively, affectively, and psychomotorically but also supports the professional development of teachers. Therefore, this study recommends ongoing training for teachers related to PBL  implementation, the provision of adequate learning facilities, and the strengthening of school policies to support innovative, problem-solving-based learning.