Pemberdayaan masyarakat melalui edukasi gizi merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang pola makan sehat sejak usia dini. Program edukasi gizi seimbang dengan konsep Isi Piringku bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa sekolah dasar mengenai komposisi makanan yang tepat dalam satu porsi makan. Kegiatan ini dilaksanakan pada siswa di tiga sekolah, yaitu SDN 63 Kota Bima, SDN 66 Kota Bima, dan SDIT At-Tadzkir Kota Bima, dengan jumlah responden sebanyak 65 orang. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, serta penggunaan media edukasi seperti leaflet, poster, dan alat peraga. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan siswa sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pre-test sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan rendah (64,6%), sedangkan yang memiliki pengetahuan tinggi hanya 35,4%. Setelah diberikan edukasi, terjadi peningkatan pada hasil post-test, dimana responden dengan pengetahuan tinggi meningkat menjadi 58,5%, sementara pengetahuan rendah menurun menjadi 41,5%. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi gizi seimbang dengan pendekatan Isi Piringku efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. Keberhasilan kegiatan ini juga didukung oleh metode penyampaian yang interaktif serta antusiasme siswa selama proses pembelajaran.Dengan demikian, program pemberdayaan masyarakat melalui edukasi gizi seimbang Isi Piringku dapat menjadi strategi promotif dan preventif dalam meningkatkan pengetahuan gizi sejak dini. Oleh karena itu, kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi dalam lingkungan sekolah untuk mendukung pembentukan perilaku hidup sehat pada anak.
Copyrights © 2026