Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Mindset and Self-Efficacy as Determinants of Grit: Evidence from a Vocational High School Context Muhamad Takiuddin; Desi Ariska; Muhamad Zainul Majdi
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i3.7435

Abstract

Grit is a crucial psychological trait for vocational high school students, contributing to their persistence and success in learning and future employment. This study investigates the influence of mindset and self-efficacy on students’ grit. A quantitative ex post facto design was used with a sample of 80 students from SMK Negeri 2 Selong, selected through simple random sampling based on Taro Yamane’s formula. Data were collected using validated Likert-scale instruments for mindset, self-efficacy, and grit. Multiple regression analysis was conducted using SPSS to assess the relationship and contribution of the independent variables to grit. The results indicated that mindset had a significant positive relationship with grit (p 0.05), while self-efficacy did not show a significant influence (p = 0.231). The model explained 22.7% of the variance in grit. The effective contribution of mindset was 23.9%, while self-efficacy had a negative contribution (-1.2%), suggesting that mindset played a more substantial role in predicting grit among students. The relative contribution was 105% for mindset and -5% for self-efficacy, indicating possible multicollinearity or suppression effects. The findings highlight the importance of fostering a growth mindset to enhance grit in vocational students. While self-efficacy is commonly associated with persistence, its non-significant result here suggests that other contextual or psychological factors may moderate its impact. Future research should explore additional variables that influence grit and validate these findings across diverse student populations.
PEMBERIAN LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL UNTUK MENINGKATKAN MINDFULLNESS PADA SISWA KELAS XII DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR DAN LOMBOK TENGAH Dewi Yulianti; Fitri Aulia; Marfuatun Marfuatun; Musifuddin Musifuddin; Baiq Mahyatun; Takiuddin Takiuddin; Desi Ariska
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i11.3968-3976

Abstract

Mindfullness dimaknai sebagai kesadaran. Mindfulness akan membantu siswa lebih sadar akan keadaan sekitar serta mampu menerima emosi secara terbuka.. Kondisi ini perlu ditingkatkan agar siswa mampu menyadari tanggung jawabnya sebagai seorang siswa, salah satu tanggung jawab sebagai seorang siswa adalah menentukan pilihan karir di sesuaikan dengan bakat serta minatnya. Dengan meningkatnya Mindfullness pada diri  siswa tentunya mereka dapat secara sadar dan penuh rasa tanggung jawab untuk dapat menentukan serta memilih arah karirnya. Layanan bimbingan klasikal merupakan bimbingan yang diberikan kepada sejumlah siswa dalam satu kelas. Dengan fungsi utama pencegahan, pemahaman dan pemberian informasi. Sasaran program adalah siswa kelas XII di beberapa sekolah yang berasal dari Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Lombok Tengah. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu (1) perancangan program layanan dalam bentuk dokumen rencana pelaksanaan layanan (RPL), (2) pengisian skala mindfulness, (3) pemberian layanan bimbingan klasikal dengan materi ABCD yang sudah disiapkan, (4) evaluasi pelaksanaan layanan bimbingan klasikal. Adapun hasil yang diperoleh yaitu mindfulness siswa ditemukan berbeda-beda di setiap sekolah sasaran, ada yang masuk kategori sedang, dan tinggi. Layanan bimbingan klasikal tergolong dalam kategori efektif dalam meningkatkan mindfulness siswa. Adapun factor pendukung keberhasilan adalah (1) sikap terbuka dan aktif dari siswa, (2) komitmen untuk mncapai cita-cita (3) motivasi untuk bisa mencapai kesukessan di masa depan
Tranformasi Digital: Seberapa Besar Pengaruh Media Internet dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa? Hifhzia Qurratul Uyun; Muhammad Takiuddin; Desi Ariska
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Vol 10 No 1 (2026): JKP (Jurnal Konseling Pendidikan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jkp.v10i1.32573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan internet terhadap motivasi belajar siswa di era digital. Meskipun fasilitas internet telah tersedia di sekolah, sebagian siswa masih menunjukkan tingkat motivasi belajar yang rendah, sehingga penting untuk menelaah sejauh mana internet berperan dalam mendorong semangat belajar mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional untuk mengukur tingkat pengaruh antara kedua variabel. Sampel penelitian terdiri atas 69 siswa yang dipilih secara acak dari populasi 214 siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Labuhan Haji. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank karena salah satu variabel tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif antara pemanfaatan internet dan motivasi belajar siswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,248 (kategori sedang) dan nilai signifikansi 0,040 (< 0,05), yang berarti pengaruh tersebut signifikan pada taraf kepercayaan 99%. Hasil ini menegaskan bahwa semakin optimal siswa memanfaatkan internet untuk kegiatan belajar, semakin tinggi pula motivasi mereka. Penelitian ini merekomendasikan agar sekolah dan pendidik meningkatkan literasi digital, membimbing siswa dalam penggunaan internet secara produktif, serta mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran untuk memperkuat motivasi belajar di era digital.
Layanan Konseling Individu Dengan Teknik Self Control Untuk Mengurangi Kebiasaan Konsumsi Minuman Keras Pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 3 Keruak. Mizwar Rosandi; Muhamad Takiuddin; Desi Ariska
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Vol 9 No 2 (2025): JKP (Jurnal Konseling Pendidikan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jkp.v9i2.32482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling individu dengan teknik self control untuk mengurangi kebiasaan konsumsi minuman keras pada siswa kelas IX SMP Negeri 3 Keruak tahun. Oleh karna itu diperlukan intervensi berupa layanan konseling individu dengan pendekatan self control agar siswa mampu mengendalikan diri, menolak ajakan negatif, serta mengalihkan perilaku pada aktivitas yang lebih positif. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain A-B-A dalam kerangka SSQD (Single Subject Quantitative Design) Subjek penelitian adalah 1 orang siswa kelas IX SMPN 3 Keruak. Data dikumpulkan dengan instrumen angket kebiasaan konsumsi minuman keras dan angket self control, serta dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui perbandingan skor pada fase baseline (A1), intervensi (B), dan baseline (A2). Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan pada kebiasaan konsumsi minuman keras setelah diberikan intervensi. Pada fase baseline (A1) skor kebiasaan konsumsi minuman keras sebesar 138 dengan rata-rata 45, kemudian menurun menjadi 114 dengan rata-rata 38 pada fase intervensi (B), dan semakin menurun pada fase baseline (A2) dengan skor 96 dan rata-rata 32. Sementara itu, skor self control siswa meningkat dari 24 pada fase A1 menjadi 33 pada fase B, dan mencapai 40 pada fase A2. Dapat disimpulkan  bahwa layanan konseling individu dengan teknik self control efektif untuk mengurangi kebiasaan konsumsi minuman keras dan meningkatkan kemampuan pengendalian diri siswa kelas IX SMP Negeri 3 Keruak.