Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Pendekatan Joyful Learning Berbasis Metode Role Playing Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V Sekolah Dasar Kusmana, Dinda Afrisa; Putri, Sheryl Mutiara
Jurnal Kiprah Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Kiprah Pendidikan | Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendididikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/kpd.v4i3.p294-299

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPAS di sekolah dasar disebabkan oleh dominasi metode pembelajaran konvensional yang monoton dan tidak sesuai dengan pengalaman nyata siswa, sehingga mereka kesulitan memahami konsep, kurang aktif berdiskusi, dan tidak menunjukkan minat belajar yang tinggi.  Untuk menanggapi permasalahan tersebut, studi pendahuluan dilakukan melalui observasi dan wawancara bersama guru serta siswa, kemudian diperkuat dengan kajian literatur guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif. Hasil observasi mengungkapkan bahwa pendekatan joyful learning berbasis metode role playing belum diterapkan di sekolah tersebut. Berdasarkan temuan yang diperoleh, pendekatan ini menunjukkan potensi yang signifikan dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan layak dijadikan alternatif pembelajaran yang inovatif serta menyenangkan di tingkat sekolah dasar. Berdasarkan urgensi peningkatan kualitas pembelajaran, pendekatan ini perlu diujicobakan secara langsung agar manfaatnya dapat terukur secara ilmiah.
Implementasi Pendekatan Joyful Learning Berbasis Metode Role Playing Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V Sekolah Dasar Kusmana, Dinda Afrisa; Putri, Sheryl Mutiara
Jurnal Kiprah Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Kiprah Pendidikan | Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendididikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/kpd.v4i3.p294-299

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPAS di sekolah dasar disebabkan oleh dominasi metode pembelajaran konvensional yang monoton dan tidak sesuai dengan pengalaman nyata siswa, sehingga mereka kesulitan memahami konsep, kurang aktif berdiskusi, dan tidak menunjukkan minat belajar yang tinggi.  Untuk menanggapi permasalahan tersebut, studi pendahuluan dilakukan melalui observasi dan wawancara bersama guru serta siswa, kemudian diperkuat dengan kajian literatur guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif. Hasil observasi mengungkapkan bahwa pendekatan joyful learning berbasis metode role playing belum diterapkan di sekolah tersebut. Berdasarkan temuan yang diperoleh, pendekatan ini menunjukkan potensi yang signifikan dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan layak dijadikan alternatif pembelajaran yang inovatif serta menyenangkan di tingkat sekolah dasar. Berdasarkan urgensi peningkatan kualitas pembelajaran, pendekatan ini perlu diujicobakan secara langsung agar manfaatnya dapat terukur secara ilmiah.
Penggunaan Media 3 Dimensi Bangun Ruang untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa pada Mata Pembelajaran Matematika Sintia, Irne; Kusmana, Dinda Afrisa; Alicia, Vicky Dinda Hawa; Putri, Alya Ihsani; Kurnia, Budi
Jurnal Kiprah Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Kiprah Pendidikan | April 2024
Publisher : Program Studi Pendididikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/kpd.v3i2.235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan media tiga dimensi bangun ruang dalam meningkatan minat belajar siswapada mata pembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang tidak jauh berbeda dari prinsip yang digunakan dalam jenis penelitian lain. Sampel penelitian terdiri dari pemilihan sampel secara acak pada kelas 4 di SDN 1 Cimahi yang berjumlah 29 orang yang terdiri dari 15 orang anak perempuan dan 14 anak laki-laki. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan media tiga dimensi dalam pembelajaran matematika secara signifika meningkatkan minat belajar siswa. Data yang diperoleh dari hasil tes menunjukan peningkatan yang signfikan setelah interpensi media tiga dimensi ditetapkan. Siswa menunjukan antusiasme yang lebih tinggi dan keterlibatan yang lebih aktif selama proses pembelajaran, yang berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik pada pemahaman konsep bangun ruang. 
STUDI PENDAHULUAN: PEMBELAJARAN IPAS TERHADAP PARTISIPASI SISWA SD KELAS V Kusmana, Dinda Afrisa; Sheryl Mutiara Putri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.57807

Abstract

Science and Social Studies (IPAS) learning in elementary schools requires active student engagement, as the subject matter is closely related to real-life experiences. However, IPAS instruction in Grade V at SDN Sukamanah 2 indicates low levels of student participation. This study aims to describe the condition of student participation in IPAS learning and to identify the need for developing more participatory instructional practices through a preliminary study. The research employed a qualitative-descriptive approach with two primary data sources: literature review and field study. The field study was conducted through classroom observations and semi-structured interviews with the Grade V teacher and several students. The results of classroom observations revealed that the learning process was still predominantly teacher-centered, student involvement in discussions and question-and-answer sessions was limited, most students appeared passive, rarely asked questions, and showed low enthusiasm during the lesson. Two-way interaction between teacher and students had not developed optimally, and classroom activities had not fully provided opportunities for active participation. Interview findings indicated that instructional practices had not been consistently designed to promote active engagement, and the teacher experienced challenges in developing more varied and interactive learning activities, although there was an expressed need and interest in implementing more engaging and participatory classroom experiences. These findings indicate a gap between the developmental characteristics of elementary school students and the current IPAS instructional practices. This preliminary study provides an empirical foundation for designing subsequent research focused on developing more participatory IPAS learning in elementary schools