Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI PROSES PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN SMART BRANDING KOTA CERDAS TANJUNGPINANG BERDASARKAN TAHAPAN PLACE BRANDING Reza Gemilang; Chaereyranba Sholeh; Firman; Okky Rizki Azizi
TheJournalish: Social and Government Vol. 6 No. 3 (2025): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v6i3.989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perencanaan dan pelaksanaan strategi Smart Branding Kota Tanjungpinang dalam Framework Place Branding dengan menggunakan pendekatan model Place Branding Govers et al. (2015), penelitian ini menelaah lima tahapan utama: (1) formulasi tujuan, (2) analisis kondisi, (3) perancangan identitas, (4) implementasi, dan (5) pengawasan. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan case study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa visi “Tanjungpinang Cerdas, Kota Pusaka dan Investasi” telah selaras dengan dokumen perencanaan daerah (RPJPD/RPJMD), namun proses perumusan tujuan yang bersifat top‑down membatasi partisipasi publik. Analisis kondisi yang idealnya berurutan setelah perumusan visi justru dikedepankan, sehingga elemen yang dapat menunjukkan identitas kota belum sepenuhnya tercermin dalam identitas yang dibentuk. Pada tahap implementasi, refocusing anggaran akibat pandemi COVID‑19 dan lemahnya koordinasi antar lembaga menghambat pelaksanaan Smart Branding. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan penguatan partisipasi masyarakat serta peningkatan koordinasi antar lembaga. Diharapkan penelitian ini mampu meningkatkan efektivitas Smart Branding Tanjungpinang sesuai dengan harapan pemerintah dan masyarakat kota.
EVALUASI KEBIJAKAN PEMBERDAYAAN UMKM PADA UMKM OTAK-OTAK DI KAMPUNG SUNGAI ENAM LAUT KABUPATEN BINTAN Andhini Syahrani; Wahjoe Pangestoeti; Reza Gemilang
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 3 (2026): Volume 11 No. 3, September 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i3.64931

Abstract

Otak-otak MSMEs are a leading culinary icon of Bintan Regency based on local fishery potential in Kampung Sungai Enam Laut. Their development is constrained by limited capital, low digital literacy, and uneven sales distribution, necessitating a targeted policy evaluation. This study evaluates MSME empowerment policies by the Regional Government and analyzes supporting and inhibiting factors. Using a descriptive qualitative approach in Sungai Enam Laut Village, data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation from DKUPP, Village officials, MSME actors, and the community. Data analysis utilized Miles and Huberman's interactive model with NVivo 15, applying Dunn's Policy Evaluation Theory (effectiveness, efficiency, adequacy, equity, responsiveness, and appropriateness) and Van Meter and Van Horn's Implementation Theory. The results show that the empowerment policy has been quite effective. Assistance, training, and mentoring positively impacted business capacity. Process efficiency is relatively easy, though bureaucratic procedures still consume time. Adequacy is helpful but has not met needs for capital and specialized equipment. Equity is good, government responsiveness is high, and targeting aligns with local business characteristics. The main supporting factors are coordination, communication, and commitment, while the main obstacles are lengthy procedures and limited resources.