Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Persediaan Material Gypsum, Pozzolan dan Batu Bara: Studi Kasus PT Semen Padang Nurhayati Lestari; Harlinda Rasvi Nabela
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1299

Abstract

Persediaan adalah hal penting karena digunakan untuk memenuhi pemakaian atau permintaan di masa mendatang. Risiko pada persediaan salah satunya adalah ketidakpastian. PT. Semen padang sebagai perusahaan semen terkemuka, memiliki permasalahan overstock pada 3 material tambahan, dimana persedian pengaman juga berlebih sehingga storage tidak mencukupi. Oleh karena itu dibutuhkan kendali persediaan salah satunya dengan metode MinMax. Metode ini tidak hanya menganalisis stok pengaman tapi juga menghitung maksimal stok, minimal stok, titik pemesanan kembali (ROP), order quantity dan frekuensi pemesanan per periode tertentu. Material gypsum melakukan pemesanan sebanyak 12 kali dengan Q 21.717,59 ton. Material pozzolan melakukan pemesanan sebanyak 120 kali dengan Q 4.281,77 ton. Dan untuk material batu bara melakukan pemesanan sebanyak 179 kali dengan Q 7.956 ton.
Analisis Pengukuran Kinerja dengan Menggunakan Pendekatan Balanced Scorecard: Studi Kasus Langgeng Food Kendal Harlinda Rasvi Nabela; Rian Fernandi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3303

Abstract

Balanced Scorecard merupakan suatu konsep pengukuran kinerja dengan empat perspektif yaitu keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pertumbuhan dan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ukuran kinerja pada UMKM Langgeng Food menggunakan pendekatan Balanced Scorecard berdasarkan empat perspektif.  Pada perspektif keuangan terdapat 6 aspek yaitu NPM, ROI, ROA, ROE dan TATO dimana sudah melampaui target perusahaan. Pada perspektif pelanggan, nilai kepuasan pelanggan sudah melampaui target, tetapi nilai customer acquisition belum mencapai target sehingga termasuk kategori kurang. Pada perspektif proses bisnis internal, nilai MCE sudah melampaui target perusahaan sehingga termasuk kategori baik. Pada perspektif pertumbuhan, nilai pelatihan karyawan dan nilai kepuasan karyawan sudah mencapai target perusahaan, namun pada retensi karyawan belum mencapai target dan termasuk dalam kategori kurang. Dari 11 indikator perspektif, 8 indikator sudah melampaui target, 1 indikator sudah sesuai, dan  2 indikator belum mencapai target.
IMPROVING THE BASIC SKILLS OF MEASUREMENT TECHNIQUES FOR COMMUNITY GROUPS OF INDUSTRIAL WORKERS IN KENDAL CITY Ezar Amrullah; Adhisty Kartika Dewi; Qori Afiata Fiddina; Probokusumo; Wahyu Sidiq Saputra; Harlinda Rasvi Nabela; Muhammad Zulfa Dimastiar
JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN) Vol. 2 No. 2 (2024): JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN)
Publisher : 3026-1791

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/jihan.v2i2.44

Abstract

Program PKM ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan adanya kebutuhan teknis terhadap peningkatan keterampilan dasar pengukuran bagi kelompok masyarakat industri di Kota Kendal, khususnya bagi kalangan pekerja KIK dan sekitarnya. Program ini didesain dalam bentuk pelatihan untuk membekali mitra agar terampil dalam menggunakan alat ukur teknik yang banyak digunakan industri. Materi pelatihan yang diberikan yaitu konsep dasar pengukuran, alat-alat ukur dan penggunaannya, dan teknik pengukuran panjang dan waktu dengan metode berulang. Signifikansi praktis dari program PKM ini antara lain untuk memupuk wawasan mitra terkait dengan konsep dasar dan teknik-teknik pengukuran, mengisi kesenjangan antara kompetensi mitra saat ini dengan kebutuhan teknis dunia kerja, dan sebagai wadah kontribusi perguruan tinggi dalam menjalankan Tri dharma kepada masyarakat. Program PKM ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra terkait dengan konsep dasar dan teknik-teknik pengukuran. Program ini diharapkan bermanfaat dan dapat membekali kesiapan skill mitra agar lebih matang dalam menghadapi dunia kerja.