Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI DINAS PARIWISATA KOTA TANJUNGPINANG DALAM MENGEMBANGKAN WISATA SEJARAH DAN BUDAYA PULAU PENYENGAT Nabilla, Salsa; Abniarti, Nia
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 3 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v3i1.287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan oleh Dinas Pariwisata Kota Tanjungpinang dalam pengembangan dan promosi wisata sejarah dan budaya di Pulau Penyengat, serta mengidentifikasi langkah-langkah konkret yang diambil untuk memaksimalkan potensi wisata tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara langsung dengan perangkat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota TanjungPinang. Hasil penelitian menunjukan bahwa Strategi Dinas Pariwisata Kota Tanjungpinang dalam mengembangkan wisata sejarah dan budaya Pulau Penyengat telah menunjukkan hasil yang positif. Strategi ini mencakup tujuan yang berfokus pada pertumbuhan ekonomi lokal, pengarahan yang efektif melalui kolaborasi, serta tindakan berupa perbaikan infrastruktur, promosi budaya, dan pelatihan masyarakat. Meskipun terdapat tantangan seperti resistensi masyarakat dan pelestarian budaya, langkah-langkah yang diambil telah berhasil meningkatkan jumlah wisatawan dan pelestarian situs budaya. Evaluasi dan pembelajaran berkelanjutan diperlukan untuk mengoptimalkan pengembangan di masa depan.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPA Melalui Penerapan Model PBL Berbantuan Media Wordwall Nabilla, Salsa; Azzahra, Firda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA melalui penerapan model PBL yang dipadukan dengan media Wordwall. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan subjek penelitian siswa kelas VIII.2 SMP Negeri 1 Lubuk Sikaping. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini seperti lembar observasi, soal tes tertulis, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian memperlihatkan adanya kenaikan rerata nilai belajar siswa dari siklus 1 sebesar 82 menjadi 86 dalam siklus 2, disertai peningkatan jumlah siswa yang memenuhi kategori mahir dan cakap. Dalam siklus pertama, terdapat 6 siswa memenuhi kategori mahir serta 13 siswa memenuhi kategori cakap, sedangkan pada siklus kedua meningkat menjadi 11 peserta didik mahir dan 14 peserta didik cakap. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model PBL berbantuan media Wordwall efektif dalam meningkatkan keaktifan, pemahaman materi, dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA.
Pemberdayaan Lahan dan Strategi Efektivitas pada Apotek Hidup di Desa Bojong Renged Elmo, Rifaldi; Hakim, M Rouful; Saputra, Halent Alditya; Anggraini, Delvia Putri; Silviana, Silviana; Pancaputri, Arimbi; Nadiroh, Siti; Nabilla, Salsa; Nurmaliza, Zilha
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i1.3389

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat ITB Ahmad Dahlan Jakarta “Apotek Hidup” digagas sebagai respons terhadap rendahnya kesadaran warga Desa Bojong Renged akan potensi tanaman obat keluarga (TOGA) dan masih adanya lahan kosong yang belum dimanfaatkan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan TOGA sebagai sumber kesehatan alternatif, serta memanfaatkan lahan desa secara produktif. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal terhadap kebutuhan dan minat masyarakat serta inventarisasi jenis tanaman obat, dilanjutkan dengan penanaman beragam TOGA (seperti kunyit, jahe, lengkuas, dan kencur) pada lahan yang telah disiapkan, serta serah terima pengelolaan taman Apotek Hidup kepada masyarakat setempat. Hasil menunjukkan bahwa program berhasil membangun akses langsung warga terhadap bahan obat herbal, memperkenalkan nilai dan manfaat TOGA, serta memfasilitasi upaya pengelolaan tanaman obat secara kolektif dan berkelanjutan. Kesimpulannya, Apotek Hidup di Desa Bojong Renged berpotensi menjadi model kesehatan komunitas yang mandiri dan berkelanjutan, mengurangi ketergantungan pada obat kimia, serta mengoptimalkan potensi lokal untuk mendukung kesehatan masyarakat desa.