Ragil Pangestu
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EXPLORATION OF THE HISTORICAL AND ARCHITECTURAL VALUE OF THE LANDRAAD BUILDING AND THE VETOR BUILDING IN SINGKAWANG CITY Lisna Fatmawati; Astrini Eka Putri; Bella Sari; Ragil Pangestu; Seli Maidianti
JURNAL HISTORICA Vol. 9 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : History Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jhis.v9i1.53722

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi nilai Sejarah dan arsitektur dari Gedung Landraad serta Gedung Vetor di Kota Singkawang yang merupakan warisan budaya kolonial dan masih bertahan hingga sekarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data sendiri meliputi observasi secara langsung terhadap kedua bangunan tersebut, wawancara dengan narasumber yakni instansi kebudayaan terkait dokumentasi visual, dan studi Pustaka terhadap sumber-sumber tertulis. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah model interaktif Miles dan Huberman yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitiannya menunjukkan bahwa Gedung Landraad dan Gedung Vetor mempunyai nilai Sejarah dan sebagai simbol kekuasaan kolonial Belanda dan memiliki peran dalam sistem pemerintahan terdahulu. Dari segi arsitektur, kedua bangunan ini memcerminkan gaya arsitektur kolonial yang disesuaikan dengan kondisi iklim tropis dan juga budaya lokal. Dengan begitu, Gedung Landraad dan Gedung Vetor mempunyai signifikansi sebagai bangunan cagar budaya yang perlu dijaga kelestariannya oleh Masyarakat dan pemerintah daerah.
Isu Global dan Transformasi Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Era Modern Ragil Pangestu; Ranti Sabariani; Ronadia Ronadia; Sani Safitri
RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2025): Mei: RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/risoma.v3i3.737

Abstract

The Social studies has an important role in education, namely understanding the wider social world so that students are able to face the challenges of global issues. This research explores the transformation of social studies learning in the modern era, focusing on contemporary global issues such as climate change, geopolitical conflicts, economic disparities, health problems, and human rights violations. Through a qualitative-descriptive approach and literature study, this research examines the urgency of social studies education transformation in responding to these issues. The results show that social studies education needs to adopt more interactive and technology-based learning methods, integrate character values, improve digital literacy, and incorporate global issues into the curriculum, the key role of teachers as facilitators and continuous evaluation to ensure the effectiveness of the transformation. This study concludes that a comprehensive transformation of social studies learning is essential to prepare the younger generation to be responsible global citizens and able to contribute to a better society.
EXPLORATION OF THE HISTORICAL AND ARCHITECTURAL VALUE OF THE LANDRAAD BUILDING AND THE VETOR BUILDING IN SINGKAWANG CITY Lisna Fatmawati; Astrini Eka Putri; Bella Sari; Ragil Pangestu; Seli Maidianti
JURNAL HISTORICA Vol. 9 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : History Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jhis.v9i1.53699

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi nilai Sejarah dan arsitektur dari Gedung Landraad serta Gedung Vetor di Kota Singkawang yang merupakan warisan budaya kolonial dan masih bertahan hingga sekarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data sendiri meliputi observasi secara langsung terhadap kedua bangunan tersebut, wawancara dengan narasumber yakni instansi kebudayaan terkait dokumentasi visual, dan studi Pustaka terhadap sumber-sumber tertulis. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah model interaktif Miles dan Huberman yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitiannya menunjukkan bahwa Gedung Landraad dan Gedung Vetor mempunyai nilai Sejarah dan sebagai simbol kekuasaan kolonial Belanda dan memiliki peran dalam sistem pemerintahan terdahulu. Dari segi arsitektur, kedua bangunan ini memcerminkan gaya arsitektur kolonial yang disesuaikan dengan kondisi iklim tropis dan juga budaya lokal. Dengan begitu, Gedung Landraad dan Gedung Vetor mempunyai signifikansi sebagai bangunan cagar budaya yang perlu dijaga kelestariannya oleh Masyarakat dan pemerintah daerah.
Pemaknaan Teks Khutbah Idul Adha dalam Naskah Koleksi Pribadi Mgs. Muhammad Jufri: Kajian Filologi terhadap Nilai dan Pesan Dakwah Ragil Pangestu; Irfan Swanto Yusni; Syafrizal Aziz; Hudaidah; Risa Marta Yati
WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2026): Mei : WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/wissen.v4i2.1616

Abstract

The study of Islamic manuscripts contributes to understanding the development of thought, values, and social practices in Muslim communities, especially when texts are viewed as cultural artifacts. This research examines the Eid al-Adha sermon manuscript from the private collection of Mgs. Muhammad Jufri using a philological approach combined with value and da'wah analysis. The method is qualitative, applying philological stages such as inventory, description, transliteration, and textual criticism to produce a reliable text edition close to the original form. The analysis is strengthened by hermeneutics and da'wah studies to interpret meanings, values, and messages contextually. The findings show that the manuscript has a structured sermon format consisting of opening, main content, and closing, with strong rhetorical and religious functions. The text contains core values such as tawhid, obedience, sacrifice, social solidarity, and morality, as well as da'wah messages emphasizing piety, qurban practice, ukhuwah, and social awareness. Although limited by the absence of data regarding authorship and transcription time, the manuscript remains relevant as a source of Islamic values. This study shows that combining philology with interpretive approaches can enrich textual meaning and support Islamic studies development in contemporary society and strengthening cultural understanding among modern Muslim communities today worldwide context.