Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Ekosida dalam Yurisdiksi International Criminal Court: Studi Pustaka Kasus Israel-Palestina Revilia, Regiana
VIVA THEMIS Vol 8, No 1 (2025): VIVA THEMIS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/vt.v8i1.4034

Abstract

Penelitian ini menganalisis kewenangan International Criminal Court (ICC) dalam menangani kejahatan ekosida pada konflik Israel-Palestina, dengan fokus pada kerusakan ekologis di Gaza. Melalui pendekatan kualitatif penelitian ini melakukan analisis yuridis normatif terhadap Statuta Roma Pasal 8(2)(b)(iv), mengkaji potensi pertanggungjawaban hukum atas kerusakan lingkungan. Data diperoleh dari laporan resmi dan sumber sekunder terkait dampak ekologis operasi militer Israel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konflik di Gaza telah menyebabkan kerusakan lingkungan parah yang memenuhi unsur kerusakan dalam Statuta Roma. Namun, kesulitan pembuktian dan kompleksitas politik memperlemah penegakan hukum. Penelitian menyimpulkan bahwa diperlukan amandemen Statuta Roma untuk memperjelas pertanggungjawaban pelaku kejahatan lingkungan, serta penguatan hukum internasional dan sinergi antara keadilan lingkungan dengan hak asasi manusia.
KEPENTINGAN RUSIA DI TENGAH KONFLIK SIPIL NEGARA UKRAINA DENGAN PEMERINTAHAN SEPARATIS WILAYAH DONETSK Revilia, Regiana; Hadiawan, Agus
Jurnal Hubungan Internasional Indonesia Vol. 4 No. 1 (2022): JHII September 2022
Publisher : Lampung Center for Global Studies (LCGS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jhii.v4i1.8

Abstract

Kedaulatan sebuah negara di dalam menjalankan pemerintahannya secara internasional dilindungi oleh Piagam PBB pasal 2 ayat 1 dan pasal 7, Resolusi Majelis Umum PBB No. 2625 Tahun 1970 dan Resolusi Majelis Umum PBB No. 2131 Tahun 1965. Namun, dibalik hukum kedaulatan tersebut, terjadi sebuah pelanggaran di mana saat konflik sipil berkecamuk di Ukraina, Rusia membantu separatis di salah satu oblast bagian Timur Ukraina, Donetsk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tujuan kebijakan luar negeri Rusia dan kepentingan nasionalnya di wilayah Donetsk, yang diolah ke dalam metode kualitatif deskriptif berdasarkan sumber sekunder seperti Russia Presidential Executive Press Office dan Ukraine Crisis Media Center. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konflik di Donetsk mengancam kedaulatan Rusia karena berpengaruh pada politik luar negeri serta identitas fisik, politik, dan kultural Rusia di Ukraina.
Perang dan Lingkungan: Menelaah Konsekuensi Ekologis Perang dan Perlindungan Hukum Wiranata, Indra Jaya; Revilia, Regiana
Jurnal Hubungan Internasional Indonesia Vol. 6 No. 1 (2024): JHII Juli 2024
Publisher : Lampung Center for Global Studies (LCGS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jhii.v6i1.59

Abstract

Dalam konflik kekerasan bersenjata, selain penderitaan manusia dan kerusakan infrastruktur, terdapat dampak yang cukup besar terhadap lingkungan. Dampak konflik bersenjata dan perang melampaui pertimbangan sosial-politik dan ekonomi. Dampak ini menyebabkan kerusakan ekosistem yang meliputi kerusakan habitat, polusi, hilangnya keanekaragaman hayati, dan degradasi sumber daya, antara lain, dan ini terus berlanjut lama setelah konflik berakhir. Penelitian ini menyoroti dampak lingkungan dari konflik bersenjata berskala besar, khususnya, perang yang melibatkan Israel-Palestina, perang Irak, atau perang Vietnam. Penelitian ini meneliti bagaimana bencana lingkungan terlibat melalui penggundulan hutan, perang kimia, polusi udara, polusi air, erosi situs selama konflik ini. Penelitian ini berupaya menjawab masalah ini dengan menggunakan pendekatan kualitatif, meninjau literatur dan studi kasus. Data yang digunakan meliputi jurnal akademik, informasi yang diberikan oleh lembaga internasional serta studi kasus yang terkait dengan wilayah yang terkena dampak konflik. Analisis ini didasarkan pada konsep keamanan lingkungan dan perang, yang menyatakan bahwa kerusakan lingkungan menimbulkan bahaya bagi ekosistem dan meningkatkan kekacauan sosial-politik yang berujung pada konflik yang berkepanjangan. Instrumen hukum internasional lain yang diteliti meliputi Konvensi Jenewa, the Environmental Modification Convention (ENMOD), dan Statuta Roma dari the International Criminal Court (ICC), yang diperiksa kapasitasnya untuk memastikan integritas lingkungan selama perang. Selain itu, fungsi UNEP dan berbagai LSM terkait perlindungan lingkungan di wilayah yang terkena dampak perang juga diteliti. Sementara perdebatan gerakan senjata global masih berlangsung, tantangan baru muncul dalam bentuk perlindungan dan rehabilitasi alam setelah perang.
Women's Income and Professional Participation in Indonesia: Gender Gap Analysis Based on GDI and GEI Revilia, Regiana; Afriani, Dwi
SERUNAI Vol. 5 No. 2 (2025): SERUNAI
Publisher : IDFoS Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63019/serunai.v5i2.107

Abstract

This study analyzed the impact of the Gender Development Index (GDI) and the Gender Empowerment Index (GEI) on women's income and their engagement in the workforce across 38 provinces in Indonesia. The gender gap in economic access continues to be a persistent issue, notwithstanding recent enhancements evident in national gender development indices. While prior studies examined gender inequality in broader contexts, there has been a paucity of empirical research directly evaluating the impact of GDI and GEI on women's economic outcomes at the provincial level. This disparity underscored the necessity for a more targeted and data-centric examination. This study's uniqueness resides in its identification of an empowerment paradox, wherein elevated empowerment ratings did not invariably result in enhanced economic conditions for women. This research was driven by the necessity to furnish empirical information that may underpin gender-responsive economic policymaking and rectify discrepancies between formal gender accomplishments and actual economic involvement. A mixed methods approach utilizing a sequential explanatory design was implemented, commencing with quantitative analysis through Spearman’s correlation and linear regression, succeeded by qualitative interpretation to contextualize the statistical results. The results indicated that GDI had a positive and important effect on women's income and their participation in the workforce. Conversely, GEI had little impact on either metric, indicating that formal empowerment accomplishments lag behind meaningful economic advancement for women. The results demonstrated the need for measures that foster fundamental gender development and address structural barriers in the job market.
UPAYA PENCEGAHAN PELECEHAN SEKSUAL DI LINGKUNGAN SEKOLAH Karisma, Gita Karisma; Sulistyo, Iwan; Jaya Wiranata, Indra; Revilia, Regiana; Nizar, Moh
Ragom Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Ragom: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Program Studi Hubungan Internasional FISIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan dan Pelecehan seksual sudah merambah ke lingkungan sekolah mengkhawatirkan masa depan pendidikan. Data dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2022 menunjukkan bahwa 34,51% peserta didik berpotensi mengalami kekerasan seksual. Proposal ini mengusulkan kegiatan sosialisasi deteksi modus pelecehan seksual sebagai upaya pencegahan di lingkungan pendidikan. Kegiatan ini menargetkan siswa SMU di sekolah Diniyah Bandarlampung. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi, dan tanya jawab, dengan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Luaran dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman siswa mengenai modus pelecehan seksual dan cara menghindarinya, serta materi penyuluhan yang informatif.