Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Optimalisasi Sistem Administrasi Kelembagaan dan Kesadaran Berorganisasi Anggota BKM Wahana Sejahtera Pulotondo asrori, Muhamad Abdul Roziq; Hartanto, Setyo; Rahayu, Dwi Agustina; Shodiq, Ali Fajar; Anshori, Hawa Canticka Putri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.4588

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah pertama, ingin meningkatkan pemahaman berorganisasi dan mental kerelawanan anggota Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Wahana Sejahtera. Kedua, meningkatan keterampilan anggota BKM Wahana Sejahtera dalam memanfaatkan system administrasi kelembagaan secara maksimal dengan SimKU dan mampu mengeksplorasi program kerja melalui media sosial BKM Wahana Sejahtera. Metode yang digunakan untuk mencapai keberhasilan dilakukan dengan tahapan pertama sosialisasi program kerja dan penguatan komitmen, kedua pelatihan, ketiga penerapan iptek untuk peningkatan kapasistas BKM, dan keempatmya adalah pendampingan dan evaluasi. Pengabdian masyarakat bersama Mitra BKM Wahana Sejahtera menghasilkan pertama, peningkatan pemahaman berorganisasi para anggota Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Wahana Sejahtera tentang kerelawanan dan juga menjadikan para anggota BKM Wahana sejahtera menjadi relawan SMART melalui inovasi pemberdayaan berbasis sosio kultural. Kedua, terdapat peningkatan keterampilan anggota BKM Wahana Sejahtera dalam memanfaatkan system administrasi kelembagaan secara maksimal dengan SimKU dan mampu mengeksplorasi program kerja melalui media sosial BKM Wahana Sejahtera. Hasil tersebut dibuktikan dengan perolehan skor evaluasi bahwa lebih dari 80% menyatakan materi, pemateri, dan pelaksanaan pengabdian sangat relevan dengan kebutuhan untuk program pemberdayaan di desa Pulotondo
PENERAPAN NILAI NASIONALISME DALAM PEMBELAJARAN PPKn TERHADAP SISWA M A AL FATTAHIYYAH SEBAGAI WUJUD PENGAMALAN SILA KE-3 PANCASILA Shodiq, Ali Fajar; Dirgantoro, Ajar; Purnamasari, Nurna Listya
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Processed
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.63842

Abstract

The cultivation of nationalism among students has become increasingly important amid the rapid advancement of globalization and digital technology, which has influenced the attitudes and behavior of younger generations. Civic Education (PPKn) plays a strategic role in strengthening students' national identity and fostering the values embodied in the third principle of Pancasila, namely the Unity of Indonesia. This study aimed to examine how nationalism values are implemented through Civic Education learning at MA Al Fattahiyyah and to identify the factors influencing their implementation. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through observations, interviews, and documentation. The collected data were analyzed using the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that nationalism values are integrated into classroom instruction, teachers' role modeling, school routines, flag ceremonies, and other school cultural activities. These practices contribute to the development of students' patriotism, discipline, responsibility, mutual respect, cooperation, and appreciation of diversity. Nevertheless, the implementation is still challenged by the influence of globalization, the excessive use of social media, limited parental supervision, and varying levels of students' awareness. Therefore, collaboration among schools, families, and the wider community is essential to strengthen the internalization of nationalism values and promote the practical implementation of the third principle of Pancasila in students' daily lives.