Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sosialisasi Identifikasi Boraks dan Formalin Dalam Makanan di Desa Alue Tampak Kecamatan Kaway XVI Kabupaten Aceh Barat Rahma, Cukri; Eka Putri, Suci; Syam, Nasrianti; Safrida, Safrida; Rahminiani, Cukri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6332

Abstract

Paradigma kesehatan saat ini perlu diubah yaitu melakukan berbagai upaya preventif untuk menjaga kesehatan bukan lagi mencari obat untuk menyembuhkan orang sakit. Salah satu upaya preventif yang dapat dilakukan adalah menjaga asupan makanan yang sehat dan bergizi. Makanan yang sehat dan bergizi adalah makanan yang tidak mengandung bahan berbahaya, seperti boraks dan formalin. Makanan yang sehat akan memberikan efek baik pula bagi kesehatan tubuh. Boraks dan formalin merupakan senyawa kimia yang rentan digunakan sebagai bahan tambahan makanan. Efek dari kedua bahan kimia ini sangat fatal yaitu menyebabkan kanker, bahkan bisa menyebabkan kematian apabila terkonsumsi banyak. Masyarakat desa pada umumnya tidak tahu bahaya boraks dan formalin bagi kesehatan. Tujuan pengabdian ini adalah melakukan sosialisasi dan pelatihan pengujian boraks dan formalin menggunakan kunyit, bawang merah, serta buah naga. Medote yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Participatory Action Research (PAR) melalui pendekatan pelatihan dan penyuluhan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan baru kepada masyarakat untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengidentifikasi makanan yang mengandung boraks dan formalin. Pengabdian diawali dengan pretest, pemberian materi kemudian demontrasi pembuatan alat uji dan pengujian boraks dan formalin di dalam makanan. Tahap terakhir adalah pembagian posttes untuk mengetahui peningkatan pengetahuan peserta. Peserta pengabdian ini adalah ibu-ibu PKK di desa Alue Tampak. kegiatan pengadian ini berjalan dengan baik, dimana peserta sangat antusias dalam melakukan praktek uji coba keberadaan boraks dan formalin didalam makanan. Evaluasi dari posttes terdapat peningkatan pengetahuan peserta tentang boraks dan formalin serta dapat melakukannya secara mandiri. Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan lancer dan memberikan dampak yang nyata yaitu peningkatan pengetahuan tentang borask dan formalin. Juga ketrampilan perserta terkait pengujian boraks dan formalin dalam makanan menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan.