Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP EFEKTIVITAS SISTEM ANTRIAN ONLINE DI PUSKESMAS PANGKAJENE Khalisa, Nurul; Lukman, Lukman; Laduppa, Hardianti
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 17, No 1 (2025): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Agustus 2025
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v17i1.65138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Pangkajene melalui penerapan sistem antrian online, serta untuk menilai efektivitas sistem tersebut dalam memenuhi ekspektasi pengguna. Mengacu pada Expectancy Disconfirmation Theory (EDT) oleh Oliver, kepuasan dipahami sebagai hasil perbandingan antara harapan awal masyarakat dan pengalaman actual setelah menggunakan layanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik random sampling terhadap 92 responden pengguna layanan. Instrument utama berupa Kuesioner Tertutup, dilengkapi observasi dan dokumentasi, dengan analisis data melalui uji validitas dan reliabilitas menggunakan SPSS versi 21.0. hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat berada dalam kategori “Sangat Baik” (82,6%), terutama dalam aspek harapan,kinerja,dan kemudahan akses. Efektivitas sistem juga tergolong “Sangat Baik” (82,4%), mencakup peningkatan efesiensi waktu tungu,produktivitas pelayanan, kemampuan beradaptasi, serta potensi pengembangan layanan kesehatan digital. Kontribusi utama penelitian ini adalah mengintegrasikan pendekatan teori EDT secara eksplisit dalam evaluasi sistem pelayanan digital di sektor publik, sekaligus memberikan rekomendasi berbasis bukti untuk perbaikan layanan berbasis teknologi di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Temuan ini menegaskan pentingnya digitalisasi layanan sebagai strategi peningkatan kualitas pelayanan public yang ingklusif dan berkelanjutan. This study aims to assess public satisfaction with healthcare services at the Pangkajene Health Center through the implementation of an online queuing system, and to evaluate the system’s effectiveness in meeting users’ expectations. Guided by Expectancy Disconfirmation Theory (EDT) by Oliver (1980), satisfaction is interpreted as the result of a comparison between initial expectations and actual user experiences. The research employed a quantitative approach using a random sampling technique, involving 92 respondents who had utilized the online queuing system. Data were collected through closed-ended questionnaires, observations, and documentation, and analyzed using validity and reliability tests with IBM SPSS Statistics version 21.0.The findings reveal that public satisfaction falls into the "Very Good" category (82.6%), particularly in terms of user expectations, system performance, and ease of access. The effectiveness of the online queuing system is also rated "Very Good" (82.4%), contributing to reduced waiting times, improved service productivity, adaptability, and the future development of digital-based health services. The novelty of this study lies in its application of EDT to empirically evaluate a public digital service, providing both theoretical insight and practical recommendations for optimizing technology-driven healthcare delivery. These results affirm the value of digital innovation in enhancing the quality, accessibility, and sustainability of public services at the primary healthcare level.
HUBUNGAN INTERAKSI SOSIAL DAN PRESTASI BELAJAR SISWA DENGAN PENGGUNAAN GADGET DI SMPN 3 CAMBA Khalisa, Nurul; Sabil, Fitri A; Irnawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 1 No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v1i3.578

Abstract

Gadget adalah perangkat atau alat elektronik yang memiliki fungsi khusus dan media yang saat ini sangat sulit untuk dipisahkan dengan anak-anak. Penggunaan gadget terus meningkat dari tahun ke tahun dan penguna di nominasi oleh anak-anak. Tedapat dampak positif dan negatif yang ditimbulkan oleh gadget, tergantung bagaimana seseorang memanfaatkannya. Dampak positif dari gadget yaitu sebagai media komunikasi jarak jauh, media informasi dan hiburan sedangkan salah satu dampak negatif gadget adalah kinerja akademis yang buruk, keterampilan dan memori yang berkurang serta hubungan sosial yang buruk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara interaksi sosial dan prestasi belajar siswa dengan penggunaan gadget di SMPN 3 Camba Kab. Maros. Penelitian ini menggunakan desain  cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, di dapatkan 51 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, lembar observasi dan dianalisis dengan uji chi square. Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak adanya hubungan interaksi sosial dengan penggunaan gadget (p=0,1), dan adanya hubungan prestasi belajar siswa dengan penggunaan gadget (p=0,02). Kesimpulan dalam penelitian adalah tidak ada hubungan interaksi sosial dengan penggunaan gadget dan ada hubungan prestasi belajar siswa dengan penggunaan gadget di SMPN 3 Camba Kab. Maros.
Peran Pendidikan Agama Dalam Membentuk Iman dan Akhlak Siswa Sekolah Dasar Khalisa, Nurul; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pendidikan agama dalam membentuk iman dan akhlak siswa sekolah dasar. Pendidikan memiliki peran yang sangat berpengaruh terhadap terciptanya karakter peserta didik. Salah satunya pendidikan agama islam yang dimana didalamnya memiliki peran pembentukan iman dan akhlak peserta didik, terkhususnya siswa sekolah dasar yang merupakan jenjang pertama anak untuk mengembangkan iman dan akhlaknya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library researtch). Adapun sumber utama yang diguankan dalam penelitian ini dengan melakukan pencarian pada “Google Scholar” dan “Google Books”, untuk lebih memperkaya penelusuran data yang diinginkan oleh peneliti. Berdasarkan analisis terhadap jurnal-jurnal dan buku menunjukkan pendidikan agama sangat memegang peran yang besar dalam membentuk iman dan akhlak anak-anak sekolah dasar. Pada usia tersebut, anak-anak berada pada tahap paling kritis, menyerap nilai-nilai dari lingkungan sekitar mereka. Namun dalam menerapkan hal tersebut pada siswa sekolah dasar akan menghadapi faktor penghambat dan pendukungnya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa guru PAI harus mampu mengatasi permasalahan ini dengan menawarkan pengajaran yang mudah diakses oleh semua siswa, baik mereka yang memiliki landasan keagamaan yang kuat maupun yang membutuhkan bimbingan lebih lanjut
Pentingnya Numerasi dan Sistem Bilangan dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Khalisa, Nurul; Nurhaswinda, Nurhaswinda; Sarlina, Intan; Gustina Putri, Marsyah; Eka Putri Zaini, Revina
Catha : Jurnal Penelitian Kreatif dan Inovatif Vol. 3 No. 2 (2026): In-Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/catha.v3i2.176

Abstract

Matematika adalah ilmu dasar yang dapat digunakan sebagai alat bantu memecahkan masalah dalam berbagai bidang ilmu. Di tingkat Sekolah Dasar, siswa diajarkan untuk memiliki kemampuan numerasi dan sistem bilangan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) metode penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan, menelaah, dan menganalisis sumber-sumber tertulis. Berdasarkan analisis terhadap jurnal-jurnal dan buku menunjukkan bahwa numerasi dan sistem bilangan dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar sangat penting, karena Kemampuan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan berhitung dasar, tetapi juga melatih penalaran logis serta pemecahan masalah yang esensial untuk perkembangan kognitif anak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa numerasi dan pemahaman sistem bilangan merupakan fondasi penting dalam pendidikan matematika di tingkat sekolah dasar.