Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM TEKS SASTRA LISAN KELONG MAKASSAR Nursalam, Nursalam; Nurhikmah; Nurindah Purnama Sari
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol. 1 No. 1 (2019): Language Study and Teaching
Publisher : LP2M IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v1i1.1175

Abstract

Abstract This study aims to represent the value of character education in Makassar kelong oral literary texts. The data collection method used in this study uses text analysis techniques. The data which are analyzed in this analysis are the Makassar literary kelong text. The data analysis stage in this study was carried out through three stages, namely (1) reduction, (2) presentation, and (3) conclusion drawing. Based on the research results there are eleven values of character education found in Makassar kelong texts, namely (1) religious values, (2) tolerance, (3) honesty, (4) democracy, (5) hard work, (6) discipline, ( 7) creative, (8) responsibility, (9) peace, (10) independent, and (11) communicative. Keywords: Representation, values, education, character, and kelong Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk merefresentasikan nilai pendidikan karakter dalam teks sastra lisan kelong Makassar. Cara pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis teks. Data yang menjadi kajian analisis ini adalah teks sastra lisan kelong Makassar. Tahap analisis data dalam penelitian ini melalui tiga tahap, yakni tahap (1) reduksi, (2) penyajian, dan (3) penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitan ada sebelas nilai pendidikan karakter yang ditemukan di dalam teks kelong Makassar, yakni nilai (1) religius, (2) toleransi, (3) kejujuran, (4) demokrasi, (5) kerja keras, (6) disiplin, (7) kreatif, (8) tanggung jawab, (9) cinta damai, (10) mandiri, dan (11) komunikatif. Kata kunci: Refresentasi, nilai, pendidikan, karakter, dan kelong
Pemertahanan Bahasa Makassar Melalui Sastra Tutur Sinrilik sebagai Identitas Budaya Lokal Abd. Rahim; Kasma F. Amin; Nursalam Nursalam; Nurindah Purnama Sari
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v7i1.18403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemertahanan bahasa daerah melalui sastra tutur sinrilik sebagai identitas budaya lokal. Metode penelitian ini menerapkan metode campuran (mixed methods). Data penelitian ini ada dua, yakni data kuantitatif yang diperoleh melalui survei informan dan data kualitatif melalui wawancara. Penetapan sastra tutur sebanyak 10 grup sinrilik untuk menganalisis bentuk, tema,dan nilai sebagai identitas budaya lokal. Pemilihan sinrilik sebagai data sekunder karena memiliki pakem bertutur dalam bahasa Makassar dan mengandung pendidikan karakter. Hasil penelitian ini menunjukkan penurunan penggunaan bahasa Makassar di kalangan generasi muda, dengan hanya kelompok usia 50-80 tahun yang masih aktif menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks keluarga dan sosial. Generasi dewasa (25-49 tahun) dan remaja (17-24 tahun) cenderung lebih banyak menggunakan bahasa Indonesia, terutama di sekolah dan kantor. Selain itu, penelitian ini menyoroti pentingnya sastra tutur sinrilik dalam melestarikan bahasa dan budaya Makassar, karena selain berfungsi sebagai hiburan, sinrilik juga menjadi sarana untuk mempertahankan nilai budaya, sejarah, dan karakter masyarakat Makassar. Meskipun demikian, untuk memastikan kelestariannya, diperlukan upaya pemertahanan melalui pengajaran di sekolah, dokumentasi digital, serta pemanfaatan teknologi modern untuk menjangkau generasi muda dan menjaga kelangsungan warisan budaya ini.