Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Yurisprudensi Hukum Mafqud Sebagai Alasan Gugatan Cerai Melalui Putusan Pengadilan (Putusan Nomor 0027/Pdt.G/2016/PA.Srog) Harahap, Hasbiah Tunnaim; Sukiati, Sukiati; Harahap, Muhammad Yadi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20046

Abstract

Fenomena suami mafqud atau suami yang hilang tanpa kabar dalam jangka waktu lama seringkali menimbulkan permasalahan hukum dalam rumah tangga, khususnya bagi istri yang ditinggalkan tanpa nafkah dan kepastian status hukum. Penelitian ini bertujuan menganalisis yurisprudensi terkait mafqud sebagai dasar gugatan cerai melalui putusan Pengadilan Agama Sorong Nomor 0027/Pdt.G/2016/PA.Srog. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis-normatif dengan studi kepustakaan dan analisis putusan. Hasil kajian menunjukkan bahwa mafqud dapat dijadikan alasan cerai sah secara hukum positif Indonesia melalui tafsir Pasal 19 huruf b PP No. 9 Tahun 1975 dan Pasal 116 huruf b KHI. Putusan tersebut dinilai telah memenuhi unsur keadilan, kepastian, dan kemanfaatan hukum dengan menjatuhkan Talak Satu Ba’in Sughra. Namun, masih diperlukan penyempurnaan terhadap aspek perlindungan anak dan pengaturan resmi status mafqud dalam hukum nasional.
Analisis Normatif-Komparatif Terhadap Reformasi Hukum Perkawinan Di Negara-Negara Muslim Afrika (Tunisia, Maroko, Sudan, Dan Nigeria) Harahap, Hasbiah Tunnaim; Rizka, Jamilah; Daulay, Sulastri; Turnip, Ibnu Radwan Siddik; Rangkuti, Rahmad Efendi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 6 No. 1 (2026): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v6i1.21427

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk melakukan analisis normatif-komparatif terhadap refprmasi hukum perkawinan dinegara-negara muslim afrika (tunisia, maroko, sudan dan nigeria) dengan menelusuri interaksi antara hukum Islam, hukum adat, dan hukum modern. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan sejarah hukum, pendekatan konseptual, dan pendekatan perbandingan hukum. Sumber data pada penelitin ini berupa bahan hukum primer, meliputi peraturan perundang-undangan dan kodifikasi hukum keluarga di Tunisia, Maroko, Sudan, dan Nigeria, serta bahan hukum sekunder berupa karya ilmiah, jurnal hukum, dan doktrin para ahli hukum keluarga Islam. Analisis data dilakukan dengan metode analisis kualitatif normatif melalui penafsiran hukum dan perbandingan substansi norma hukum guna menilai arah dan efektivitas reformasi hukum perkawinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tunisia dan Maroko lebih progresif dalam melakukan reformasi hukum keluarga dengan menekankan prinsip kemaslahatan, kesetaraan gender, dan perlindungan perempuan, sementara Sudan dan Nigeria masih menghadapi tantangan serius akibat kuatnya pengaruh hukum adat dan pluralisme hukum yang berdampak pada lemahnya perlindungan hukum bagi perempuan dan anak.