Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Model Pembiayaan Kendaraan Bermotor Bebas Riba: Kajian Tekstual Hadis Dan Implementasi Akad Syariah Nelia Syafriawati; Arifuddin Ahmad; St. Aisyah Kara
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 7 (2025): GJMI - JULI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v3i7.1691

Abstract

Penelitian ini membahas kesesuaian hadis-hadis sahih yang melarang riba dengan praktik pembiayaan kendaraan bermotor di lembaga keuangan modern. Fokus utama penelitian adalah menilai keabsahan hadis tentang riba dan menghubungkannya secara praktis dengan akad-akad syariah yang digunakan dalam pembiayaan konsumtif. Metode yang dipakai adalah kualitatif-deskriptif dengan studi kepustakaan, takhrij hadis, serta analisis normatif terhadap akad-akad seperti murabahah, ijarah wa iqtina, musyarakah, wakalah, dan ba’i bitsaman ajil. Hadis riwayat Muslim No. 2995 dijadikan dasar normatif utama yang melarang segala bentuk transaksi ribawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem bunga dalam pembiayaan kendaraan termasuk riba nasi’ah yang dilarang dalam syariah, sementara akad-akad syariah yang dianalisis memenuhi prinsip keadilan, keterbukaan, dan perlindungan konsumen sesuai dengan maqashid syariah. Studi ini menegaskan bahwa penerapan nilai-nilai hadis dalam sistem pembiayaan modern dapat menciptakan ekonomi yang lebih etis dan berkelanjutan. Implikasi penelitian ini meliputi kebutuhan untuk mereformulasi kebijakan pembiayaan serta memperkuat literasi keuangan syariah sebagai upaya transformasi ekonomi umat
Integrasi Human Capital dan Etika Kerja Islam dalam Pengembangan SDM Halal di Indonesia : Integration of Human Capital and Islamic Work Ethics in Halal HR Development in Indonesia Desy Arum Sunarta; Nelia Syafriawati; Siradjuddin, Siradjuddin
TIJARAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Syariah Vol. 2 No. 4 (2025): TIJARAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Syariah
Publisher : Litera Academica Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the needs and strategies for strengthening human resources (HR) in the halal industry in Indonesia through a library research approach. This study is motivated by the increasing global demand for halal products and services, which requires a competent and certified workforce, and the need to integrate Islamic values ​​into professional practice. The research method uses a systematic literature analysis of national and international scientific sources to identify profiles, competency gaps, training models, and halal HR development policies. The results show that the distribution of the halal workforce in Indonesia is dominated by the food and beverage, pharmaceutical, and tourism sectors, while the availability of halal-certified workers remains far below industry needs. The main factors contributing to the shortage of skilled workers include limited curricula, certification costs, disparities in training infrastructure, and weak collaboration between stakeholders. This study found that competency-based education, link-and-match programs between universities and industry, and the application of digital technologies such as blockchain, artificial intelligence, and e-learning are effective solutions for improving the quality of halal HR. The integration of human capital theory and Islamic work ethics demonstrates that technical and moral competencies play complementary roles in strengthening the competitiveness of the halal workforce and ensuring the sustainability of a values-based economy. In conclusion, strengthening halal human resources in Indonesia should be directed at establishing a collaborative ecosystem between the government, industry, and educational institutions through digitalization strategies, sustainable certification, and the internalization of Islamic work ethics. This study contributes to the development of a scientific framework for halal economic development and offers an empirical basis for formulating national policies toward Indonesia's position as a global halal industry hub.
MODEL AKAD MUAMALAH KONTEMPORER BERBASIS DIGITAL: INTEGRASI MAQĀṢID AL-SYARĪ‘AH DAN INOVASI TEKNOLOGI KEUANGAN SYARIAH Abdi Dzul Jalal Ikram; A. M. Nur Atma Amir; Nelia Syafriawati; Hamzah Khaeriyah; Abdi Widjaja
HEI EMA : Jurnal Riset Hukum, Ekonomi Islam, Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah, STI Syariah AL-Hilal SIgli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61393/heiema.v5i1.350

Abstract

Digitalisasi dalam sistem keuangan Islam memunculkan kebutuhan mendesak akan pengembangan model akad muamalah kontemporer yang sesuai dengan prinsip syariah dan kompatibel dengan infrastruktur teknologi modern. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan struktur ideal dan pendekatan implementatif dari akad syariah berbasis digital yang adaptif terhadap dinamika ekonomi dan perkembangan teknologi informasi. Metode yang digunakan dalam studi ini bersifat kualitatif dan normatif dengan pendekatan multidisipliner, termasuk studi pustaka, analisis yuridis terhadap regulasi nasional dan fatwa Dewan Syariah Nasional, serta eksplorasi terhadap aplikasi teknologi seperti blockchain, smart contracts, dan artificial intelligence. Temuan utama menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dalam akad syariah dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan inklusi keuangan tanpa mengorbankan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip hukum Islam. Model akad digital yang dirancang berdasarkan maqāṣid al-sharī‘ah mampu memitigasi risiko hukum dan operasional, sekaligus menciptakan struktur transaksi yang adil dan akuntabel. Penerapan tanda tangan digital, algoritma kepatuhan, serta platform fintech syariah terbukti mendukung otomasi dan pengawasan akad secara berkelanjutan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya kerangka regulatif yang komprehensif, peningkatan literasi keuangan syariah, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk mendukung keberhasilan implementasi akad digital dalam sistem keuangan Islam kontemporer.