Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Dampak Ketidakpastian Ekonomi Global terhadap Strategi Diversifikasi Portofolio di Indonesia Muammar Khaddafi; Sittong Parluhutan Panjaitan; Karina Insani Tumangger; Mujiburrahman
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 7 (2025): JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakpastian ekonomi global merupakan fenomena yang terus berkembang dan berdampak luas terhadap berbagai aspek perekonomian, termasuk perilaku dan strategi investasi di pasar keuangan. Dalam konteks Indonesia, dinamika global seperti fluktuasi suku bunga internasional, ketegangan geopolitik, krisis energi, dan volatilitas pasar global telah memengaruhi cara investor baik institusional maupun ritel menyusun portofolio investasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak ketidakpastian ekonomi global terhadap strategi diversifikasi portofolio yang dilakukan oleh pelaku pasar di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan analisis data sekunder dari indeks pasar, obligasi, komoditas, serta nilai tukar selama periode 2018 hingga 2023, penelitian ini menggambarkan pola alokasi aset yang berubah sebagai respon terhadap kondisi global yang tidak menentu. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam situasi ekonomi global yang penuh ketidakpastian, investor cenderung meningkatkan proporsi investasi pada aset-aset yang dianggap lebih aman seperti emas dan obligasi pemerintah, serta mengurangi eksposur terhadap saham berisiko tinggi. Selain itu, strategi diversifikasi juga diperluas secara lintas sektor dan regional, guna mengurangi potensi kerugian akibat ketergantungan pada satu jenis aset atau pasar tunggal. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan investasi yang fleksibel dan adaptif terhadap perubahan makroekonomi global. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi manajer investasi, regulator, dan investor individu dalam merancang strategi diversifikasi yang lebih tahan terhadap guncangan eksternal.
PERAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM MENGOPTIMALKAN EFISIENSI OPERASIONAL PERUSAHAAN Sittong Parluhutan Panjaitan; Rayyan Firdaus
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 9 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) berperan vital dalam mendukung peningkatan efisiensi operasional perusahaan. Dengan menggabungkan teknologi informasi dan praktik akuntansi, SIA membantu mempercepat pengolahan data keuangan, meningkatkan akurasi, dan mempermudah pengendalian internal. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk mengoptimalkan sumber daya, mengurangi kesalahan manusia, dan mempercepat proses pelaporan keuangan yang pada akhirnya mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik. Studi ini menyoroti bagaimana implementasi SIA dapat mengurangi biaya operasional, meningkatkan produktivitas, serta membantu perusahaan menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan bisnis yang dinamis. Pembahasan mencakup faktor-faktor penting dalam penerapan SIA yang berhasil serta tantangan yang mungkin dihadapi perusahaan selama proses implementasi, termasuk aspek teknologi, sumber daya manusia, dan kesiapan organisasi.
PENERAPAN PENGANGGARAN BERBASIS KINERJA PADAPERGURUAN TINGGI DI INDONESIA Muammar Khaddafi; Sittong Parluhutan Panjaitan; T.Zakil Mubarak; Karina Insani Tumangger; Fajri Ramadhan; Eva Kogoya
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 9 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam pendidikan tinggi adalah penganggaran sebagai pengendalian unit kerja, alat motivasi dan persuasif untuk bertindak secara efektif dan efisien dalam mencapai tujuan organisasi. Faktor penting dalam penganggaran di pendidikan tinggi di Indonesia dengan mempertimbangkan kompetensi pegawai, kompetensi organisasi, dan sistem penghargaan dan sanksi. Selain itu, perlu diperhatikan kualitas pengetahuan sumber daya manusia, khususnya bagi penyusun anggaran PIC, dalam menyusun anggaran karena landasan dalam menentukan tolok ukur kinerja, perlunya mengubah pola pikir lama terhadap penganggaran yang meningkat dari tahun ke tahun yang berakibat tidak adanya efisiensi biaya, dan pemahaman terhadap anggaran yang tidak dapat diubah menjadi penting, karena efisiensi dana dari kegiatan akan mampu mendorong peningkatan kinerja pendidikan tinggi atas kegiatan lainnya. Penganggaran berbasis kinerja dalam penelitian ini memberikan perspektif yang berbeda dalam mengintegrasikan teori manajemen kelembagaan dan teori organisasi dalam menentukan tujuan organisasi.
ANALISIS METODOLOGI PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) DALAM PENINGKATAN PRAKTIK PEMBELAJARAN Muammar Khaddafi; Sittong Parluhutan Panjaitan; Astina Siagian; Hazrina Panjaitan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan pendekatan sistematis yang dirancang untuk membantu guru dalam memecahkan permasalahan pembelajaran yang mereka hadapi secara langsung di ruang kelas. Tujuan utama dari artikel ini adalah untuk melakukan analisis mendalam terhadap metodologi PTK sebagai sarana peningkatan praktik pembelajaran. Melalui kajian literatur dan analisis konseptual, artikel ini mengeksplorasi prinsip-prinsip dasar PTK, struktur siklus tindakan, serta peran refleksi dalam proses perbaikannya. PTK terdiri dari empat tahapan utama yang berlangsung secara berulang, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Proses ini memungkinkan guru untuk mengembangkan pemahaman kontekstual terhadap kendala pembelajaran dan merancang strategi intervensi yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Selain itu, pendekatan PTK mendorong penguatan kapasitas profesional guru melalui praktik berbasis bukti dan peningkatan kesadaran reflektif terhadap dinamika pembelajaran. Artikel ini juga menyoroti kontribusi PTK dalam membangun budaya kolaboratif antara guru, peneliti, dan pemangku kepentingan lainnya di lingkungan sekolah. Dengan memanfaatkan data empiris yang diperoleh dari tindakan kelas, guru dapat mengambil keputusan pedagogis yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Di sisi lain, PTK juga memperlihatkan fleksibilitasnya dalam berbagai konteks pembelajaran, termasuk dalam penggunaan pendekatan tematik, diferensiasi pembelajaran, dan teknologi pendidikan. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa metodologi PTK tidak hanya menjadi sarana untuk memperbaiki praktik pengajaran secara langsung, tetapi juga sebagai wahana transformasi profesionalisme guru yang berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, penguatan pemahaman dan keterampilan guru dalam melaksanakan PTK perlu menjadi bagian integral dalam program pengembangan profesi berkelanjutan.