Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembumian Nilai-Nilai Pancasila dalam Semangat Kompetisi Edukatif Melaui Lomba pidato dan Cerdas Cermat: Pengabdian Dede Sopiandy; Slamet Hariyadi; Sri Hariati; Amisbah Ramly; Eko Bambang Murdiansyah; Arni; Anastasia; Mudassir; Tanti Irnanda; Nurwinda; Hajar Aswar
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3033

Abstract

Gebyar PPKn "Pembumian Nilai-Nilai Pancasila dalam Semangat Kompetisi Edukatif Melalui Lomba Pidato dan Cerdas Cermat" bertujuan untuk mengkaji efektivitas lomba pidato dan cerdas cermat sebagai media pembumian nilai-nilai Pancasila dalam kalangan pelajar serta menumbuhkan semangat kompetisi edukatif yang positif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian meliputi siswa peserta lomba, guru pembimbing, dan panitia pelaksana kegiatan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data yang mendalam dan sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lomba pidato dan cerdas cermat efektif dalam meningkatkan pemahaman, internalisasi, dan pengamalan nilai-nilai Pancasila secara menyeluruh dan aplikatif di lingkungan peserta. Selain menumbuhkan jiwa kompetitif yang sehat, kegiatan tersebut juga mengembangkan keterampilan kognitif dan soft skill seperti kemampuan berbicara di depan umum, kerjasama tim, serta berpikir kritis. Temuan ini menegaskan pentingnya pembumian nilai Pancasila melalui metode yang inovatif dan interaktif guna menghadapi tantangan era globalisasi yang membawa arus informasi dan budaya asing. Adapun sasaran penelitian ini adalah peningkatan kesadaran dan internalisasi nilai-nilai Pancasila melalui kompetisi edukatif lomba pidato dan cerdas cermat antar SMA/SMK/MA dan Sederajat.
Pengembangan Potensi Desa Anawua, Kecamatan Toari Dalam Pendidikan, Keagamaan, Sosial Dan Budaya: Pengabdian Dede Sopiandy; Nurdin Safi; Mutiara Indah; Jamila; Muh Taufiq; Ni Komang Oka W; Dewi Anjani; Lady Sisilia M; Fitri Angraeni; Mifta Kurnia lillah; Hasrianti; Eko Bambang Murdiansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.426

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu.Pelaksanaan kegiatan KKN biasanya berlangsung antara satu sampai dua bulan dan bertempat di daerah setingkat desa.Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi di Indonesia telah mewajibkan setiap perguruan tinggi untuk melaksanakan KKN sebagai kegiatan intrakurikuler yang memadukan tri dharma perguruan tinggi yaitu: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pendekatan yang digunakan dalam pengabdian masyarakat yaitu Intervensi sosial yang dimana intervensi sosial merupakan upaya perubahan terencana terhadap individu,kelompok, maupun komunitas dengan asas kekeluargaan dan kemandirian. Tujuan utama dari intervensi sosial adalah memperbaiki fungsi sosial (individu, kelompok, masyarakat) yang merupakan sasaran perubahan, ketika fungsi sosial seseorang berfungsi dengan baik, diasumsikan bahwa kondisi kesejahteraan akan semakin mudah dicapai. Tahapan terpenting dalam intervensi yaitu pengumpulan data yang merupakan tahap dimana pekerja sosial mengumpulkan informasi yang dibutuhkan terkait masalah yang akan diselesaikan. Hal ini dapat membantu masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan diberbagai bidang, terutama pendidikan, kesehatan, agama, dan sosial. Adapun sasaran dalam kegiatan ini yaitu masyarakat sekitar lokasi KKN