Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Manajemen Rumah Sakit di Era Digital: Tinjauan Literatur dalam Fokus Pengembangan Sumber Daya Manusia Famila, Famila; Yudha, G. Agung Krisna; Bambulu, Grace; Veranita , Mira
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 3 No. 8 (2025): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v3i8.386

Abstract

Transformasi digital telah menjadi kebutuhan mendasar bagi institusi kesehatan, khususnya rumah sakit, dalam menghadapi tuntutan peningkatan efisiensi, kualitas layanan, dan kepuasan pasien. Namun, kurangnya kompetensi digital dan pengembangan sumber daya manusia yang mendukung sering menjadi penyebab utama kegagalan proses ini. Kajian literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai data mengenai transformasi manajemen rumah sakit di era digital dengan fokus pada pengembangan sumber daya manusia. Melalui pendekatan literature review terhadap 10 jurnal penelitian yang dipublikasikan antara tahun 2014-2024 dan tersedia dalam teks lengkap dengan akses terbuka, studi ini membahas berbagai strategi pengembangan sumber daya manusia dalam konteks digitalisasi layanan kesehatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberhasilan transformasi digital sangat bergantung pada kesiapan dan kapabilitas sumber daya manusia dalam mengadopsi dan mengimplementasikan teknologi baru. Beberapa strategi utama pengembangan sumber daya manusia yang teridentifikasi meliputi: (1) Pendekatan Pelatihan Adaptif; (2) Kepemimpinan Transformasional;(3) Pendekatan Kolaboratif; (4) Manajemen Evolusi Peran Profesional; (5) Pengembangan Kompetensi Bertingkat; dan (6) Integrasi Kompetensi Digital dengan Jenjang Karier. Temuan kajian ini memberikan landasan evidence-based bagi pemangku kebijakan dalam merancang strategi pengembangan sumber daya manusia yang efektif untuk mendukung transformasi digital yang berkelanjutan dengan basis e-leadership sebagai katalisator proses pelatihan yang dipersonalisasi sesuai kondisi individual tenaga kesehatan.
RESISTENSI TENAGA KESEHATAN TERHADAP IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK Dhartono, Joanie DewiJanti; Yudha, G. Agung Krisna; Purwadhi, Purwadhi; Widjaja, Yani Restiani
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (EKO-BISMA) Vol 5 No 1 (2026): JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (EKO-BISMA)
Publisher : PUBLISHER ABISATYA DINAMIKA ISWARA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58268/eb.v5i1.272

Abstract

Electronic Medical Records (EMR)constitute a strategic infrastructure in the digital transformation of healthcare services. Although they offer improvements in quality, efficiency, and patient safety, EMR implementation often encounters significant resistance from healthcare professionals. This resistance is not merely a technical barrier, but rather a strategic failure that threatens return on investment and the sustainability of digital transformation initiatives. This study employs a systematic literature review with a narrative (meta-synthesis) approach. A total of 10 internationally reputable scientific articles published between 2019 and 2024 were critically analyzed. The articles were sourced from the Scopus, PubMed, and ScienceDirect databases. Thematic synthesis was used to categorize resistance factors and intervention strategies. The findings indicate that healthcare professionals’ resistance is multidimensional, encompassing: (1) disruption of workflow and clinical autonomy; (2) cognitive burden and non–user-centered system design; (3) ethical and data security concerns; and (4) inadequate digital competencies and support systems. From a strategic perspective, this resistance leads to decreased productivity, increased turnover, patient safety risks, and stagnation of innovation. Effective interventions include transformational leadership, early user involvement, structured change management, and incentive alignment.Resistance to EMR represents a strategic management issue that requires an integrated sociotechnical approach. The success of EMR implementation is not determined by technological sophistication, but by the organization’s ability to manage human factors and change processes. Further evidence-based intervention research is needed within the Indonesian healthcare context