Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementation Of Democracy In The Village: A Case Study Of The Village Head Election In Ciheulang Village Addinari, Shabina Sundus; Maharani, Dhinda Dwi; Finanda, Azril Alfian
JURNAL MAHASISWA YUSTISI Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jurmayustisi.v3i2.1802

Abstract

This study analyzes the implementation of democratic values in the 2019 Village Head Election (Pilkades) in Ciheulang Village, Bandung Regency. Despite achieving a high voter turnout (74.6%), the election process was characterized by social fragmentation, money politics, and a lack of post-election reconciliation mechanisms. Using a qualitative case study approach, data were collected through interviews with key stakeholders and documentation analysis. The results indicate that while participation was high, voter behavior was often influenced by personal ties rather than rational consideration of candidates’ programs. This highlights a gap between procedural and substantive democracy. To enhance democratic quality at the village level, the study recommends improving political literacy and formalizing post-election conflict resolution processes.
ADVOKASI BEM KEMA UNPAD SEBAGAI CIVIL SOCIETY UNTUK PENINGKATAN FASILITAS PEDESTRIAN DI KAWASAN PENDIDIKAN JATINANGOR Arfananda, Muhammad Ghifari; Finanda, Azril Alfian; Muradi
PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Vol 8 No 2 (2025): PAPATUNG Volume 8 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/japp.v8i2.1432

Abstract

Penelitian ini membahas upaya advokasi yang dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kema Universitas Padjadjaran sebagai bagian dari civil society dalam rangka meningkatkan fasilitas pedestrian di Kawasan Pendidikan Jatinangor. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus: data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengurus BEM, observasi lokasi, dan kajian dokumen advokasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi advokasi BEM meliputi: (1) kajian berbasis bukti untuk memetakan kebutuhan dan risiko pedestrian; (2) propaganda publik melalui kampanye, media sosial, dan kegiatan kampus untuk membangun dukungan masyarakat; serta (3) audiensi dan lobi formal kepada pemerintah daerah untuk mendorong perencanaan dan alokasi anggaran. Kesimpulannya, peran BEM Kema Unpad sebagai civil society efektif dalam menciptakan agenda publik dan membuka ruang dialog kebijakan, namun keberlanjutan hasil advokasi membutuhkan kolaborasi institusional dan pemantauan partisipatif untuk memastikan implementasi infrastruktur yang berkelanjutan.