Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EMOSIONAL MENTAL HEALTH DALAM FOTOGRAFI STILL LIFE khairiah; Cindi Adelia Putri Emas
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.416

Abstract

Penciptaan karya tugas yang berjudul “Emosional Mental Health Dalam Fotografi Still Life” ini bertujuan sebagai media untuk merefleksikan kondisi emosional dan kesehatan mental (emosional mental health). Pengkarya memvisualisasikan sepuluh emosi positif dan sepuluh emosi negatif ke dalam bentuk fotografi still life melalui objek benda mati seperti vas bunga, gelas, piring, jam, dan elemen simbolik lainnya. Dalam proses penciptaannya, teori semiotika Charles Sanders Peirce digunakan untuk menerjemahkan tanda-tanda visual ke dalam makna emosional, serta teori psikologi warna dan pencahayaan fotografi digunakan untuk memperkuat pesan visual. Penciptaan karya dilakukan melalui tahap persiapan, perancangan, perwujudan, penyajian, dan pameran. Hasilnya adalah 20 karya foto yang dipamerkan sebagai bentuk ekspresi personal dan media edukatif untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya kesehatan mental melalui seni visual. Karya ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam penggunaan seni sebagai sarana terapi emosional. Dalam Fotografi Still Life berjumlah sebanyak 20 karya foto dan dicetak di atas media photo paper laminating doff.
Photography Training and Writing Skills for Meaning/Photo Messages with Communicative Language fo Excellent Nurul Ikhlas High School Students Cindi Adelia Putri Emas; Ermi Rosmita
Outline Journal of Community Development Vol. 2 No. 2: November 2024
Publisher : Outline Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61730/mr2j7380

Abstract

Community service activities with the theme "Photography Training and Writing Skills for Photo Meanings/Messages with Communicative Language for Students of Excellent Nurul Ikhlas High School" aims to improve the ability of students of Excellent Nurul Ikhlas High School, Tanah Datar in capturing moments that have human interest value through photography and composing the right words to be able to provide deep meaning/messages to the photos that have been created. This community service activity also aims to motivate students to further explore their creativity, especially in improving visual experience and improving the ability to narrate well-recorded memories. The methods used in this community service include two stages, namely the training stage (lecture) and direct practice of photographing and creating meaning/messages from the photos. From the results of the training, it can be seen that this community service activity is able to increase insight, improve technical abilities, and skills, as well as students' creativity in improving hard skills and soft skill in the field of photography and writing meaning/messages from photos that have been taken using communicative language.
RETRIEVAL TIGA BENUA DALAM PENCIPTAAN KARYA FOTOGRAFI SENI Muhammad Ul Haq Muis; Cindi Adelia Putri Emas
Matalensa: Journal of Photography and Media Vol 6, No 1 (2026): Matalensa: Journal Of Photography and Media
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/matalensa.v6i1.6267

Abstract

Artikel ilmiah ini berjudul Retrieval Tiga Benua dalam Penciptaan Karya Fotografi Seni, yang berangkat dari pengalaman personal pengkarya yang tumbuh dan berpindah dalam tiga keluarga berbeda, dianalogikan sebagai tiga benua: Asia, Afrika, dan Amerika. Setiap benua merepresentasikan fase kehidupan, pola pengasuhan, serta ingatan emosional yang membentuk identitas pengkarya. Alur cerita karya disusun sebagai perjalanan ingatan yang menghadirkan pengalaman kehilangan, pencarian jati diri, harapan, hingga penerimaan terhadap takdir hidup. Pendekatan semiotika Roland Barthes digunakan untuk membaca dan membangun makna visual melalui tanda-tanda denotatif dan konotatif, baik pada objek utama maupun elemen pendukung seperti benang, cat, warna, dan material non-fotografis lainnya. Tujuan penciptaan ini adalah menerjemahkan fragmen ingatan personal ke dalam bahasa visual fotografi seni yang reflektif serta membuka ruang dialog emosional antara karya dan audiens. Metode penciptaan meliputi studi literatur, wawancara, elaborasi ide, sintesis konsep, perancangan visual, eksplorasi media, hingga perwujudan karya dengan teknik fotografi seni, reprofoto, digital imaging, dan mixed media. Hasil penciptaan berupa karya fotografi seni yang merepresentasikan perjalanan hidup pengkarya secara simbolik, personal, dan komunikatif, serta berfungsi sebagai medium ekspresi artistik dan refleksi psikologis atas makna ingatan, identitas, dan keluarga