Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN PREMENSTRUAL SYNDROME (PMS) DENGAN KUALITAS TIDUR MAHASISWI PROGRAM STUDI SI KEPERAWATAN DI INSTITUT KESEHATAN DAN TEKNOLOGI AL INSYIRAH Lestari, Tengku Isni Yuli; Ningsih, Lisa Hartanti; Astuti, Epu Margi
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 13 No 1 (2024): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/keperawatan.v13i1.2645

Abstract

Premenstrual Syndrome (PMS) melibatkan gejala emosional dan fisik yang timbul sebelum menstruasi dan berakhir setelah menstruasi. Penurunan hormon serotonin bisa mempengaruhi emosi, pola makan, dan tidur seseorang. Gangguan kualitas tidur ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan perubahan pada jumlah serta pola istirahat yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara sindrom pramenstruasi (PMS) dan kualitas tidur mahasiswa S1 Keperawatan Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross-sectional, dilaksanakan mulai bulan September 2022 hingga Juli 2023. Populasi yang menjadi fokus adalah seluruh mahasiswi S1 Keperawatan di Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah, dan sampel sejumlah 93 mahasiswi dipilih menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dari total 93 mahasiswi yang menjadi sampel, 23.7% di antaranya mengalami PMS dengan tingkat sedang dan memiliki kualitas tidur yang juga sedang, sementara 3.2% mahasiswi mengalami PMS berat dengan kualitas tidur yang buruk. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara PMS dan kualitas tidur mahasiswi, yang ditandai dengan nilai p-value sebesar 0.000 (< 0.05). Diharapkan hasil penelitian ini dapat membantu meningkatkan pemahaman mahasiswi tentang PMS agar kualitas tidur mereka dapat terjaga dengan baik
RED GINGER INSTANT POWDER PROCESSING Rahmaniza, Rahmaniza; Astuti, Epu Margi; Nadia, Fatma
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2025): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v9i3.2915

Abstract

Red ginger (Zingiber officinale var. rubrum) is widely known as a traditional medicinal plant with various health benefits, including anti-inflammatory, antimicrobial, and antioxidants. However, its use in the community has not been optimal, especially in the form of instant powder products that are more practical and have high economic value. This community service activity aims to empower women in RT 03 RW 01 Kubang Jaya Village, Siak Hulu, Kampar through training in the processing of red ginger instant powder. The implementation method includes socialization, demonstration, and direct practice, ranging from raw material preparation, extraction, cooking, sieving, to packaging and labeling. The results of the activity showed the high enthusiasm of the participants and the ability to produce instant ginger powder independently. This product is not only beneficial for health, but also has the potential to be developed as a household business to increase family income. This activity concluded that community empowerment through herbal processing training is effective in increasing knowledge, skills, and creativity while encouraging the use of local natural resources.
Pengaruh Teknik Distraksi Film Kartun Terhadap Tingkat Kecemasan Anak Usia 6-12 Tahun Pre Sirkumsisi Astuti, Epu Margi; Sapuan, Sapuan; Ramadia, Arya; Fadhli, Rohmi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4056

Abstract

Tindakan sirkumsisi termasuk dalam kategori bedah minor. Walaupun sirkumsisi dikatakan sebagai tindakan operasi kecil atau minor, namun hal tersebut tidak boleh dianggap kecil oleh pasien karena dapat mengakibatkan rasa cemas akibat dari berbagai sensasi khayalan yang muncul sebelum pelaksanaan operasi sirkumsisi. Kecemasan tersebut timbul akibat proses sirkumsisi yang akan dijalani yang melibatkan rasa nyeri berlebih saat cemas. Kecemasan yang muncul pada anak sebesar 36,7%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh teknik distraksi film kartun terhadap tingkat kecemasan anak usia 6-12 tahun pre sirkumsisi di Samsul Wound Care. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah pra experiment yaitu penelitian dengan rancangan one-group pre-test dan post-test design. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2025 di Samsul Wound Care. Subjek pada penelitian ini adalah anak usia 6-12 tahun yang berjumlah 15 orang. Instrument penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi dan menggunakan alat ukur kecemasan child anxiety scales dan SOP Teknik Distraksi Visual Menonton Film Kartun. Rata-rata tingkat kecemasan sebelum diberikan teknik distraksi film kartun adalah 2,33 dan rata-rata tingkat kecemasan sesudah diberikan teknik distraksi film kartun adalah 0,73. Hasil uji wilcoxon menunjukkan p value yaitu 0,000 yang artinya < 0,05, ada pengaruh teknik distraksi film kartun terhadap tingkat kecemasan anak usia 6-12 tahun pre sirkumsisi. Hendaknya teknik distraksi menggunakan film kartun dapat diterapkan sebagai pendekatan non-farmakologis untuk menurunkan tingkat kecemasan anak usia 6–12 tahun sebelum tindakan sirkumsisi.