Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas 4 Materi Bhinneka Tunggal Ika Melalui Media Kopika Box dengan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Lestari, Feti Okta; Yuniawatika, Yuniawatika; Abiba, Lilyana
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i9.2025.3

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD pada materi Bhinneka Tunggal Ika melalui media Kopika Box dan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Subjek penelitian terdiri atas 28 siswa kelas IV SD X. Kopika Box adalah media permainan edukatif berbasis budaya, sedangkan CRT merupakan pendekatan pembelajaran yang menyesuaikan dengan latar belakang budaya siswa. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes hasil belajar, kemudian dianalisis menggunakan rumus N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 63 (pra-siklus) menjadi 84 (siklus 2), dengan N-Gain sebesar 0,57 (kategori sedang), yang mencerminkan efektivitas intervensi dalam memperkuat hasil belajar siswa terhadap nilai keberagaman. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan media lokal berbasis budaya dengan pendekatan pembelajaran yang responsif budaya dapat menjadi strategi efektif dan kontekstual dalam memperkuat pendidikan karakter di sekolah dasar.
Pelatihan Eco-Creation untuk Membangun Kreativitas dan Kepedulian Lingkungan melalui Inovasi Daur Ulang Sampah SDN Pandanwangi 3 Thohir, M. Anas; Rahayu, Meirna; Shofiyah, Maratus; Andini, Fahrany Wahyu; Khasanah, Kholitdatul; Lestari, Feti Okta; Agustina, Leyna Dwi; Brigesti, Jacinda Elva; Nirmalasari, Kartika
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 9 No 3 (2025): Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v9i3.26461

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi SDN Pandanwangi 3 adalah rendahnya kesadaran siswa terhadap pengelolaan sampah serta belum adanya program edukasi lingkungan yang aplikatif. Kondisi ini berdampak pada menumpuknya limbah plastik di lingkungan sekolah. Untuk menjawab tantangan tersebut, pelatihan Eco-Creation diadakan yang bertujuan meningkatkan kreativitas dan kepedulian lingkungan siswa melalui inovasi daur ulang sampah. Kegiatan ini dirancang dengan pendekatan Project Based Learning (PjBL) melalui lokakarya interaktif, demonstrasi langsung, dan pendampingan intensif. Hasil evaluasi menunjukkan 87% siswa mampu menghasilkan minimal satu produk daur ulang, dan lebih dari 70% memahami konsep 3R serta menunjukkan perubahan perilaku dalam memilah sampah. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pelatihan Eco-Creation efektif membangun kompetensi abad ke-21, khususnya kolaborasi, kreativitas, serta kepedulian lingkungan siswa sekolah dasar.
Transformasi Pembelajaran Bangun Datar Melalui Etnomatematika: Pendampingan untuk Guru Pamong SD Mitra PPG Universitas Negeri Malang Yuniawatika; Surayanah; Wibowo, Sigit; Bringesti, Jacinda Elva; Lestari, Feti Okta
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20694

Abstract

Background: Guru pamong memiliki peran strategis dalam membimbing mahasiswa PPG, namun masih banyak yang menghadapi keterbatasan dalam mengaitkan pembelajaran matematika, khususnya materi bangun datar, dengan konteks budaya lokal. Artikel pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogis guru pamong melalui pelatihan dan pendampingan berbasis etnomatematika. Metode: Metode kegiatan meliputi pelatihan, workshop, dan implementasi pembelajaran di kelas. Data dikumpulkan melalui pretest, posttest, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan kognitif dan reflektif guru pamong. Skor reflektif meningkat antara 80–125%, dan persentase jawaban benar pada posttest mencapai 100% untuk beberapa indikator kunci. Guru pamong juga mampu mengaitkan konsep bangun datar dengan unsur budaya seperti kue tradisional, motif batik, dan arsitektur rumah adat. Kesimpulan: pelatihan berbasis etnomatematika efektif memperkuat kompetensi pedagogis dan kemampuan reflektif guru pamong sekaligus mendukung pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna. Program serupa direkomendasikan untuk diperluas agar dampaknya menjangkau lebih banyak guru di berbagai wilayah.