Alfania, Intia Jul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Pengawas Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam Moderat Alfania, Intia Jul; Nabila, Salma; Ahmad Yenuri, Ali
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1501

Abstract

Penulisan ini membahas peran strategis pengawas dalam pengembangan kurikulum Pendidikan Islam yang moderat di sekolah. Dalam konteks masyarakat Indonesia yang multikultural dan menghadapi tantangan globalisasi, kurikulum pendidikan Islam perlu mengedepankan nilai-nilai toleransi, keadilan, keterbukaan, dan anti-ekstremisme. Pengawas sebagai salah satu aktor utama dalam sistem pendidikan memiliki fungsi penting tidak hanya sebagai penilai administratif, tetapi juga sebagai pembina, fasilitator, penjamin mutu, dan agen perubahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan dengan merujuk pada berbagai literatur dan kebijakan pendidikan terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengawas berperan dalam membina guru, menyusun strategi kurikulum yang relevan, dan menciptakan iklim pembelajaran yang inklusif dan moderat. Dengan memperkuat kapasitas dan kompetensi pengawas, maka upaya membangun pendidikan Islam yang rahmatan lil ‘alamin dapat terwujud secara lebih sistematis dan berkelanjutan.
AKULTURASI BUDAYA DAN PENGUATAN FUNGSI EDUKATIF PESANTREN Alfania, Intia Jul; Moch. Bachrurrosyady Amrulloh
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2026): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i3.901

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis akulturasi budaya dalam memperkuat fungsi edukatif pesantren sebagai lembaga pendidikan keagamaan masyarakat. Melalui metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), artikel ini membedah dialektika antara teks keagamaan dan realitas sosiokultural melalui kacamata teori akulturasi dan konsep pribumisasi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa akulturasi budaya bukan sekadar strategi bertahan, melainkan instrumen pedagogis yang efektif dalam membumikan ajaran Islam. Pesantren mengintegrasikan unsur-unsur budaya universal—seperti penggunaan bahasa daerah dalam metode makna gandul, tradisi komunal tahlilan sebagai hidden curriculum kecerdasan sosial, serta etiket unggah-ungguh—sebagai media transformasi nilai yang melampaui sekadar transmisi pengetahuan intelektual. Sinergi antara nilai syariat dan kearifan lokal ini terbukti memperkuat fungsi edukatif pesantren secara holistik, mencakup dimensi religius, sosial, dan moral. Dengan demikian, pendidikan berbasis akulturasi budaya di pesantren berhasil melahirkan insan yang memiliki kedalaman spiritual sekaligus ketahanan sosial yang inklusif, sehingga tetap relevan dalam menghadapi dinamika perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri budayanya.