Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Pencegahan Narkoba di Desa Iwoimopuro Kecematan Wolo: Pengabdian Nurul; Rifka Muliana; Putri Astin; Jusafri; Nur Hidayani Alimuddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2086

Abstract

Indonesia saat ini berada dalam situasi darurat narkoba, ditandai dengan meningkatnya prevalensi penyalahgunaan narkoba yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat, termasuk pelajar. Di lembaga pemasyarakatan, kasus narkoba mendominasi hingga 50% penghuni, mencerminkan peredaran narkoba yang meluas dan terorganisir, bahkan melibatkan jaringan internasional. Bahaya penyalahgunaan narkoba mencakup dampak kesehatan, mental, dan sosial yang signifikan, serta meningkatkan risiko ketergantungan. Narkotika dibagi menjadi tiga golongan:Golongan I: Narkotika yang hanya digunakan untuk kepentingan ilmiah dan memiliki potensi sangat tinggi menyebabkan ketergantungan.Golongan II: Narkotika yang memiliki manfaat medis terbatas sebagai pilihan terakhir dalam terapi dan pengembangan ilmu.Golongan III: Narkotika dengan khasiat medis yang umum digunakan dalam terapi dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi memiliki potensi ketergantungan yang lebih ringan, seperti kodein. Narkotika juga dibedakan berdasarkan proses pembuatannya, yaitu narkotika alami (yang berasal langsung dari tumbuhan seperti ganja dan opium), narkotika semisintetis, dan narkotika sintetis. Di Desa Iwoimopuro, dilakukan sosialisasi edukasi hukum dan bahaya narkotika untuk mengurangi prevalensi sejak usia dini. Program ini mencakup persiapan materi, ceramah, diskusi interaktif.
REVIEW ARTICLE: METODE UJI TEGANGAN PERMUKAAN DALAM ZAT CAIR Ika Lismayani Ilyas; Retno Wahyuningrum; Ines Septiani Pratiwi; Riska Asmayanti; Murni; Nur Nisawati; Hasyim Asyari; Aulia Alfia; Putri Astin; Arianto; Nopianti Sa’dan; Hikma; Regina Tri Olivia Marundu; Resky Rahayu Ningsih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39398

Abstract

Surface tension is an important physicochemical property that plays a major role in determining the interfacial behavior of a liquid in various scientific and industrial applications. Accurate surface tension measurement is required to understand liquid interactions, optimize formulation processes, and predict the stability of dispersed systems such as emulsions. This review article examines and compares several commonly used methods in surface tension measurement, namely the capillary rise method, the Du Noüy ring method, the drop and drop–weight/volume comparison method, the maximum bubble pressure method (MBPM), and micro-droplet measurement using Atomic Force Microscopy (AFM). Each method is analyzed based on its working principle, level of accuracy, advantages, limitations, and suitability for various types of liquids. The results of the review show that classical methods such as Du Noüy and the stalagmometer remain relevant because they are practical and easy to use, while modern methods such as AFM offer high sensitivity for micro-droplet samples. Overall, selecting the appropriate measurement method must consider sample characteristics, instrument availability, and analytical objectives. This review is expected to serve as a comprehensive reference for researchers, students, and industry practitioners in determining the most suitable technique for surface tension measurement.